Categories
Penyakit

Yuk, Kenali Lebih Dekat Penyakit Kardiomiopati

Bagi manusia jantung adalah alat vital yang penting, karena jantung bertugas untuk memompa darah dalam tubuh Anda. Mungkin kata kardiomiopati masih asing bagi anda. Penyakit kardiomiopati biasa dikenal dengan nama jantung lemah.

baca: Fakta Penyakit Hepatitis

Penyakit Kardiomiopati adalah kelainan terhadap otot jantung, hal ini yang menyebabkan kemampuan jantung untuk memompa darah berkurang dan menyulitkan jantung untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Penyebab dari penyakit kardiomiopati belum diketahui secara pasti.

Faktor Risiko

Seseorang yang memiliki faktor risiko untuk penyakit Kardiomiopati adalah

  • riwayat dari keluarga.
  • masalah jantung.
  • obesitas. ketika seseorang mengalami kelebihan berat badan maka jantung akan bekerja lebih ekstra untung memompa darah dan hal ini meningkatkan risiko kardiomiopati bahkan sampai gagal jantung.
  • konsumsi obat terlarang. 
  • minum alkohol. Risiko Penyakit Kardiomiopati dapat meningkat setelah sesorang minum alkohol 7-8 gelas per hari selama lebih dari 5 tahun lamanya.

Hal itu akan meningkatkan risiko anda terkena penyakit kardiomiopati. Tetapi tidak memiliki risiko bukan berarti Anda tidak dapat terserang penyakit ini, Anda tetap harus menjaga kesehatan.

Penyebab

Penyakit Kardiomiopati dapat disebabkan karena faktor genetik dari anggota keluarga dan penyakit lain yang dapat mengganggu kinerja jantung. Contoh penyakit yang dapat mengganggu kinerja jantung adalah diabetes, hipertensi, infeksi jantung, jantung coroner, penyakit autoimun, penyakit otot, penyakit endokrin, dan amyloidosis sarkoidosis. Hal lainnya yang dapat menyebabkan penyakit Kardiomiopati adalah penggunaan obat terlarang, kehamilan, dan pengobatan kanker bisa menyebabkan penyakit Kardiomiopati dapat muncul.

Gejala

Diawal, penyakit ini jarang menimbulkan gejala. Gejala tersebut akan terasa ketika kinerja jantung mulai mengalami penurunan dalam memompa darah. Jika itu terjadi, kardiomiopati sudah melemahkan kinerja jantung. Gejala yang muncul adalah berikut ini :

  • Napas menjadi pendek dan jantung berdebar – debar, hal ini akan sangat terasa ketika selesai melakukan aktivitas berat.
  • Terjadi pembengkakan di kaki bagian bawah, pergelangan kaki, kaki, perut, dan vena leher.
  • Nyeri di dada
  • Merasa mudah lelah juga letih
  • Denyut jantung tidak teratur
  • Batuk saat tidur terlentang
  • Pusing bahkan pingsan saat melakukan aktivitas

Pengobatan

Bagi penderita penyakit Kardiomiopati ringan yang belum memiliki gejala, dapat menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga berat badan, mengkonsumsi makanan bergizi,mengurangi minum minuman berkafein, berolahraga rutin, memperhatikan waktu tidur, dan mengelola stres dengan baik.

baca: Cara Mengobati Asam Urat

Jika Penyakit Kardiomiopati sudah menimbulkan gejala, dokter bisa memberi pasiennya beberapa jenis obat seperti obat antiaritmia untuk mengatur detak jantung, obat antihipertensi untuk menjaga tekanan darah, obat anti glukosa untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah, obat penghambat aldosterone untuk menyeimbangkan kadar mineral, dan obat diuretic untuk mengurangi menumpuknya cairan dalam tubuh.

Banyak sekali bukan obat yang dibutuhkan, Anda dapat membeli obat dengan mudah di lifepack.id tanpa perlu mengantri karena obat akan datang kerumah sesuai kebutuhan harian Anda.

Diagnosis

Pemeriksaan yang dibutuhkan untuk mendiagnosis Kardiomiopati adalah dokter akan menanyakan gejala yang dialami serta riwayat kesehatan anda dan keluarga. Setelah itu dokter melakukan pemeriksaan fisik yaitu memeriksa dada menggunakan stetoskop. Kemudian untuk memastikan diagnosis, dokter melakukan pemeriksaan lanjut menggunakan alat – alat medis seperti Elektrokardiogram (EKG), Ekokardiogram (USG Jantung), Treadmill Stress Test, dan pemindaian dengan Rotgen dada.

Anda juga bisa konsultasi dengan dokter terpercaya dari lifepack.id untuk konsultasi, dokter lifepack tersedia untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *