Categories
Penyakit

Faktor Risiko Dari Penyakit Hipoksia

Hipoksia adalah keadaan di mana sel-sel di dalam tubuh memiliki kadar oksigen yang sangat rendah. Akibatnya, sel-sel di dalam tubuh menjadi tidak bisa bekerja secara normal. Sejauh ini faktor risiko hipoksia cukup berpengaruh terhadap munculnya penyakit hipoksia. Seseorang yang menderita penyakit hipoksia harus segera mendapatkan penanganan dari pihak kesehatan supaya nantinya sel-sel di dalam tubuh dan jaringan yang ada di dalam tubuh tidak semakin memburuk dan mati.

Sel-sel di dalam tubuh mendapatkan oksigen melalui sistem peredaran darah manusia. Oksigen yang masuk ke dalam paru-paru akan diangkut oleh darah menuju seluruh bagian tubuh manusia. Jadi sel-sel tubuh dan jaringan yang ada di dalam tubuh akan mendapatkan asupan oksigen yang cukup. Oksigen yang seharusnya tersampaikan ke sel-sel dan jaringan tubuh menjadi terhadang jika seseorang terkena penyakit hipoksia.

Faktor Risiko Penyakit Hipoksia

Ada beberapa faktor risiko penyakit hipoksia :

  • Memiliki Penyakit Paru-Paru

Beberapa penyakit paru-paru seperti bronkitis, asma, dan pneumonia bisa memperbesar potensi seseorang terkena penyakit hipoksia. Hal tersebut cukup wajar mengingat fungsi paru-paru sebagai organ pernapasan berperan penting dalam masuknya oksigen ke dalam tubuh manusia. Jadi asupan oksigen untuk sel-sel dan jaringan tubuh sangat bergantung pada organ pernapasan. Jika memang ada kelainan atau gangguan pada organ pernapasan, maka bisa saja asupan oksigen sel-sel dan jaringan di dalam tubuh menjadi terganggu.

  • Memiliki Penyakit Jantung

Beberapa penyakit jantung seperti serangan jantung dan juga gagal jantung bisa memperbesar potensi seseorang terkena penyakit hipoksia. Hal tersebut cukup wajar mengingat fungsi jantung sebagai organ tubuh yang berperan penting dalam menyebarkan oksigen ke seluruh bagian tubuh manusia. Jadi asupan oksigen untuk sel-sel dan jaringan tubuh sangat bergantung pada jantung. Jika memang ada kelainan atau gangguan pada jantung, maka bisa saja asupan oksigen sel-sel dan jaringan di dalam tubuh menjadi terganggu.

  • Berada Di Tempat Dengan Oksigen Tipis

Faktor risiko hipoksia yang terakhir adalah jika seseorang berada di tempat yang kandungan oksigennya tipis. Tempat yang kandungan oksigennya sangat tipis adalah dataran tinggi atau puncak gunung. Jadi jika memang seseorang berada di tempat tersebut, maka jumlah oksigen yang masuk ke dalam tubuh manusia akan menjadi sangat sedikit. Jadi asupan oksigen untuk sel-sel dan jaringan tubuh akan berkurang secara signifikan. Hal ini bisa memperbesar potensi seseorang terkena penyakit hipoksia.

Itulah beberapa faktor risiko dari penyakit hipoksia. Selanjutnya mari kita pahami mengenai beberapa gejala penyakit hipoksia.

Gejala Umum Penyakit Hipoksia

Sampai saat ini ada beberapa gejala yang umumnya muncul pada orang yang menderita hipoksia :

  • Sesak Napas

Yang pertama adalah seseorang akan mengalami sesak napas. Sesak napas memang cukup sering muncul ketika seseorang menderita penyakit hipoksia. Namun perlu kamu ketahui bahwa jika seseorang mengalami sesak napas dalam waktu yang lama, maka harus segera diperiksa oleh dokter.

  • Halusinasi

Yang kedua adalah seseorang akan mengalami halusinasi. Jika seseorang tiba-tiba mengalami halusinasi tanpa alasan yang jelas maka harus segera diperiksa oleh dokter, karena bisa jadi dia terkena hipoksia.

  • Berkeringat Banyak

Yang ketiga adalah seseorang akan berkeringat banyak. Gejala ini merupakan tanda yang cukup jelas dari penyakit hipoksia. Bisa jadi hal ini muncul karena salah satu faktor risiko hipoksia.

Unduh sekarang juga aplikasi Lifepack hanya di Google Playstore ataupun Appstore, apotek online untuk membayar resep obat bebas antri. Tentunya menebus resep obat jadi lebih praktis.

Categories
Uncategorized

Ketahui Cara Merawat Wajah Dengan Baik Dan Benar

Merawat wajah tak harus dengan menggunakan produk perawatan wajah yang bermerek atau pergi ke pusat kecantikan yang membutuhkan biaya mahal. Ada beberapa cara mudah yang dapat dilakukan untuk dapat memperoleh kulit wajah yang bersih dan juga sehat. Salah satunya dapat menggunakan vitamin kulit maupun perawatan secara alami yang dilakukan dengan rutin dan teratur. Adapun dalam perawatan wajah ini juga memperhatikan aspek kondisi dan juga tampilan dari kulit wajah yang mana dapat dipengaruhi oleh beragam faktor seperti lingkungan, usia dan kondisi kesehatan tertentu.

Merawat kulit dengan baik dan benar dapat mencegah timbulnya berbagai macam permasalahan pada kulit wajah, seperti kulit yang tampak kusam, keriput, garis halus dan juga flek atau noda hitam. Dengan perawatan yang baik dan benar, kulit wajah dapat tampil lebih bersih, cerah berseri dan juga tampak awet mudah. Pastinya tampilan wajah dapat menawan dan menambah kepercayaan diri.

Panduan Merawat Kulit Wajah

Merawat kulit wajah merupakan salah satu yang wajib dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit wajah supaya tetap tampil cantik dan menawan. Berikut beberapa panduan merawat kulit wajah dengan baik dan benar.

· Membersihkan wajah dengan teratur

Cara sederhana untuk merawat kulit supaya tetap sehat dan bersih yakni dengan melakukan perawatan yang rutin setiap harinya. Supaya wajah senantiasa bersih, maka perlu dilakukan mencuci wajah sehari 2 kali yang mana dilakukan pada pagi hari setelah bangun tidur dan juga pada malam hari sebelum tidur. Di pagi hari, mencuci wajah bertujuan untuk menghilangkan bakteri atau kuman yang menempel ketika tidur. Sedangkan ketika menjelang tidur, wajah perlu dibersihkan dari debu yang menempel setelah seharian beraktivitas di luar rumah.

· Menggunakan sabun pembersih yang sesuai

Pada umumnya, tidak semua dari individu memiliki jenis kulit normal. Banyak dijumpai individu yang mempunyai kategori kulit berminyak, sensitif dan juga kering, sehingga ketika melakukan perawatan khususnya ketika mencuci muka, produk yang digunakan pun berbeda. Penggunaan sabun pembersih seharusnya disesuaikan dengan kulit wajah.

· Menggunakan pelembap

Salah satu bagian penting dalam perawatan kulit yakni dengan menggunakan pelembap wajah. Hal ini karena dapat menjaga agar kulit tetap lembab sehingga dapat menjaga keseimbangan dari pH kulit, memperbaiki kerusakan sel pada kulit dan menjaga dari efek radikal bebas yang dapat mengancam kesehatan kulit wajah.

Vitamin Penting Dalam Perawatan Wajah

Ada beberapa vitamin kulit yang mana dapat menjadi formula efektif dalam merawat wajah supaya tetap tampil bersih, indah dan menawan. Beberapa vitamin yang dapat digunakan untuk merawat wajah tersebut antara lain:

· Vitamin C

Vitamin C menjadi  salah satu dari vitamin kulit yang efektif dalam menjaga kulit supaya tetap sehat. Hal ini karena kandungan dari vitamin C yakni antioksidan yang dapat menjaga dari kerusakan karena radikal bebas. Selain itu, fungsi vitamin yakni menciptakan kolagen yang mana menjaga kekencangan dan elastisitas dari kulit wajah.

· Vitamin E

Vitamin E juga memiliki kandungan antioksidan yang berguna untuk wajah. Vitamin E dapat membantu melindungi kulit dari radikal bebas dan solusi efektif dalam menghilangkan jerawat di wajah.

· Vitamin A

Pada vitamin A dijumpai antioksidan yang melimpah. Selain itu, vitamin A juga efektif dalam mengatasi kerutan yang terdapat pada kulit wajah.

Demikian tadi informasi tentang perawatan dan vitamin kulit yang bermanfaat bagi anda.

Ingin mengetahui tips kesehatan lainnya? Simak informasi selengkapnya hanya di Jovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store.  Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.