Categories
Obat

Kenali Manfaat Obat Methylprednisolone, Dosis, dan Efek Sampingnya

Methylprednisolone adalah sejenis obat kortikosteroid yang berguna untuk mengurangi gejala peradangan dan reaksi alergi. Tidak hanya itu saja, methylprednisolone juga mampu mengatasi masalah kesehatan seperti arthritis, kelainan darah, reaksi alergi parah, penyakit mata, kulit, ginjal, usus, paru-paru, jenis kanker tertentu, dan kelainan sistem imun. Cara kerja obat ini dengan cara menurunkan sistem imun terhadap beberapa penyakit. Methylprednisolone juga dapat digunakan bersama dengan obat lain untuk mengatasi kelainan hormon.

Aturan Minum Methylprednisolone

Methylprednisolone merupakan obat minum dan dapat dikonsumsi bersamaan dengan makan atau minum susu. Jelasnya, ikutilah dosis dan petunjuk dari dokter saat meminumnya untuk menghindari efek samping. Pastikan untuk meminum obat ini sesuai dosis yang telah diresepkan oleh dokter kepada Anda.

Baca juga: Penjelasan Obat Mefenamat

Jangan sekali-kali menambahkan dosis tanpa sepengetahuan dokter. Sebab, memperbanyak dosis bukan jaminan penyembuhan akan lebih cepat, justru meningkatkan risiko efek samping. Tanpa persetujuan dokter pula, jangan berhenti minum obat. Beberapa kondisi akan semakin parah jika methylprednisolone dihentikan tiba-tiba. Sebaliknya, jika malah memburuk harap informasikan kepada dokterĀ 

Dosis Methylprednisolone

Perlu diperhatikan bahwa informasi dosis methylprednisolone yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. Selalu konsultasikan dengan dokter atau apoteker terkait pengobatan menggunakan methylprednisolone.

Untuk orang dewasa, obat methylprednisolone memiliki dosis yang berbeda-beda tergantung kasusnya. Misalnya, untuk mengatasi anti-inflamasi atau imunosupresi dengan metode oral (minum), dosis yang dianjurkan adalah 2-60 mg sehari, dibagi menjadi 1-4 dosis yng berbeda. Sedangkan untuk dermatitis metode oles, dosis yang dianjurkan adalah 1 kali sehari dan tidak boleh lebih dari 12 minggu.

baca juga: Ciri Vertigo yang Mesti Diwaspadai

Untuk anak-anak, obat methylprednisolone juga berbeda-beda tergantung penyakitnya. Misalnya, untuk antiinflamasi metode oral (minum), dosis yang diberikan 0.5-1.7 mg/kg yang dibagi setiap 6-12 jam. Sedangkan untuk penyakit dermatitis, methylprednisolone topikal ini digunakan 1 kali sehari dan tidak boleh lebih dari 4 minggu.

Efek Samping Methylprednisolone

Beberapa obat memang menimbulkan efek samping bagi penggunanya, termasuk methylprednisolone. Nah, jika Anda mengalami beberapa reaksi alergi obat methylprednisolone seperti gatal-gatal, kesulitan bernapas, dan bengkak pada area wajah, bibir, atau tenggorokan, maka segeralah mencari bantuan tenaga medis. 

Penggunaan obat methylprednisolone juga menimbulkan efek samping yang serius seperti masalah penglihatan, pembengkakan, depresi parah, pankreatitis, potasium rendah, hingga tekanan darah tinggi. Jika mengalami hal tersebut, segera hubungi dokter. Sedangkan efek samping ringan berupa kesulitan tidur, perubahan mood, jerawat, luka yang lama sembuh, produksi keringat meningkat, sakit kepala, mual, serta perubahan bentuk dan lokasi lemak ditubuh. Tidak semua penderita mengalami efek samping tersebut. Namun, jika Anda merasa khawatir terhadap efek samping tertentu, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Sebelum mengonsumsi methylprednisolone, Anda harus mengetahui dan memperhatiakn hal berikut ini. Pertama, informasi kepada dokter atau apoteker jika Anda alergi terhadap methylprednisolone. Kedua, informasikan pula pada dokter atau apoteker jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain untuk menghindari reaksi obat methylprednisolone. Ketiga, jika Anda memiliki infeksi jamur, diskusikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. Konsumsi obat ini ketika sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui harus atas petunjuk dokter. Begitupula ketika Anda menggunakan obat ini kemudian hamil, maka wajib menghubungi dokter. Beberapa kondisi lain seperti Anda yang akan menjalani operasi dan memiliki riwayat tukak lambung, harap beritahu dokter. 

Informasi detail sangat penting untuk diketahui dokter supaya penggunaan methylprednisolone ini tidak menimbulkan efek samping atau dampak buruk. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *