Categories
Kesehatan

Mengetahui Vitamin B Complex dan Kandungan Manfaatnya Bagi Tubuh

Menjaga tubuh untuk tetap sehat tidak cukup dengan hanya berolahraga saja, namun juga dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan mengandung vitamin. Salah satunya yakni dengan mengonsumsi vitamin B complex yang banyak terkandung pada makanan sehari-hari. Vitamin B ini memiliki 8 macam vitamin yang berbeda-beda, sehingga kerap kali disebut B complex. Nah, apa sajakah ragam dari vitamin B complex tersebut? Ayo ketahui dibawah ini!

Vitamin B1

Salah satu ragam dari vitamin B kompleks ialah vitamin B1 yang sering disebut juga thiamin. Berperan untuk menjaga kesehatan dari kulit serta membakar karbohidrat menjadi energi untuk tubuh. Nasi, gandum, telur dan susu merupakan makanan penghasil vitamin B1.

Vitamin B2

Sering disebut juga riboflavin yang mana berperan dalam metabolisme tubuh. Selain itu, vitamin B2 juga berperan untuk membentuk molekul steroid, glikogen serta merangsang pertumbuhan kulit, kuku maupun rambut. Vitamin B2 dapat dijumpai pada sayuran dan susu.

Vitamin B3

Dikenal juga dengan niasin, vitamin ini berperan dalam proses metabolisme karbohidrat, lemak dan juga protein, serta dapat juga menetralisir senyawa beracun. Vitamin B3 sendiri dapat dijumpai pada jenis makanan hewani seperti hati, ginjal, ikan dan juga daging unggas.

Vitamin B5

Vitamin B5 sering disebut sebagai asam pantotenat yang mana memiliki peran untuk memproduksi senyawa sterol, neurotransmiter, asam lemak dan juga hormon tubuh. Vitamin B5 dapat dijumpai pada ginjal, hati, susu, kacang hijau dan juga sayuran hijau.

Vitamin B6

Vitamin B6 sering dikenal dengan istilah pyridoxine yang penting dalam proses metabolisme serta menghasilkan antibodi yang bermanfaat bagi pertahanan tubuh. Vitamin B6 ini dapat dijumpai pada berbagai makanan seperti kacang-kacangan, ikan, daging dan jagung.

Vitamin B7

Sering disebut biotin, vitamin B7 berperan dalam proses memecah protein, lemak dan juga karbohidrat. Selain itu sebagai pengatur DNA dan komunikasi antar sel dalam tubuh.

Vitamin B9

Vitamin B9 atau asam folat ini merupakan vitamin yang berperan penting dalam membentuk hemoglobin sehingga menurunkan resiko anemia, serta berperan dalam perkembangan janin.

Vitamin B12

Sianokobalamin atau vitamin B12 merupakan ragam dari vitamin B complex yang berperan dalam memelihara kesehatan sel saraf serta pembentukan DNA dan juga RNA. Selain itu, vitamin B12 ini juga berfungsi dalam membentuk platelet darah dalam tubuh manusia. Vitamin B12 banyak dijumpai pada daging, hati dan juga telur dari hewani.

Bahaya Kurang Mengonsumsi Vitamin B Complex

Jika tubuh kurang mengonsumsi vitamin ini, maka akan timbul beragam permasalahan tubuh seperti:

1.       Kekurangan vitamin B1 mengakibatkan kulit bersisik dan juga kering. Selain itu, timbul gejala beri-beri serta gangguan saluran pencernaan.

2.       Kekurangan vitamin B2 dapat menyebabkan mulut kering, bibir pecah dan juga sariawan.

3.       Kekurangan vitamin B3 membuat tubuh mengalami gangguan sistem pencernaan, muntah, mual kejang dan juga kram otot.

4.       Defisiensi atau kekurangan vitamin B5 sendiri dapat menyebabkan kulit pecah dan bersisik, serta keram otot dan kesulitan tidur.

5.       Defisiensi vitamin B6 akan menyebabkan keram otot pada tubuh serta gangguan tidur malam atau sering disebut insomnia.

6.       Kekurangan vitamin B9 akan mengakibatkan mudah lelah, insomnia dan menjadi depresi.

7.       Kekurangan atau defisiensi dari vitamin B12 mengakibatkan anemia atau kurang darah, cenderung mudah lesu serta iritasi pada kulit.

Itulah tadi sekilas penjelasan tentang vitamin B complex dan juga kandungan manfaatnya yang berguna bagi kesehatan tubuh.

Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee. Untuk mengetahui rekomendasi vitamin harian, Anda bisa juga mengunduh aplikasi Jovee. Jovee adalah aplikasi yang dapat merekomendasikan suplemen sesuai dengan kebutuhan personal Anda. Aplikasi Jovee tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Categories
Kesehatan

Kenali Gejala Eklampsia Pada Kehamilan dan Cara Menghindarinya

Eklampsia pada kehamilan bisa terjadi setelah sebelumnya diawali dengan adanya preeklampsia yang terjadi pada saat kehamilan. Kondisi ini akan muncul umumnya sejak usia kehamilan minggu ke-20 dengan beberapa gejala khusus. Seperti misalnya ada tekanan darah tinggi, ditemukannya protein tinggi saat dilakukan pemeriksaan darah serta terlihat adanya pembengkakan pada bagian tungkai ibu hamil.

Kenali Gejala Eklampsia dan Cara Menanganinya

Eklampsia sendiri terjadi jika preeklamsia tak ditangani dengan cepat dan tepat. Untuk itulah mengapa pemeriksaan selama masa kehamilan sangat penting untuk dilakukan secara rutin karena berkaitan langsung dengan pemeriksaan kesehatan untuk ibu hamil dan janin yang sedang dikandungnya.

Pada preeklampsia merupakan sebuah gejala dimana kondisi ibu hamil mengalami hipertensi berat yang mana harus segera ditangani agar supaya tak berakibat fatal baik pada ibu hamil maupun janin dalam kandungannya. Bahkan jika terlambat ditangani bisa berakibat membahayakan nyawa keduanya. Anda harus waspada saat ibu hamil menunjukkan gejala seperti kejang-kejang hingga terjadinya penurunan kesadaran secara drastis. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab terjadinya eklampsia pada kehamilan.

 1.  Riwayat preeklampsia

Umumnya Eklampsia terjadi jika ibu hamil  sudah pernah mengalami hal tersebut pada kehamilan sebelumnya. Sehingga pemeriksaan riwayat kesehatan ibu hamil secara menyeluruh harus bisa dilakukan dengan baik dan maksimal guna menjaga kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan. Salah satu caranya adalah dengan rutin memeriksakan diri di rumah sakit atau dokter kandungan yang sama dari kehamilan pertama hingga berikutnya.

2. Kurang perencanaan kehamilan

Biasanya faktor penyebab terjadinya preeklampsia dan Eklampsia adalah ketika kehamilan yang terjadi terlalu dekat dan terjadi pada usia yang masih terlalu muda. Oleh karena itulah, perencanaan kehamilan bagi pasangan muda sangat penting untuk dilakukan dengan matang dan baik. Penuhi nutrisi dan persiapkan kondisi tubuh pasangan agar supaya tetap dalam kondisi prima.

3. Memiliki kondisi penyakit tertentu

Preeklampsia dan Eklampsia juga berpeluang terjadi jika calon ibu hamil memiliki riwayat kesehatan memiliki penyakit kronis seperti hipertensi tinggi, diabetes, ginjal, obesitas hingga penyakit autoimun. Jika hal tersebut diketahui sejak awal dengan pemeriksaan dini, maka dokter kandungan akan melakukan serangkaian perawatan khusus guna menjaga ibu hamil agar supaya terhindar dari terjadinya eklampsia pada kehamilan.

Lalu Bagaimana Cara Menangani Terjadinya Eklampsia?

Jika setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ibu hamil memiliki resiko untuk mengalami eklampsia, maka dengan segera harus mendapatkan perawatan intensif untuk mencegah hal tersebut terjadi. Ibu yang sedang hamil harus segera memeriksakan diri ke dokter kandungan yang kompeten untuk menangani masalah eklampsia. Sehingga kemudian bisa melakukan beberapa tes kesehatan untuk menangani gejala Eklampsia yang bisa terjadi kapan saja pada ibu hamil yang bersangkutan.

Ibu hamil dengan resiko eklampsia harus mendapatkan perawatan dan mendengarkan instruksi dari dokter kandungannya. Biasanya akan disarankan untuk melakukan bed rest atau istirahat total baik dilakukan di rumah maupun di rumah sakit. Bed rest yang direkomendasikan untuk ibu hamil adalah dengan posisi tidur menyamping ke kiri guna menjaga agar janin tetap bisa bernafas dengan baik.

Dokter juga akan melakukan pemantauan pada kondisi ibu hamil beserta janinnya secara berkala serta memberikan beberapa obat untuk mengontrol tekanan darah dan beberapa suplemen vitamin khusus ibu hamil dengan riwayat hipertensi.

Dan jika preeklampsia yang diderita ternyata sangat beresiko maka dokter akan menyarankan pada ibu hamil untuk melakukan proses melahirkan secara prematur untuk keselamatan ibu dan janinnya. Sekian info tentang eklampsia pada kehamilan.

Jika Anda memiliki masalah atau pertanyaan seputar kehamilan dan melahirkan, dapatkan info lengkapnya hanya di Lifepack. Konsultasi gratis dengan dokter umum dan beli obat rutin. Download aplikasi Lifepack di Playstore dan Appstore, apotek online untuk tebus resep obat. Solusi berobat bebas antri. 

Categories
Kesehatan Tips

Beberapa Makanan dan Minuman Mengatasi Insomnia

Ada berbagai makanan dan minuman untuk insomnia yang bisa mengatasi masalah tersebut tanpa harus meminum obat yang sekarang banyak ditemukan. Insomnia sendiri menjadi sebuah masalah yang dialami hampir sebagian besar orang di kota besar. Insomnia atau susah tidur tentu bisa mengakibatkan kurang tidur. Jika sudah begitu maka tubuh akan terasa lemas keesokan harinya, sulit berkonsentrasi, hingga bisa mengalami gangguan kesehatan. Namun jangan sesekali menjadikan obat tidur sebagai solusinya.

Berikut ini makanan dan minuman untuk mengatasi masalah insomnia:

Pisang

Buah pisang ternyata dapat mengatasi masalah susah tidur. Pisang memiliki kandungan melatonin dan tryptophan (yang nanti diubah menjadi serotonin) bisa membantu agar dapat tertidur. Ada juga kandungan magnesium sehingga membantu mengatasi masalah otot tubuh yang tegang sehingga akan terasa lebih rileks.

Oatmeal

Biasanya orang tidak akan bisa tidur saat perut lapar. Cobalah untuk mengkonsumsi havermut atau oatmeal. Makanan ini kaya akan karbohidrat sehingga bisa merangsang produksi serotonin secara alami sehingga meningkatkan suasana hati dan membuat sistem pencernaan lebih lambat dalam bekerja. Jadi perut akan terasa kenyang lebih lama. Oatmeal juga dapat memicu produksi insulin sehingga membuat kadar gula dara meningkat yang memberikan rasa kantuk. Bahkan kandungan melatonin bisa membuat tubuh jadi rileks dan membuat cepat tertidur.

Susu dan Madu

Makanan dan minuman untuk insomnia selanjutnya adalah susu hangat dan madu. Meminum susu di malah hari bisa membantu agar tidur nyenyak. Dalam segelas susu terdapat asam amino dan tryptophan. Selain itu, madu juga bisa mengatasi masalah insomnia karena kaya akan glukosa yang memberitahu otak agar menurunkan kinerja oreksin. Cukup satu sendok madu jika ingin tidur nyenyak.

Teh Relaksasi

Meski teh mengandung kafein, beberapa jenis teh bisa memberikan efek penenang yang memudahkan proses tidur. Teh khusus relaksasi yang populer untuk masalah insomnia seperti teh herbal dan peppermint. Selain itu, chamomile juga begitu baik jika diminum sebelum tidur karena terdapat kandungan glisin sehingga menenangkan otot dan saraf.

Kacang-kacangan

Menjadikan kacang kacangan sebagai salah satu cemilan makanan dan minuman untuk insomnia juga bisa membantu. Tapi bukan sembarangan kacang. Salah satu jenis kacang untuk insomnia adalah almond. Magnesium yang tinggi dan triptofan dalam kacang almond bisa membantu mengurangi fungsi otak dan saraf. Bahkan bisa menstabilkan detak jantung agar cepat mengantuk. Selain almond, ada juga kacang kenari dan brasil sebagai cemilan yang baik karena adanya kalium, protein, dan selenium sehingga membuat hormon untuk tidur bekerja dengan baik.

Salad

Tidak hanya baik dimakan waktu malam hari karena tidak akan menambah berat badan, salad juga bisa membantu tidur lebih nyenyak karena adanya selada. Lactucarium yang terdapat di dalam selada dapat melemaskan otak karena memiliki sifat sedatif.

Itulah beberapa makanan dan minuman yang bisa mengatasi masalah insomnia. Dengan mengetahui apa saja makanan dan minuman tersebut, masalah insomnia bisa diatas tanpa harus mengkonsumsi obat tidur. Selain itu, makanan dan minuman tersebut lebih sehat jika dikonsumsi.

Sekian informasi mengenai makanan dan minuman untuk insomnia. Semoga dapat membantu mengatasi masalah insomnia yang tengah Anda alami. Jangan sampai kurang tidur menghambat aktivitas di esok hari dan mengganggu kesehatan Anda.

Ingin mendapat tips menarik mengenai gaya hidup sehat? Simak selengkapnya hanya di Ngovee

Categories
Kesehatan Tips

Tips Untuk Menurunkan Trombosit

Trombosit adalah sel yang dihasilkan oleh sumsum tulang di dalam tubuh manusia. Trombosit sendiri memiliki fungsi yang sangat penting dalam proses pembekuan darah manusia. Kandungan trombosit dalam tubuh haruslah dalam tingkatan yang ideal. Jika kandungan trombosit sangat tinggi, maka akan berbahaya bagi tubuh. Ada beberapa cara menurunkan trombosit di dalam tubuh kita.

Cara Untuk Menurunkan Trombosit

1.   Konsumsi Kopi

Meminum kopi memang merupakan salah satu hobi dari masyarakat Indonesia. Namun ternyata dibalik enaknya kopi yang kita seduh dalam keadaan hangat, ternyata ada manfaat khusus dari kandungan yang ada di dalam kopi. Kaitanya untuk proses penurunan kandungan trombosit dalam tubuh kita, di dalam kopi ada sebuah kandungan alami yang memberikan efek anti-trombosit. Senyawa alami ini dalam dunia medis dan dunia kuliner biasa disebut dengan asam fenolat. Senyawa alami ini memang sejatinya sudah menempel di dalam biji kopi. Jadi walaupun nantinya biji kopi diolah menjadi minuman rendah kafein atau minuman tanpa kafein. Kandungan asam fenolat ini akan tetap ada di dalam kopi. Jadi untuk kamu yang memiliki masalah dengan kafein, kamu tetap bisa menurunkan kandungan trombosit dengan meminum kopi tanpa kafein.

2.   Kurangi Merokok dan Jauhi Asap Rokok

Kamu harus tahu bahwa sering merokok bisa menyebabkan peningkatan kadar trombosit dalam tubuh kita. Di dalam rokok terdapat berbagai senyawa yang berbahaya bagi tubuh kita. Kandungan nikotin di dalam rokok dipercaya dapat membentuk gumpalan darah. Jadi kamu harus bisa mengurangi kebiasaan merokok atau jika memang memungkinkan kamu harus berhenti merokok sampai kondisi trombosit di dalam tubuh kamu kembali dalam tingkatan yang ideal. Ini merupakan cara menurunkan trombosit yang sulit dilakukan oleh mereka yang sudah merokok sejak lama.

3.   Gunakan Kayu Manis Untuk Tambahan Dalam Makanan dan Minuman

Kayu manis adalah salah satu rempah-rempah yang biasa digunakan untuk kegiatan memasak. Kayu manis dipercaya memiliki kandungan alami yang mampu menekan trombosit di dalam tubuh kita. Kandungan alami tersebut biasa disebut dengan sinamaldehid. Jadi kamu bisa menambahkan kayu manis ke dalam masakan yang kamu buat atau bisa juga kamu tambahkan ke minuman hangat seperti teh, jamu, dan lain sebagainya. Dengan melakukan hal tersebut secara rutin tentunya kandungan trombosit di dalam tubuh kamu akan menurun.

4.   Konsumsi Timun

Timun merupakan salah satu pelengkap makanan yang mudah untuk dijumpai. Di dalam timun terdapat senyawa alami yang mampu menekan trombosit. Senyawa alami tersebut biasa disebut dengan salisilat. Dengan mengkonsumsi timun secara rutin maka nantinya kandungan trombosit di dalam tubuh akan kembali normal.

Itulah beberapa cara menurunkan trombosit yang perlu kamu ketahui. Selanjutnya mari kita pahami mengenai beberapa kegiatan yang disarankan oleh dokter untuk menurunkan trombosit.

Kegiatan Untuk Menurunkan Trombosit

1.   Olahraga Dengan Rutin

Kamu bisa melakukan olahraga secara rutin untuk menjaga kesehatan kamu. Selain menjaga kesehatan, olahraga rutin akan membantu kamu menurunkan kandungan trombosit dalam tubuh kamu.

2.   Lakukan Kegiatan Untuk Mengusir Stres

Kamu bisa melakukan berbagai hal yang menyenangkan untuk mengusir stres. Dengan hilangnya stres, maka kandungan trombosit di dalam tubuh kamu akan menurun. Ini merupakan salah satu cara menurunkan trombosit yang paling mudah untuk dilakukan.

Ingin tahu tips dan trik seputar kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi suplemen. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee