Categories
Obat

Omeprazole: Manfaat, Dosis, Hingga Efek Samping Obat

Nama obat omeprazole mungkin belum terlalu dikenal oleh masyarakat luas. Padahal, obat ini merupakan senyawa yang hampir selalu ada dalam setiap obat-obatan yang digunakan dalam mengatasi sakit asam lambung. Obat ini bermanfaat dalam menurunkan produksi asam yang ada di organ lambung. Selain berguna untuk menurunkan rasa sakit akibat maag atau tukak lambung, omeprazole juga dapat menyembuhkan radang atau kerusakan di area lambung hingga kerongkongan.

baca juga: Obat Asam Urat yang Tepat Dikonsumsi

Manfaat Obat Omeprazole

Omeprazole akan bekerja menyembuhkan luka yang timbul di area perut dan kerongkongan akibat asam lambung berlebih. Oleh karena itu omeprazole digunakan untuk meredakan rasa panas di area perut hingga sulit menelan. Obat ini masuk ke dalam jenis obat proton pump inhibitors atau PPIs. Obat ini bisa diperoleh bebas di apotek. 

Dosis Konsumsi Obat Omeprazole

Untuk mereka yang berusia dewasa dan tidak memiliki masalah pada organ hati bisa mengikuti dosis di bawah ini.

1. Dosis untuk Penderita Tukak Lambung

Dosis untuk mereka yang mengalami masalah pada tukak lambung adalah sebesar 20 hingga 40 mg setiap harinya. Konsumsi dari dosis paling kecil selama 4 hingga 8 minggu sesuai dengan kondisi pasien. 

2. Dosis untuk Penderita Infeksi Helicobacter Pylori 

Dosis untuk mereka yang mengalami infeksi Helicobacter Pylori adalah sebesar 20 mg setiap hari. Waktu konsumsi dibagi menjadi dua kali setiap hari selama 10 hari.

3.  Dosis untuk Penderita Penyakit Asam Lambung (GERD) 

Dosis untuk pasien dengan penyakit asam lambung adalah 20 mg hingga 40 mg setiap hari. Konsumsi hanya selama rasa sakit di lambung masih dirasakan. 

4. Dosis untuk Penderita Ulkus Duodenum 

Dosis untuk mereka yang mengalami masalah ulkus duodenum adalah sebesar 20 mg setiap hari. Konsumsi obat omeprazole secara rutin selama 4 hingga 8 minggu. 

5. Dosis untuk Penderita Sindrom Zollinger – Elison 

Dosis untuk penderita sindrom Zollinger – Elison adalah sebesar 60 mg sampai 360 mg setiap hari. Pemberian dibagi menjadi tiga kali setiap hari dengan jeda waktu setiap 8 jam sekali. 

6. Dosis untuk Penderita Esofagitis Erosif 

Dosis untuk penderita Esofagitis Erosif adalah sebesar 20 mg setiap hari. Konsumsi obat omeprazole secara rutin selama 4 hingga 8 minggu. 

Efek Samping Konsumsi Obat Omeprazole

Ada beberapa efek samping yang umum terjadi pada mereka yang mengkonsumsi obat ini. Efek sampingnya sendiri akan berbeda-beda bergantung kondisi tubuh seseorang.

1. Timbul sakit kepala hingga pusing dan demam

2. Timbul gejala serupa flu seperti bersin, hidung yang tersumbat dan sakit pada area tenggorokan

3. Perut terasa begah atau penuh dan buang angin terus menerus.

4. Diare ringan hingga mual dan muntah beberapa kali

Selain efek samping umum, ada efek samping parah yang memang jarang terjadi. Meski begitu, Anda harus segera menghubungi dokter jika efek samping ini terjadi.

1. Menyebabkan Kadar Magnesium Menurun

Ada beberapa gejala yang muncul apabila kadar magnesium menurun saat mengkonsumsi omeprazole. Penderita akan merasakan rasa kram di otot hingga pergerakan otot tanpa bisa dikendalikan. Otot juga bisa melemah hingga detak jantung yang semakin cepat. 

2. Diare Akut

Penderita mungkin mengalami diare parah. Diare bisa dari mulai sangat cair hingga keluar darah

Dosis omeprazole khusus untuk anak-anak dan juga mereka yang menderita masalah pada organ hati harus meminta resep dari dokter. Pasalnya, mereka yang masih di bawah umur dan mengalami masalah hati memang tidak bisa sembarangan mengkonsumsi obat berjenis PPIs ini. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *