Categories
Kesehatan

Ikuti Seminar Kesehatan Online Terbaik 2020

Seminar Kesehatan Online menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia  saat ini. Dengan adanya wabah virus corona ini membuat ruang gerak masyarakat merasa terbatasi. Sehingga banyak sekali seminar-seminar konvensional dibatalkan, karena imbauan menjaga jarak untuk  mencegah terpaparnya virus tersebut.

Masalah kesehatan menjadi tren dan penting di tahun 2020 ini, banyak lembaga atau organisasi, serta komunitas-komunitas menyuarakan untuk tetap menjaga kesehatan fisik maupun mental. Hal ini menjadi sangat penting, melihat Indonesia sudah memasuki zona merah dalam terpaparnya covid 19. Kurangnya pengetahuan masalah kesehatan bagi masyarakat Indonesia menjadi problematika kita saat ini.

Sehingga salah satu situs kesehatan wethehealth.com, mengadakan seminar kesehatan online. Ini merupakan situs pertama di Indonesia yang mengadakan seminar kesehatan online secara besar-besaran. Seminar kesehatan online ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi tentang kesehatan publik dan juga masyarakat bisa lebih tahu bagaimanacara yang baik untuk menjaga kesehatan di masa pandemi covid 19 ini.

We The Health merupakan situs kesehatan yang dibangun oleh Jovee dan Lifepack. Lifepack sendiri adalah apotek online nomor satu indonesia yang memberikan layanan kesetan dan pemesanan obat secara online, tentunya dengan resep dokter. Seminar kesehatan online ini akan berlangsung pada tanggal 27 Juni 2020, dengan menghadirkan pembicara-pembicara yang berkualitas dan materi bermutu.

Materi apa saja yang akan kalian dapat?  Tentunya Anda akan mendapatkan e-materi yang dapat dipelajari selama acara berlangsung sambil mendengarkan cerama dari narasumber. Pembicara dan Materi-materi yang bisa Anda ikuti, sebagai berikut : 

  • Peran Swasta dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Sektor Kesehatan di Daerah.

Pembicara :

  1. DR. H. Emil Elistianto Dardak M.sc, Wakil Gubenur Jawa Timur.
  2. H. Mochamad Nur Arifin, Bupati Trenggalek.
  3. Kementrian Kesehatan.
  4. Natali Ardianto. CEO Lifepack & Jovee.

Acara 27 Juni 2020, pukul 09.00-10.00 WIB.

  • Diabetes Mellitus : Strategi dan Manajemen Terkini.

Pembicara :

  1. Dr. Tri Juli Edi Tarigan, Sp., KEMD., FINASIM.
  2. Ns. Ahmad Hasyim W. S. Kep., M.Ng.
  3. Ernawati, S.Kp., M.Kep., Sp.KMB.
  4. Ns, Widya (Moderator)

Acara 27 Juni 2020, pukul 09.00-12.00 WIB.

  • Pentingnya Mengelola Stres Pada Pandemi.

Pembicara : Ade Binarko, Founder Sehatmental.id.

Acara 27 Juni 2020, pukul 10.00-12.00 WIB.

  • Kiat Menjaga Kebugaran Tubuh dan Awet Muda.

Pembicara : puspa Dewi, Influencer & Enterpreneur.

Acara 27 Juni 2020, pukul 10.00-11.45 WIB.

  • Rutinitas untuk Ibu Hamil di Waktu New Normal.

Pembicara : dr. Darrell Fernando, DpOG, Obgyn Specialist.

Acara 27 Juni 2020, pukul 13.00-14.45 WIB

  • Tips Menjaga Kesehatan Kulit dari Dalam.

Pembicara : dr. Listya Paramita, SpKK, Dermatology & Venereology Specialist.

Acara 27 Juni 2020, pukul 13.00-14.45 WIB.

  • Persiapan dan Adaptasi Menghadapi Rutinitas di New Normal.

Pembicara : dr. Jaka Pradipta, Sp.P, Pulmonologi Specialist.

Acara 27 Juni 2020, pukul 15.00-16.45 WIB

  • Dampak Pandemi Untuk Pola Aktivitas Seksual. New Normal yang Harus Diwaspadai.

Pembicara : dr. Robbi Asri Wicaksono, SpOG, Obstetrician & Gynecologist Support Vaginismus.

Acara 27 Juni 2020, pukul 15.00-16.45 WIB.

Acara diatas tidak dikenakan biaya apapun alias gratis, Anda hanya  tinggal siapkan laptop, PC, ataupun smartphone yang terakses dengan internet. Jangan lupa juga siapkan buku catatan dan bolpoin untuk mencatat hal-hal penting nantinya. Menarik bukan, tunggu apa lagi segera registrasikan diri Anda dan bergabung dalam seminar online ini.

Categories
Kesehatan Tips

Jangan Lewatkan Webinar Covid-19 di Tahun 2020

Di tahun 2020 ini dunia digegerkan dengan wabah pandemi Covid 19 yang mengubah hampir di setiap kegiatan manusia. Wabah yang disebabkan oleh virus Corona ini telah menewaskan hingga lebih dari 410 ribu orang di seluruh dunia. Sementara jumlah orang yang tertular Covid 19 sudah mencapai jutaan orang. Agar kita bisa bertindak lebih tepat dan aman selama pandemi, We The Health mengadakan sebuah webinar Covid yang membahas berbagai hal terkait kesehatan di masa pandemi saat ini.

Dampak Pandemi Covid 19 Terhadap Dunia

Bisa dibilang pandemi Covid 19 sukses mempengaruhi segala aspek dalam kehidupan. Ada pihak yang mungkin diuntungkan secara ekonomi namun lebih banyak yang dirugikan. Bidang pariwisata dan juga penerbangan merupakan bidang yang paling terdampak oleh pandemi ini. Sektor ekonomi terdampak keras yang pada akhirnya juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan mental orang – orang.

Timbulnya ketidakpastian di masa wabah saat ini membuat banyak orang menjadi mudah stress, tegang, bingung dan juga cemas. Ketakutan akan kehilangan sumber rezeki membuat orang gampang marah hingga menyebabkan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Belum lagi jika melihat data kasus Covid 19 di Indonesia yang sudah mencapai 40 ribu lebih tentu membuat banyak orang merasa cemas dan khawatir.

Apa Itu Webinar Covid oleh We The Health?

Platform We The Health ikut berpartisipasi untuk mendukung masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan dapat beraktivitas secara aman selama pandemi dengan mengadakan webinar kesehatan secara gratis. Webinar kesehatan yang akan diadakan di tanggal 27 Juni 2020 ini akan mengundang banyak praktisi dan pakar kesehatan.

Webinar dari We The Health sendiri sebenarnya tidak khusus hanya membahas covid namun lebih jauh lagi segala hal yang ikut terdampak akibat pandemi seperti kesehatan mental, ibu hamil, pola aktivitas seksual dalam rumah tangga dan kebugaran tubuh. Tujuan diadakannya webinar gratis berskala besar ini adalah agar masyarakat dapat mengakses informasi kesehatan yang valid dan tepat.

Apalagi di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), seminar secara tatap muka tentu tidak dimungkinkan lagi. Sehingga webinar online ini bisa menjadi solusi terbaik agar setiap orang mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses informasi.

Topik yang Dibahas Pada Webinar We The Health

Ada banyak topik yang akan dibahas oleh webinar We The Health ini. Setidaknya ada 7 topik yang menjadi pembahasan utama dari webinar yang akan diadakan tanggal 27 Juni 2020 mendatang. Webinar yang diadakan oleh Jovee X dan Lifepack ini akan mengundang lebih dari 10 pembicara untuk mengisi setiap topik utama yang dibahas.

Topik – topik yang akan dibahas dalam webinar We The Health adalah:

  • Penanganan Luka untuk Pasien Diabetes Melitus
  • Tips untuk Menjaga Jasmani Tetap Sehat
  • Kegiatan Ibu Hamil yang Disarankan Menjelang Normal Baru
  • Pengaruh Normal Baru yang Harus Dipahami
  • Pengaruh Pandemi Covid 19 terhadap Pola Kegiatan Seksual
  • Kesehatan Mental: Cara Mengendalikan Stres Semasa Pandemi
  • Peran Pihak Swasta untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan pada Daerah

Segera amankan slot yang tersisa untuk dapat menghadiri webinar Covid daring di We The Health dengan mengklik link berikut ini https://wethehealth.com. Anda akan mendapatkan banyak informasi terkait kesehatan dan juga cara menyikapi pandemi Covid 19 agar kita dan keluarga tetap sehat. Cukup siapkan perangkat smartphone atau laptop Anda beserta kuota internet agar dapat mengikuti webinar dari awal hingga habis.

Categories
Obat

Kenali Manfaat Obat Methylprednisolone, Dosis, dan Efek Sampingnya

Methylprednisolone adalah sejenis obat kortikosteroid yang berguna untuk mengurangi gejala peradangan dan reaksi alergi. Tidak hanya itu saja, methylprednisolone juga mampu mengatasi masalah kesehatan seperti arthritis, kelainan darah, reaksi alergi parah, penyakit mata, kulit, ginjal, usus, paru-paru, jenis kanker tertentu, dan kelainan sistem imun. Cara kerja obat ini dengan cara menurunkan sistem imun terhadap beberapa penyakit. Methylprednisolone juga dapat digunakan bersama dengan obat lain untuk mengatasi kelainan hormon.

Aturan Minum Methylprednisolone

Methylprednisolone merupakan obat minum dan dapat dikonsumsi bersamaan dengan makan atau minum susu. Jelasnya, ikutilah dosis dan petunjuk dari dokter saat meminumnya untuk menghindari efek samping. Pastikan untuk meminum obat ini sesuai dosis yang telah diresepkan oleh dokter kepada Anda.

Baca juga: Penjelasan Obat Mefenamat

Jangan sekali-kali menambahkan dosis tanpa sepengetahuan dokter. Sebab, memperbanyak dosis bukan jaminan penyembuhan akan lebih cepat, justru meningkatkan risiko efek samping. Tanpa persetujuan dokter pula, jangan berhenti minum obat. Beberapa kondisi akan semakin parah jika methylprednisolone dihentikan tiba-tiba. Sebaliknya, jika malah memburuk harap informasikan kepada dokter 

Dosis Methylprednisolone

Perlu diperhatikan bahwa informasi dosis methylprednisolone yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. Selalu konsultasikan dengan dokter atau apoteker terkait pengobatan menggunakan methylprednisolone.

Untuk orang dewasa, obat methylprednisolone memiliki dosis yang berbeda-beda tergantung kasusnya. Misalnya, untuk mengatasi anti-inflamasi atau imunosupresi dengan metode oral (minum), dosis yang dianjurkan adalah 2-60 mg sehari, dibagi menjadi 1-4 dosis yng berbeda. Sedangkan untuk dermatitis metode oles, dosis yang dianjurkan adalah 1 kali sehari dan tidak boleh lebih dari 12 minggu.

baca juga: Ciri Vertigo yang Mesti Diwaspadai

Untuk anak-anak, obat methylprednisolone juga berbeda-beda tergantung penyakitnya. Misalnya, untuk antiinflamasi metode oral (minum), dosis yang diberikan 0.5-1.7 mg/kg yang dibagi setiap 6-12 jam. Sedangkan untuk penyakit dermatitis, methylprednisolone topikal ini digunakan 1 kali sehari dan tidak boleh lebih dari 4 minggu.

Efek Samping Methylprednisolone

Beberapa obat memang menimbulkan efek samping bagi penggunanya, termasuk methylprednisolone. Nah, jika Anda mengalami beberapa reaksi alergi obat methylprednisolone seperti gatal-gatal, kesulitan bernapas, dan bengkak pada area wajah, bibir, atau tenggorokan, maka segeralah mencari bantuan tenaga medis. 

Penggunaan obat methylprednisolone juga menimbulkan efek samping yang serius seperti masalah penglihatan, pembengkakan, depresi parah, pankreatitis, potasium rendah, hingga tekanan darah tinggi. Jika mengalami hal tersebut, segera hubungi dokter. Sedangkan efek samping ringan berupa kesulitan tidur, perubahan mood, jerawat, luka yang lama sembuh, produksi keringat meningkat, sakit kepala, mual, serta perubahan bentuk dan lokasi lemak ditubuh. Tidak semua penderita mengalami efek samping tersebut. Namun, jika Anda merasa khawatir terhadap efek samping tertentu, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Sebelum mengonsumsi methylprednisolone, Anda harus mengetahui dan memperhatiakn hal berikut ini. Pertama, informasi kepada dokter atau apoteker jika Anda alergi terhadap methylprednisolone. Kedua, informasikan pula pada dokter atau apoteker jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain untuk menghindari reaksi obat methylprednisolone. Ketiga, jika Anda memiliki infeksi jamur, diskusikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. Konsumsi obat ini ketika sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui harus atas petunjuk dokter. Begitupula ketika Anda menggunakan obat ini kemudian hamil, maka wajib menghubungi dokter. Beberapa kondisi lain seperti Anda yang akan menjalani operasi dan memiliki riwayat tukak lambung, harap beritahu dokter. 

Informasi detail sangat penting untuk diketahui dokter supaya penggunaan methylprednisolone ini tidak menimbulkan efek samping atau dampak buruk. 

Categories
Penyakit Tips

Kenali Ciri-ciri Penyakit Vertigo, Penyebab, dan Bahayanya bagi Tubuh

Vertigo ditandai dengan sakit kepala yang hebat dan terasa berputar. Ketika seseorang mengalami vertigo, maka orang tersebut akan sangat merasa pusing hingga tak mampu melakukan apapun. Ada dua jenis penyakit vertigo yaitu vertigo perifer dan vertigo sentral. Apakah perbedaannya? Vertigo perifer disebabkan oleh masalah pada telinga bagian dalam, organ kecil yang berkomunikasi dengan otak untuk mengontrol keseimbangan, obat-obatan tertentu, dan cidera kepala.

Sedangkan, vertigo sentral diakibatkan oleh masalah pada cerebellum atau bagian yang mentransmisikan pesan antara cerebellum dan sumsum tulang belakang. Faktanya, tidak semua orang sadar jika dirinya mengalami sakit vertigo. Mirisnya, tak sedikit yang mengabaikan penyakit ini. Padahal, jika dibiarkan, akan ada bahaya yang mengintai. Oleh karena tiu, sebelum beranjak kian parah, yuk kita kenali ciri-ciri dari penyakit vertigo ini!

Ciri-ciri Penyakit Vertigo

Gejala utama dari penyakit vertigo adalah pusing, sensasi kepala yang berputar, dan kehilangan keseimbangan. Selain itu, gejala lainnya yaitu mual dan muntah, berkeringat hingga pingsan, tinnitus dan hilangnya pendengaran, hingga sensasi merasa akan terjatuh. Ciri-ciri vertigo tersebut biasanya akan hilang timbul selama beberapa menit, jam, hingga hari. Namun, jika gejala vertigo menjadi lebih parah, seperti anggota tubuh terasa lemah, penglihatan terbayang, kesulitan bicara, pergerakan mata tidak normal, penurunan kesadaran, respon melambat, kesulitan berjalan, dan demam, maka segera periksakan diri ke dokter.

Penyebab Vertigo

Secara umum, penyakit vertigo disebabkan oleh beragam kondisi, diantaranya diabetes, migrain, stroke, penyakit Parkinson, dan tumor otak. Namun, vertigo ini juga akan lebih berisiko terjadi pada seseorang yang memiliki kebiasaan merokok maupun mengonsumsi minuman alkohol. Vertigo juga bisa disebabkan oleh trauma dalam telinga serta suplai darah ke batang otak dan otak kecil yang menurun. Jika tidak segera ditangani, vertigo dapat menyebabkan penyakit lain yang lebih serius.

Bahaya Vertigo bagi Tubuh

Beberapa masalah kesehatan yang timbul akibat vertigo adalah sebagai berikut.

Kehilangan Pendengaran

Pada kasus yang masih ringan, vertigo mengganggu pendengaran seperti telinga berdenging. Namun, jika sudah parah, seseorang yang mengalami sakit vertigo bisa saja kehilangan pendengarannya. Bagaimana bisa? Hal ini dikarenakan beberapa penyebab vertigo seperti penyakit Meiere dan Labirinitis dapat mengakibatkan Anda kehilangan pendengaran. 

Pertanda Penyakit Stroke 

Jika penyakit vertigo Anda tidak kunjung sembuh atau malah sering kambuh, disertai gejala lain seperti kelemahan pada satu sisi tubuh atau kesulitan mengontrol gerakan, maka vertigo bisa jadi pertanda dari gangguan pada sistem saraf yaitu stroke.

Mengganggu Aktivitas Sehari-hari

Ketika sudah kronis, maka vertigo akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Sebab, ketika kambuh, Anda akan kesulitan untuk berdiri dan berjalan hingga harus membatasi aktivitas dan pekerjaan Anda.

Kehilangan Keseimbangan

Saat vertigo menyerang, maka seseorang akan kesulitan dalam mengendalikan keseimbangan tubuhnya. Akibatnya, tubuh bisa terjatuh dan mengalami cidera.

Jika diperhatikan, maka bahaya vertigo memang tidak bisa dianggap remeh. Sila lakukan pemeriksaan rutin ke dokter guna penanganan yang lebih intensif. Selain itu, Anda harus mengontrol asupan garam guna mengurangi gejala vertigo pada penyakit Meniere. Konsumsi pula jahe, buah citrus, bawang putih, bayam, dan paprika untuk meringankan beberapa gejala vertigo atau mencegah kambuhnya vertigo.

Selain itu, beberapa upaya pencegahan supaya vertigo tidak kambuh seperti tidur dengan posisi kepala lebih tinggi, duduk diam sejenak setelah bangun tidur, menggerakkan kepala perlahan, dan hindari posisi membungkuk.

Categories
Kesehatan Penyakit

Waspadai Gejala-gejala Tipes Ini Sebelum Terlambat

Tipes atau demam tifoid merupakan salah satu penyakit yang cukup sering dialami oleh masyarakat Indonesia. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Penyebab tipes adalah bakteri Salmonella typhi.

Perlu Anda ketahui, bakteri ini biasanya berada di dalam air yang terkontaminasi oleh feses dan bisa pula menempel pada makanan atau minuman yang dikonsumsi. Ketika Anda sering jajan sembarangan dikala sistem kekebalan tubuh sedang menurun, saat itulah Anda terancam terkena gejala tipes. Apalagi bagi anak-anak yang memang suka jajan sembarangan, padahal daya tahan tubuhnya masih belum sekuat orang dewasa. Tak heran, anak lebih rentan terserang demam tifoid ini.

baca juga: Cara Mengatasi Asam Urat

Tidak hanya menempel dimakanan atau minuman, bakteri Salmonella typhi ini juga disebabkan melalui kontak langsung dengan penderita tipes. Misalnya saja, Anda mengonsumsi makanan yang dimasak oleh penderita tipes. Kemudian, bakteri tersebut akan masuk kedalam aliran darah dan diangkut oleh sel darah putih menuju organ-organ vital seperti hati, limpa, dan sumsum tulang. Setelah itu, bakteri akan berkembang biak dan kembali ke aliran darah. Saat bakteri menyerang darah inilah, Anda akan mulai mengalami gejala tipes. Masalahnya, banyak orang tak menyadari gejala tipes dan mengabaikannya. Akibatnya, timbul risiko yang lebih parah. Nah, apa sajakah gejala demam tifoid atau tipes ini? Yuk kita cari tahu bersama!

Demam 

Sebelum terserang tipes, biasanya penderita akan mengalami beberapa gejala terlebih dulu. Salah satu gejala yang muncul adalah demam. Demam yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella thypii ini merupakan hasil dari proses peradangan dalam tubuh yang dipicu oleh kerja sistem imun karena melawan infeksi dari bakteri Salmonella thypii. Demam ini akan meningkat secara bertahap setiap harinya dan bisa mencapai 35 hingga 40 derajat Celcius.

Mudah Berkeringat

Hal ini berkaitan dengan gejala pertama yaitu demam. Ketika tubuh mengalami demam yang sangat tinggi, maka suhu tubuh akan meningkat dan Anda akan merasa panas. Penderita pun akan mudah berkeringat meskipun tidak bergerak secara aktif. 

Secara ilmiah, ketika suhu tubuh panas atau diatas normal, maka otak akan memerintahkan kelenjar keringat untuk mengeluarkan cairan melalui pori-pori kulit. Tujuannya dari pengeluaran keringat ini supaya suhu tubuh kembali normal.

Tubuh Mudah Lemas

Ketika seseorang terserang gejala tipes, maka tubuhnya akan merasa sering lemas dan tidak berenergi. Mungkin, beberapa orang sempat mengabaikan gejala ini karena dianggap efek kelelahan atau kurang istirahat. Padahal, hal ini terjadi karena penderita terus menerus diare. Akibatnya, tubuh akan kehilangan banyak cadangan cairan dan elektrolit karena dibuang melalui feses dan keringat. Disisi lain, fungsi cairan tubuh ini sangat penting untuk membantu otot supaya dapat bekerja dan berkontraksi dengan baik.

Gangguan Pencernaan

Pada dasarnya, penyakit tipes ini menyerang sistem pencernaan, terutama usus. Gangguan pencernaan ini merupakan gejala yang umum terjadi, entah berupa diare atau sembelit. Hal ini dapat terjadi karena usus yang terinfeksi tidak akan bekerja dengan baik, sehingga proses penyerapan air akan ikut terganggu. Tak heran, penderita akan sering merasa sakit perut karena bakteri Salmonella thypii ini. Parahnya, rasa sakit ini akan terus berlangsung selama infeksi masih menyerang.

Oleh karena itu, Anda wajib menjalankan pola hidup sehat supaya terhindari dari gejala tipes. Misalnya, mengonsumsi makanan atau minuman yang higienis, rajin mencuci tangan, dan menjaga kebersihan toilet. Kunjungi juga apotik online untuk mendapatkan obat yang tepat.