Categories
Obat

Rivaroxaban, Solusi Masalah Penyumbatan Darah

Rivaroxaban

Rivaroxaban adalah salah satu obat yang tergolong kedalam obat antikoagulan, yang memiliki banyak kegunaan dalam dunia kesehatan. Sesuai dengan judul, fungsi obat ini adalah untuk mengatasi penyumbatan darah, berikut adalah penjelasan lengkapnya, mulai dari penggunaan dan interaksi obat rivaroxaban dengan obat-obatan lainnya.

Mendapatkan Penghargaan Obat Paling Inovatif

Rivaroxaban adalah obat yang memiliki peran untuk mengatasi penggumpalan darah. Obat ini telah mendapatkan penghargaan sebagai obat paling inovatif dalam Internasional Prix Galien. Sebagai obat antikoagulan oral, rivaroxaban memiliki dampak yang konsisten dalam mencegah penggumpalan darah vena.

Hal ini telah dibuktikan pada pasien dewasa yang sedang melakukan operasi penggantian sendi panggul dan lutut. Obat  ini terbukti memiliki cara kerja yang cepat dengan respon dosis yang bisa diperkirakan. Selain itu, dengan bioavailabilitasnya yang tinggi, tidak diperlukan lagi yang namanya pengawasan atas pengentalan darah.

Penggunaan Obat Rivaroxaban

Obat ini banyak digunakan untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan. Salah satunya adalah digunakan untuk mencegah stroke pada orang dengan fibrilasi atrium nonvalvular. Hasilnya, juga cukup menakjubkan, risiko terserang stroke berkurang dan efek dari obat ini juga sangat cepat, sehingga pantas jika mendapatkan penghargaan tersebut.

Selain sebagai pencegah stroke, obat ini juga digunakan untuk mencegah serta mengobati penggumpalan darah yang ada di pembuluh darah. Penggumpalan darah sering terjadi atau terbentuk pada pembuluh darah yang ada di kaki atau yang disebut dengan trombosis vena dalam (DVT). Jika tidak diatasi dengan cepat, gumpalan tersebut bisa menjalar ke paru-paru.

Orang-orang yang baru saja melakukan operasi penggantian pinggul dan lutut juga akan diberikan obat rivaroxaban, karena untuk mencegah DVT. Obat ini juga memiliki peran untuk mengurangi risiko masalah jantung utama, seperti serangan jantung atau stroke. Khususnya untuk orang dengan penyakit arteri koroner kronis atau penyakit arteri perifer (PAD).

Interaksi Rivaroxaban dengan Obat Lain

Obat ini juga bisa digunakan bersama dengan obat lainnya. Namun, tidak semuanya memiliki efek yang baik. Beberapa obat memang bisa meningkatkan atau mendukung efek dari obat rivaroxaban, dan beberapa obat yang lain juga bisa menghambat kerja dari obat ini, Sehingga, jika Anda mengonsumsi obat yang lebih dari satu, selalu konsultasikanlah terlebih dahulu.

Sebelum memastikan menggunakan obat rivaroxaban, perlu Anda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker mulai dari resep, over the counter dan juga obat lain yang dikonsumsi. Anda juga perlu memberitahukan vitamin, suplemen atau obat herbal yang digunakan. Dengan begitu, dokter akan memberikan resep terbaik untuk Anda.

Beberapa obat yang tidak diperbolehkan dikonsumsi bersama dengan rivaroxaban salah satunya adalah obat pengencer darah. Dampak mengonsumsi kedua obat tersebut secara bersamaan adalah akan membuat obat jadi lebih encer, yang kemudian dapat menyebabkan pendarahan yang serius. Contoh obatnya ah warfarin, heparin dan enoxaparin.

Jangan juga mengonsumsi obat ini dengan aspirin. Karena kedua obat ini memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk mengurangi bekuan pada darah. Dampaknya sama dengan yang sebelumnya, yaitu bisa berpotensi mengalami pendarahan, karena darah menjadi terlalu encer.

Itulah tadi beberapa penjelasan tentang obat rivaroxaban. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan tertentu, karena kita tahu apa efek samping yang akan terjadi jika telah mengonsumsinya. Penting juga untuk memberitahukan semua obat lain yang telah dikonsumsi, agar lebih aman dan penyembuhan bisa lebih cepat.

Kami dapat membantu anda memenuhi kebutuhan dan beli obat untuk penyakit kronis. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang.

Categories
Obat

Bingung Rovastar Obat Apa? Simak Ulasannya Berikut Ini

Rovastar Obat Apa

Rovastar atau juga dikenal dengan nama rosuvastatin memang bukan obat yang dikenal secara luas oleh masyarakat. Bahkan, mungkin sebagian besar dari Anda bertanya-tanya, rovastar obat apa sih? Rovastar sendiri merupakan obat yang dikonsumsi, untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Ingin tahu lebih banyak lagi mengenai obat ini? Simak ulasannya di bawah ini.

Apa Itu Rovastar?

Rovastar atau rosuvastatin merupakan obat yang dikonsumsi untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, lalu meningkatkan kadar kolesterol baik. Pengonsumsiannya juga bisa menurunkan kembali kadar trigliserida yang tinggi dalam darah. Tentu saja, efek rovastar tersebut hanya bisa diperoleh jika dibarengi dengan pola makan yang sehat dan teratur.

Seperti yang Anda ketahui tingginya kadar kolesterol jahat dalam tubuh, merupakan sumber dari begitu banyak penyakit parah yang bisa menyerang tubuh. Penyakit parah tersebut di antaranya meliputi serangan jantung dan strok. Makanya, dengan mengonsumsi obat ini, risiko Anda menderita penyakit serius tersebut bisa berkurang, dengan cara menurunkan kadar kolesterol jahat.

Rovastar juga digunakan sebagai obat untuk menangani kondisi hiperkolesterolemia yang diwariskan dari salah satu atau kedua orang tua. Bagi hiperkolesterolemia yang diwariskan dari salah satu orang tua, rovastar bisa digunakan mulai dari umur 8 tahun. Sedangkan untuk yang diwariskan dari kedua orang tua, rovastar bisa dikonsumsi mulai dari umur 7 tahun.

Pengonsumsian rovastar untuk ibu hamil dan menyusui, serta pasien pengidap gangguan liver atau hati sama sekali tak dianjurkan. Pasalnya, pengonsumsian obat ini saat tengah hamil akan berakibat buruk pada janin yang sedang dikandung. Lalu, pengonsumsian obat ini oleh pengidap gangguan liver, bisa memicu rusaknya jaringan otot, sehingga mengakibatkan terjadinya gagal ginjal.

Dosis dan Cara Pengonsumsian Rovastar

Pertanyaan terkait rovastar obat apa sudah terjawab, sekarang akan diulas mengenai dosis serta cara tepat pengonsumsiannya. Bagi pasien dewasa yang menderita hiperkolesterolemia dari kedua orang tua, dosisnya adalah sebanyak 20 miligram, yang dikonsumsi sekali sehari. Dosis bisa saja mengalami peningkatan, namun tak akan lebih dari 40 miligram per harinya.

Selanjutnya, bagi orang dewasa yang menderita aterosklerosis, dosisnya mulai dari 5 hingga 40 miligram yang dikonsumsi sekali sehari. Rovastar bisa dikonsumsi oleh anak-anak, namun dosisnya memang harus diberikan langsung oleh dokter. Mengonsumsi obat ini sesuai dengan dosis yang disarankan, akan memberikan efek secara optimal.

Pengonsumsian rovastar, baik yang berbentuk tablet atau kapsul, adalah dengan langsung ditelan, tanpa dikunyah atau dihaluskan terlebih dahulu. Bagi Anda yang sedang rutin mengonsumsi rovastar, dianjurkan untuk tidak mengonsumsi alkohol. Pasalnya, pengonsumsian alkohol tersebut dalam memicu efek samping tertentu pada hati atau liver.

Efek Samping Pengonsumsian Rovastar

Pengonsumsian rovastar umumnya memicu efek samping seperti nyeri di bagian tubuh tertentu, tenggorokan kering, hidung berair, serta suara yang berubah. Umumnya, efek samping ringan ini akan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, jika kondisi tersebut tak kunjung sembuh atau menghilang dan malah makin memburuk, segera periksakan diri ke dokter.

Obat ini juga bisa memicu efek samping yang terbilang serius, seperti kesulitan untuk bergerak, nyeri, kebas, dan kram pada otot. Jika efek samping yang serius ini Anda alami setelah mengonsumsi rovastar, Anda sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Jangan tunggu hingga efek samping tersebut menjadi semakin memburuk.

Jika ada yang memberikan pertanyaan seperti, rovastar obat apa? Maka Anda bisa menjawabnya dengan mengatakan bahwa rovastar adalah obat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Pengonsumsian rovastar harus dilakukan sesuai dengan resep dokter, serta sesuai dengan aturan pengonsumsian yang diberikan pada kemasannya.

Untuk tebus resep obat, anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

5 Rekomendasi Obat yang Mengandung Pioglitazone

Pioglitazone

Diabetes adalah penyakit dengan kondisi tubuh yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Apabila tidak segera ditangani, penyakit ini dapat memicu timbulnya penyakit lain. Oleh karena itu, apabila Anda sedang mengalami kondisi ini, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter. Jangan lupa memilih obat yang tepat yang mengandung pioglitazone. Berikut ini beberapa pilihan obat yang bisa Anda pilih.

1. Gliabetes Tab 30 mg

Gliabetes adalah salah satu obat anti diabetes yang mengandung pioglitazone. Obat ini digunakan untuk terapi pada Anda yang mengalami diabetes melitus yang tidak berhasil diatasi dengan monoterapi. Apabila Anda ingin mengonsumsi obat ini, Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Namun, pada umumnya penggunaan obat ini sebanyak 15 sampai 30mg per hari dan dikonsumsi sesudah makan.

Bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu, ada baiknya Anda memberitahu kepada dokter. Terutama bagi Anda yang sedang hamil, menyusui, mengalami gagal jantung, maupun yang mengalami retensi cairan. Pasalnya, penggunaan obat ini juga memiliki efek samping. Yaitu berupa anemia, gangguan daya penglihatan, glukosuria, hipoglikemia, sakit kepala, artralgia, peningkatan berat badan dan peningkatan dehidrogenase laktat.

2. Pionix Tab 30 mg

Obat antidiabetes ini juga termasuk obat anti diabetes dan juga digunakan untuk terapi diabetes melitus tipe 2. Apabila Anda ingin memutuskan untuk mengonsumsi obat ini, ada baiknya Anda menggunakan dosis 15 atau 30 mg setiap hari. Namun, bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, Anda bisa mengkonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Jangan lupa untuk mengonsumsinya setelah makan.

Hentikan pemakaian atau Anda bisa memberitahukan ke dokter apabila Anda mengalami efek samping. Misalnya sakit kepala, peningkatan nafsu makan hingga menyebabkan peningkatan berat badan, gangguan daya penglihatan, anemia, hipoestesia; hipoglikemia, disfungsi ereksi.

3. Prabetic Tab 15mg

Obat yang mengandung pioglitazone lainnya adalah Prabetic yang berbentuk tablet. Prabetic juga adalah obat anti diabetes yang digunakan sebagai terapi kombinasi dengan metformin untuk memperbaiki kontrol glikemik bagi Anda yang mengalami kondisi diabetes melitus tipe 2. Obat ini juga dapat dikonsumsi kepada Anda yang sedang menjalani program diet dan olahraga sebagai terapi.

Namun sebelum menggunakan obat ini, ada baiknya Anda mengkonsultasikan dengan dokter. Pada umumnya penggunaan obat ini pada orang dewasa adalah 1 tablet dengan ukuran 15 sampai 30 mg. Bisa juga dosisnya ditingkatkan atau sesuai dengan anjuran dokter. Segera pergi ke dokter apabila dalam penggunaannya Anda mengalami efek samping yang tidak bisa hilang dalam beberapa hari.

4. Deculin Tab 15 mg

Pilihan obat lainnya yang bisa Anda pilih adalah Deculin tablet. Obat ini adalah obat anti diabetes yang termasuk golongan thiazolidinedione. Adapun cara kerja obat ini adalah dengan mengembalikan respon tubuh yang normal terhadap insulin sehingga dapat menurunkan gula darah.

Namun penggunaan obat ini kontraindikasi dengan Anda yang mengalami kondisi medis seperti gagal jantung atau riwayat gagal jantung, gangguan hati sedang sampai berat, kanker kandung kemih atau riwayat kanker kandung kemih, terapi kombinasi dengan insulin.

Pada umumnya penggunaan obat ini adalah 1 tablet per hari dengan dosis awal 15 sampai 30 mg. Namun, dosis ini bisa bertambah sesuai dengan kondisi Anda atau sesuai anjuran dokter yang bisa dikonsumsi sesudah makan. Segera adukan ke dokter apabila Anda mengalami efek samping yang berkepanjangan.

5. Actosmet Tab

Selanjutnya ada obat Actosmet tablet yang digunakan untuk memperbaiki kontrol glikemik pada orang dewasa yang mengalami diabetes melitus tipe 2. Bagi Anda yang telah diterapi dengan tiazolidindion dan metformin, atau dengan kontrol glikemik yang tidak adekuat setelah diberikan terapi tiazolidindion saja atau metformin saja, Anda bisa menggunakan obat ini sebagai pengobatan untuk meredakan penyakit diabetes.

Obat yang mengandung pioglitazone 15 mg ini, dapat dikonsumsi sebanyak 1 tablet dalam 1 atau 2 kali per hari dan maksimal 3 tablet per hari. Namun, dosis ini bisa ditambah atau dikurangi tergantung kondisi Anda atau sesuai anjuran dokter. Segera pergi ke dokter apabila Anda mengalami infeksi saluran napas atas, diare, kombinasi edema/edema perifer, sakit kepala, mialgia, gangguan pada gigi, perburukan pada diabetes dan faringitis.

Demikianlah beberapa rekomendasi obat diabetes yang mengandung pioglitazone. Pada umumnya penggunaan obat yang mengandung bahan ini memiliki dosis antara 15 sampai 30. Namun, dosis bisa berubah sesuai dengan kondisi Anda. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu mengkonsultasikan dengan dokter.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Categories
Obat

Dulcolax, Tablet Obat Pencahar Solusi Susah BAB

Dulcolax

Untuk Anda pernah mendengar dulcolax sebagai obat pelancar BAB. Obat ini sudah sangat terkenal di pasaran apalagi saat ini obat ini memiliki pangsa pasar yang besar. Sebenarnya obat ini memiliki efek yang baik bagi tubuh tapi juga bisa apabila tidak sesuai dalam mengkonsumsinya. Berikut ini merupakan sedikit uraian mengenai obat pencahar tersebut.

Manfaat

Anda pernah mengalami kesulitan dalam buang air besar? Tentu setiap orang pasti pernah memiliki sejarah dalam buang air besar yang sulit. Jadi salah lahir obat pencahar sebagai solusi yang paling mudah dan murah. Disini kita selalu bertanya-tanya obat pencahar itu sebenarnya apa fungsinya?

Tentu saja itu akan membantu anda untuk buang air besar agar lebih lancar. Dengan melakukan stimulasi pada otot digesti membuat anda akan lebih mudah dalam buang air besar. Dalam dunia medis biasanya obat ini digunakan sebelum operasi. Hal itu diperlukan untuk mengosongkan perut pra operasi.

Obat ini akan menstimulasi otot perut dalam waktu 6 sampai 12 jam. biasanya kita akan meminum obat sebelum tidur dan pada pagi hari kita akan melakukan buang air besar. Hal itu memang sudah Biasa dilakukan pada kehidupan sehari-hari. Ada kemungkinan kita untuk kerepotan karena obat ini apabila kita tidak mengetahui bagaimana cara kerjanya.

Kondisi Pemakaian

ketika anda dalam kondisi sehat maka anda tidak direkomendasikan untuk mengkonsumsi obat dulcolax. Namun ketika kondisi Anda susah buang air besar dan panas dalam Anda sangat direkomendasikan untuk mengkonsumsi obat ini sebagai obat pencahar sekaligus membantu panas dalam Anda turun.

Ketika anda panas dalam otomatis otot perut anda berhenti berfungsi sementara. hal itulah yang membuat seseorang ketika panas dalam mengalami susah buang air besar. Maka dari itulah obat ini diperlukan untuk membantu seseorang yang panas dalam dan susah buang air besar juga. Akan tetapi ketika anda diare Anda sangat tidak direkomendasikan untuk minum obat ini.

Kita bisa bayangkan ketika diare kita bolak-balik ke kamar mandi, dan setelah itu kita minum obat pencahar itu akan memperburuk keadaan sehingga kita tidak perlu membayangkannya lagi. Maka dari itulah konsultasi dengan dokter merupakan hal yang krusial dalam pengambilan keputusan mengenai obat.

Ketika kita tidak melakukan konsultasi sebelum mengkonsumsi obat, ada kemungkinan kita akan mengalami kesusahan atau pun kerepotan setelah mengkonsumsi obat tersebut. Maka dari itulah sangat krusial poin konsultasi dengan dokter harus kita lakukan terlebih dahulu sebelum kita memilih ataupun membeli obat di manapun.

Efek samping

Ada beberapa efek samping yang mungkin akan datang bersama obat ini. Tapi itu semua bisa dihindari apabila kita menggunakannya dengan dosis yang tepat. Salah satunya yaitu ketidaknyamanan perut hal ini sangat wajar karena saat itu perut kita sedang dipacu untuk mengeluarkan apa yang ada didalamnya.

Mual muntah hingga iritasi perut juga mungkin terjadi apabila anda mengkonsumsi obat ini secara tidak tepat sasaran. Ada kemungkinan kita akan mengalami diare saat overdosis obat ini. Untuk dosis yang tepat kita memang tidak bisa memperkirakannya hanya dokter yang patut memberikan berapa dosis yang tepat untuk seorang pasien karena tidak ada patokan baku.

Seorang dokter perlu menghitung berapa dosis yang tepat untuk seorang pasien. Itu semua tergantung pada jenis kelamin, berat badan, hingga usia pasien tersebut. Yang tidak lepas dari pertimbangan adalah kondisi pasien tersebut saat akan menerima obat. Selain itu interaksi obat juga sangat diperhatikan oleh para dokter.

Apabila anda berencana untuk mengkonsumsi Dulcolax ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Hal itu untuk menghindari efek samping yang berlebihan ataupun overdosis yang bisa terjadi pada anda.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

Domperidone Obat Apa? Temukan Jawabannya di Sini!

Domperidone Obat Apa

Domperidone obat apa? Pasti pertanyaan itu sering muncul dari para pasien.  Domperidone adalah golongan obat antiemetik yang bermanfaat untuk meredakan rasa mual dan muntah, gangguan di perut, dan rasa tidak nyaman karena kekenyangan. Nah, berikut ini informasi lengkap tentang obat domperidone.

Cara Kerja     

Obat ini bekerja dengan cara mempercepat proses pencernaan makanan didalam lambung. Hal ini membuat rasa mual dapat dihentikan. Namun, dalam penggunaannya domperidone harus dikonsumsi secara tepat karena obat ini berisiko mengganggu detak jantung.

Dosis

Setiap orang pasti mengonsumsi obat dengan dosis yang berbeda-beda sesuai dengan resep dokter. Sebelum Anda mengonsumsi obat domperidone, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter. Berikut dosis obat domperidone.

1. Mual dan Muntah

  • Dewasa diberikan dosis 10 mg, untuk 3 kali sehari, maksimal 30 mg per hari
  • Anak-anak usia kurang dari 12 tahun dan berat badan kurang dari 35 kg diberikan 250 mcg/kg hingga 3 hari sekali, dan dosis maksimal adalah 750

2. Gangguan Motilitas Gastrointestinal

  • Dewasa diberikan dosis 10 mg, untuk 3 kali sehari, dan dosis maksimal adalah 30 mg per hari

3. Mual dan Muntah

  • Dewasa diberikan dosis 30 mg, untuk 2 kali sehari
  • Anak-anak kurang dari 12 tahun dan berat badan lebih dari 15 kg diberikan dosis 750 mcg/ kg untuk dua kali sehari, sedangkan anak-anak usia lebih dari 12 tahun dan berat badan lebih dari 35 kg diberikan dosis yang sama dengan orang dewasa
  • Lansia tidak ada penyesuaian dosis

Efek Samping

Efek samping biasanya terjadi karena Anda mengonsumsi obat yang dianjurkan dengan dosis yang berlebihan. Maka dari itu, sebaiknya sebelum mengonsumsi obat Anda harus benar-benar memperhatikan dosis yang disarankan oleh dokter. Berikut efek samping yang terjadi setelah mengonsumsi obat domperidone.

  1. Mulut kering
  2. Urtikaria
  3. Diare
  4. Nyeri kepala
  5. Mulut kering
  6. Gangguan irama jantung

Obat ini juga bisa menyebabkan efek samping yang lebih parah, seperti :

  1. Disorientasi
  2. Pusing
  3. Pingsan
  4. Kesulitan dalam berbicara
  5. Kehilangan keseimbangan atau kontrol otot
  6. Pembengkakan mulut
  7. Pembengkakan wajah, tangan, dan kaki.

Cara Mengonsumsi Domperidone

Setelah mengetahui domperidone obat apa, tentu saja Anda harus mengetahui bagaimana cara mengonsumsi obat domperidone dengan benar. Anda bisa mengonsumsi domperidone dengan mengikuti anjuran dokter dan Anda juga bisa membaca informasi yang tertera pada kemasan obat domperidone.

Sebaiknya, konsumsi domperidone 30 menit sebelum makan. Atur jarak waktu yang cukup untuk mengonsumsi dosis domperidone selanjutnya. Domperidone adalah obat yang dikonsumsi jangka pendek dan tidak lebih dari 2 minggu. Apabila masih ada keluhan mual dan muntah masih ada setelah mengonsumsi domperidone selama lebih dari seminggu, sebaiknya hentikan penggunaan domperidone dan berkonsultasilah kepada dokter.

Interaksi Obat

Mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan menyebabkan terjadinya interaksi obat. Maka dari itu, Anda harus berkonsultasi kepada dokter dan meminta saran untuk menggunakan obat secara bersamaan. Beberapa interaksi obat domperidone dengan obat lain, seperti :

  1. Menghambat efek hipoprolaktinemia dan bromocriptine
  2. Menghambat efek prokinetik dengan analgesik opioid dan antimuskarinosis
  3. Penggunaan domperidone bersamaan dengan obat inhibitor CYP34A (ketoconazole, eritromisin, atau ritonavir) bisa meningkatkan kadar serum domperidone dan kemudian meningkatkan risiko perpanjangan QT meningkat.

Cara Penyimpanan

Obat domperidone merupakan obat yang paling baik disimpan pada suhu ruangan. Sebaiknya saat menyimpan obat domperidone jauhkan dari cahaya matahari langsung dan tempat yang lembap. Perhatikan informasi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker.

Itulah informasi lengkap tentang domperidone obat apa. Jika Anda harus mengonsumsi obat ini, sebaiknya konsultasikan kepada dokter mengenai dosis dan cara mengonsumsi yang benar. Apabila muncul efek samping yang membahayakan, hentikan penggunaan obat ini.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

Allopurinol Obat Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya

Allopurinol Obat Apa

Allopurinol obat apa? Allopurinal merupakan obat yang dikonsumsi untuk mengobati asam urat. Di mana manfaatnya akan bekerja mencegah peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh. Obat bisa bekerja dengan optimal jika dikonsumsi dengan dosis yang sesuai. Berikut ini penjelasan lengkap allopurinol. 

Cara Minum Obat Allopurinal

Cara minum obat ini dilakukan secara rutin setiap harinya dengan dosis 100 gram ini. Cara minum obat dengan menghabiskan satu gelas air putih setiap kali minum obatnya.  Dalam sehari minimal Anda minum air lebih dari 8 gelas. Ini agar Anda tidak berisiko terkena batu ginjal.

Selama mengonsumsi obat ini Anda sebaiknya memenuhi kebutuhan serat di dalam tubuh agar tidak mengalami masalah pada perutnya. Anda yang bertanya allopurinol obat apatentu juga ingin tahu lebih banyak cara mengonsumsinya. Obat ini bisa dikonsumsi dengan dipotong atau dihancurkan terlebih dahulu, sehingga Anda tidak kesulitan mengonsumsinya.

Jika Anda yang minum obat ini untuk pengobatan asam urat memiliki riwayat batu ginjal disarankan mengurangi protein hewani. Cara minum allopurinol 100 mguntuk orang dewasa yang diminum sekali sehari atau bisa dengan dosis 300 mg sekali sehari. Dosis obat ini dalam satu hari maksimal 800 mg per hari.

Efek Samping Allopurinol

1. Efek pada Sendi

Allopurinol setelah dikonsumsi memberikan efek samping dalam waktu beberapa minggu berupa encok. Bisa juga mengalami nyeri sendi dan  ditandai dengan flu. Nyeri sendi ini akan membuat Anda mengalami kelemahan otot yang parah, sering kesemutan, bahkan sampai mati rasa.

2. Mengganggu Pencernaan

Mengalami gangguan pada bagian pencernaan mulai dari nyeri di bagian perut atas, kehilangan nafsu makan, urine yang menjadi gelap, mual, dan tinja yang berwarna tanah liat. Gangguan pencernaan juga bisa ditandai dengan muntah dan diare.

3. Masalah Kulit

Efek samping yang lain berupa alergi dengan terjadinya gatal-gatal, bibir, lidah, pembengkakan wajah, dan kesulitan bernapas. Efek samping pada kulit juga bisa mengalami ruam dari yang ringan sampai berat.

4. Mempengaruhi Berat Badan

Beberapa kasus allopurinol yang dikonsumsi bisa menyebabkan Anda mengalami penurunan berat badan dan disertai penyakit kuning. Bagian yang akan menguning adalah kulit dan mata.

5. Gangguan Buang Air

Efek samping lainnya yang akan dirasakan mengalami gangguan buang air di mana Anda akan terjadi pendarah saat buang air kecil. Buang air kecil pun menjadi lebih sedikit dari pada biasanya. Bahkan bisa berisiko mengalami perdarahan yang tidak biasa di mulut, vagina, atau dubur.

6. Mengantuk

Efek samping setelah mengonsumsi obat bisa mengalami mengantuk dan sakit kepala. Jadi, sebaiknya Anda tidak mengendarai kendaraan setelah mengonsumsinya dan lebih baik untuk istirahat saja di rumah.

7. Perubahan Fungsi Hati

Sekali pun memiliki manfaat untuk mengatasi asam urat, obat ini bisa membuat Anda berisiko menderita efek samping perubahan dalam hasil tes fungsi hati. Biasanya ini karena konsumsi obat dalam dosis yang tinggi atau berlebihan.

8. Mudah Lelah

Anda akan mengalami kelelahan yang tidak biasa. Selain itu disertai dengan demam dan menggigil. Efek samping yang ringan akan hilang dalam beberapa waktu, sedangkan efek samping yang berat sebaiknya dilakukan konsultasi dengan dokter.

Setelah mendapatkan penjelasan di atas tentunya Anda sudah tidak bertanya lagi allopurinol obat apa? Dosis obat inidisesuaikan dengan kondisi asam uratnya atau. Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Kesehatan Tips

Tips Menjaga agar Takanan Darah Normal Selalu

Takanan Darah Normal

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang juga banyak diderita orang. Masalahnya, masih banyak orang yang menyepelekan gaya hidup sehari-hari, sehingga rentan untuk terkena masalah kesehatan ini. Oleh karena itu, menjaga tekanan darah normal perlu dilakukan agar terhindar dari risiko penyakit berbahaya. Berikut beberapa caranya.

1. Selalu Luangkan Waktu untuk Jogging

Olahraga adalah kunci untuk menjaga tubuh tetap dalam kondisi yang sehat. Segala macam penyakit, termasuk tekanan darah tinggi pun akan teratasi, jika Anda secara rutin berolahraga. Penting sekali untuk selalu menjaga tekanan darah agar tetap normal, karena dengan begitu tubuh akan selalu sehat dan berkerja secara optimal.

Selalu luangkan waktu diakhir pekan untuk jogging beberapa menit, paling tidak lebih dari 20 menit. Olahraga semacam ini sudah cukup untuk menjaga tekanan darah agar tetap normal. Jogging akan membantu sirkulasi darah menjadi lebih lancar, meninkatkan peningkatan oksigen, dan juga menjaga agar tekanan darah tetap normal.

2. Makan Yoghurt

Makanan yang satu ini selain memiliki rasa yang nikmat ternyata juga sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Salah satunya adalah untuk menjaga tekanan darah agar tetap normal. Makanan ini dikenal sebagai makanan untuk diet. Meski begitu, makanan ini cocok sekali dikonsumsi untuk siapapun, tidak hanya untuk orang yang sedang diet saja.

Beberapa penelitian menyebutkan, mengonsumsi secangkir yoghurt dalam sehari saja sudah bisa membantu menurunkan tekanan darah. Jika mengonsumsinya secara rutin maka yoghurt akan membantu menurunkan risiko terkena hipertensi sebanyak 31 persen. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari penyakit tekanan darah tinggi, dan beberapa masalah kesehatan lainnya.

3. Hindari Rokok

Cara menjaga tekanan darah normal selanjutnya adalah dengan menghindari asap rokok. Beberapa penelitian menyebutkan, rokok merupakan salah satu penyebab tekanan darah tinggi dan masalah pada jantung. Alasanya adalah rokok memiliki kandungan beracun yang ada pada asapnya, dan hal tersebut akan merusak pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah.

Sebenarnya, perokok pasif pun juga memiliki risiko berbagai macam masalah kesehatan. Oleh karenanya, mulai sekarang secara perlahan mulai hindari asap rokok. Penting juga untuk selalu mengingatkan anggota keluarga dan kerabat dekat untuk selalu menghindari rokok, demi kesehatan bersama.

4. Kurangi Lembur

Sibuknya pekerjaan terkadang memaksa kita untuk melanjutkannya di malam hari, alias lembur. Hal ini ternyata memiliki dampak buruk terhadap kesehatan. Selalu batasi diri dengan tidak bekerja lebih dari 40 jam per minggu. Jika lebih, maka risiko terkena hipertensi bisa meningkat hingga 14 persen.

Terdapat penelitian yang mengungkapkan bahwa kebiasaan bekerja lembur akan membuat badan menjadi kurang gerak dan tidak menerapkan pola makan sehat. Selain itu, bisa dipastikan Anda akan lebih jarang berolahraga. Hal ini akan meningkatkan hormon stress dalam tubuh, dan akan meningkatkan tekanan darah dengan signifikan.

5. Jaga Berat Badan

Dengan selalu menjaga berat badan, maka bisa dipastikan Anda telah melaksanakan pola hidup yang sehat. Karena, untuk menjaga berat badan seseorang harus selalu rutin olahraga, menjaga pola makan secara teratur dan tidur yang cukup.

Itulah tadi beberapa cara untuk menjaga tekanan darah normal. Selain beberapa cara di atas, Anda juga bisa mengkonsumsi pisang karena memiliki kandungan kalium yang tinggi dan bisa menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh. Jangan lupa untuk selalu minum air dengan cukup setiap hari.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Kesehatan Tips

Telemedik Adalah Layanan Kesehatan? Ini Dia Penjelasannya

Telemedik Adalah

Seiring dengan berkembangnya zaman, perkembangan teknologi juga ikut tumbuh secara masif. Hal ini memberikan kebermanfaatan bagi penggunanya terutama dalam hal komunikasi. Salah satu inovasi dari teknologi adalah hadirnya telemedik. Adapun telemedik adalah teknologi mengenai layanan kesehatan dan informasi yang bisa digunakan dari jarak jauh. Oleh karena itu, simak terus informasi berikut ini.

Pengertian Telemedik                     

Telemedik merupakan salah satu ide perkembangan sektor kesehatan di bidang digitalisasi. Inovasi teknologi ini dapat memberikan informasi dan pelayanan khususnya di bidang kesehatan. Kecanggihan teknologi ini diharapkan mampu memberikan solusi kesehatan yang dapat dilakukan dari jarak jauh, serta memungkinkan pasien untuk berkonsultasi dengan dokter tanpa harus melakukan tatap muka.

Fokus Layanan Telemedik

Hadirnya inovasi di sektor kesehatan ini dapat memberikan kemudahan kepada Anda. Apabila Anda tidak memiliki waktu yang cukup ke fasilitas kesehatan, Anda bisa menggunakan telemedik ini.

Pasalnya telemedik hadir untuk memberikan dukungan pelayanan kesehatan klinis. Baik itu berupa layanan informasi seputar kesehatan, maupun layanan konsultasi yang berdasarkan dignosis. Bisa dikatakan bahwasannya telemedik hadir untuk menjangkau pasien yang tidak berada di lokasi fisik yang sama. Tentu saja hal ini guna untuk meningkatkan kesehatan masyarakat juga.

Kelebihan Telemedik

Telemedik adalah inovasi sektor kesehatan di bidang digitalisasi menyebabkan Anda bisa mengaksesnya dengan mudah. Hanya dengan menggunakan ponsel pintar atau komputer Anda sudah bisa mendapatkan layanan-layanannya. Adapun kelebihan menggunakan telemedik adalah sebagai berikut.

1. Mendapatkan Informasi

Saat Anda mengakses telemedik, Anda akan mendapatkan informasi penting mengenai kesehatan. Mulai dari berbagai macam tips kesehatan sehari-hari, informasi mengenai penyakit-penyakit, hingga informasi mengenai obat-obatan. Anda bisa mendapatkan semua informasi dengan mudah hanya dengan memasukkan kata kunci yang Anda inginkan pada kotak pencarian.

2. Berkonsultasi

Kelebihan lainnya selain Anda mendapatkan informasi mengenai kesehatan, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter pilihan. Apabila Anda memiliki kondisi medis tertentu atau mengalami gejala-gejala yang membutuhkan konsultasi, Anda bisa mencari dokter sesuai dengan gejala atau kondisi. Dengan begitu dokter akan melakukan diagnosis sesuai dengan kondisi, gejala, atau keadaan tubuh yang Anda rasakan.

3. Menebus Obat

Saat Anda telah selesai berkonsultasi dengan dokter dan membutuhkan obat sesuai dengan resep, Anda bisa menggunakan layanan telemedik ini. Selain menggunakan resep, Anda juga bisa menebus obat yang termasuk kategori bebas didapatkan.

Anda tidak perlu lagi repot-repot keluar rumah terutama bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu atau karena hal lain. Anda hanya perlu membuka aplikasi atau website telemedik dan selanjutnya Anda bisa memilih kebutuhan Anda.

Apakah berkonsultasi, membeli obat atau sekadar mencari informasi kesehatan. Semua dilakukan secara online dan cepat, bahkan pembelian obat yang telah Anda pesan bisa diantar langsung ke rumah tanpa perlu antri di apotek.

4. Terhubung dengan Fasilitas Kesehatan

Setelah Anda berkonsultasi terkait dengan kondisi, dokter akan segera menangani keluhan Anda. Pada dasarnya, diagnosis dokter yang Anda peroleh berdasarkan keluhan dan gejala yang Anda rasakan. Apabila dalam diagnosis memerlukan tindakan atau penanganan lanjut, Anda bisa mencari fasilitas kesehatan terdekat atau sesuai dengan arahan dari dokter terkait tempat dokter praktik misalnya. Tentunya hal ini ditujukan untuk mendapatkan keakuratan penegakan dalam diagnosis.

Jadi, telemedik adalah sebuah solusi yang bisa memberikan kemudahan untuk pengguna internet, terutama dalam bidang kesehatan. Apabila Anda memiliki keluhan, kebutuhan terhadap informasi kesehatan, maupun kebutuhan terhadap obat-obatan baik yang sesuai dengan resep ataupun obat bebas, Anda bisa menggunakan sepuasnya mengenai telemedik ini.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.Anda juga bisa mengetahui info kesehatan terpercaya dengan mendaftarkan email anda di Ngovee.

Categories
Penyakit Tips

Penyebab Paru-Paru Basah serta Cara Tepat Menanganinya

Penyebab Paru-Paru Basah

Penyakit paru-paru basah bisa dibilang sebagai penyakit yang tak asing lagi di telinga masyarakat luas. Penyakit ini ditandai dengan kondisi di mana terjadinya peradangan di salah satu bahkan kedua paru-paru, yang kemudian memicu penimbunan cairan di organ pernapasan tersebut. Lalu, apa sebenarnya penyebab paru-paru basah ini? Simak ulasannya di bawah ini.

Penyebab Paru-Paru Basah

1. Infeksi Bakteri

Paru-paru basah atau dikenal juga dengan istilah pneumonia bisa disebabkan oleh infeksi bakteri. Tipe bakteri yang paling umum dikenal sebagai penyebab paru-paru basah adalah pneumokokus pneumonia. Pneumokokus pneumonia ini sendiri terbentuk akibat adanya bakteri streptokokus pneumonia yang normalnya hidup di bagian atas saluran pernapasan.

Infeksi bakteri yang menyebabkan paru-paru basah bisa terjadi setelah seseorang terserang demam atau flu. Umumnya, infeksi bakteri pada paru-paru ini akan menyerang satu bagian atau satu lobus saja yang ada di paru-paru, sehingga dinamakan sebagai pneumonia lobar. Paru-paru basah yang diakibatkan oleh infeksi bakteri ini paling rentan menyerang orang dengan gangguan pernapasan.

2. Infeksi Virus

Selain disebabkan oleh infeksi bakteri, paru-paru basah juga bisa dipicu oleh infeksi virus. Virus influenza akan menginfeksi saluran pernapasan atas, sehingga terjadilah paru-paru basah yang umum di kalangan orang dewasa. Kebanyakan kasus paru-paru basah yang disebabkan oleh infeksi virus tak begitu parah kondisinya dan juga lebih cepat sembuh dibandingkan dengan infeksi bakteri.

Meski umumnya dikenal sebagai kondisi yang tak terlalu parah, paru-paru basah yang disebabkan oleh infeksi virus kadang bisa berakhir sangat fatal. Pasalnya, virus akan menginfeksi seluruh bagian paru-paru, lalu menduplikasikan dirinya sebanyak mungkin, namun secara fisik tak terlihat jaringan paru-paru yang terinfeksi dan dipenuhi cairan.

3. Infeksi Jamur

Penyebab paru-paru basah selanjutnya adalah karena infeksi jamur. Paru-paru basah akibat infeksi jamur ini umum terjadi pada orang yang mengalami gangguan kesehatan kronis dan daya tahan tubuh yang lemah. Jamur yang memicu terjadinya paru-paru basah ini disebut dengan istilah Pneumocystis jirovecii.  

Cara Tepat Menangani Penyakit Paru-Paru Basah

Penanganan dalam bentuk obat yang diberikan pada pasien pengidap paru-paru basah akan didasarkan pada 3 hal. 3 hal tersebut meliputi organisme penyebabnya, ketahanan organisme atas antibiotik tertentu, serta kondisi kesehatan pasien itu sendiri. Umumnya, bagi pengidap paru-paru basah yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur, obat yang diberikan berupa antibiotik. 

Bagi pengidap paru-paru basah yang disebabkan oleh infeksi virus, tak akan efektif penanganannya dengan antibiotik. Dokter umumnya akan meresepkan obat antivirus, yang terutama sekali akan optimal efeknya jika digunakan di awal terjadinya infeksi virus pada paru-paru.

Cegah Paru-Paru Basah Sebelum Terjadi

Dibandingkan dengan mengobati, tentu akan lebih baik jika Anda melakukan pencegahan atas infeksi yang menyebabkan paru-paru basah. Langkah pencegahan pertama adalah dengan melakukan vaksinasi, baik untuk dewasa maupun anak-anak. Kedua, biasakan diri untuk menjalankan gaya hidup sehat dan higienis.

Ketiga, jangan merokok atau hentikan kebiasaan merokok mulai dari sekarang. Merokok dapat menyebabkan sistem pertahanan alami paru-paru atas terjadinya infeksi menjadi rusak. Terakhir, jaga selalu daya tahan tubuh agar tidak drop. Tidurlah yang cukup, berolahraga rutin, serta konsumsi makanan dan minuman yang bergizi.

Itulah tadi penjelasan mengenai penyebab paru-paru basah, beserta dengan cara penanganan dan pencegahannya. Usahakan untuk memvaksinasi diri sedini mungkin, agar bisa terlindungi dari infeksi bakteri, jamur, serta virus yang menyebabkan paru-paru basah. Ingat selalu untuk membudayakan gaya hidup sehat, agar tubuh selalu sehat dan terhindar dari risiko infeksi.

Kami dapat membantu anda memenuhi kebutuhan dan beli obat untuk penyakit kronis. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang.

Categories
Penyakit

5 Penyebab Perut Sebelah Kiri Sakit yang Harus Diwaspadai

Perut Sebelah Kiri Sakit

Perut sebelah kiri terdapat berbagai macam organ. Apabila Anda mengalami kesakitan pada perut sebelah kiri, Anda harus waspada. Jika Anda mengalami perut sebelah kiri sakit, Anda harus mengetahui tepatnya Anda merasa sakit pada bagian sebelah mana. Hal ini dikarenakan perut sebelah kiri dibedakan menjadi perut kiri bagian atas maupun perut kiri bagian bawah. Simak informasi berikut ini mengenai penyebab perut kiri sakit.

1. Penyakit Ginjal

Apabila Anda sering merasakan perut sakit, Anda harus waspada bila itu adalah penyakit ginjal. Penyakit ginjal itu bisa berupa infeksi ginjal maupun batu ginjal. Adapun infeksi ginjal dapat diketahui dari berbagai macam gejala. Misalnya ada darah atau nanah dalam urine, bau urine yang tidak seperti biasanya, sakit pinggang atau nyeri punggung bawah, demam, menggigil, lemas, tidak nafsu makan, mual dan muntah yang disertai dengan diare.

Selain infeksi ginjal, perut kiri sakit juga bisa mengindikasi adanya batu ginjal. Penyakit batu ginjal biasanya ditandai dengan beberapa gejala seperti sering buang air kecil, mengalami nyeri atau sakit pada saat membuang air kecil, sensasi panas saat kencing, jumlah urine yang keluar sedikit, bahkan urine tidak keluar sama sekali saat Anda kencing. Apabila Anda mengalami gejala semua ini, segera konsultasikan dengan dokter terkait kondisi tubuh Anda.

2. Gastritis 

Gastritis merupakan nama lain dari penyakit radang yang menyerang dinding lambung. Hal ini dikarenakan lendir atau mukus yang melapisi lapisan lambung mengalami iritasi, peradangan, atau pengikisan hingga menimbulkan rasa sakit pada lapisan lambung. Kondisi seperti ini umumnya disebabkan oleh berbagai macam faktor.

Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, maka bakteri yang berpengaruh biasanya adalah Helicobacter Pylori, yaitu bakteri yang menghasilkan lendir di lapisan lambung. Selain itu bisa disebabkan pertambahan usia, terlalu sering mengonsumsi alkohol, terlalu sering mengonsumsi obat pereda nyeri bahkan autoimun.

Adapun gejalanya adalah nyeri yang terasa panas dan perih di perut bagian ulu hati. Selain itu Anda juga bisa merasakan perut kembung, sering mengalami cegukan, mual muntah, hilang nafsu makan, cepat merasa kenyang saat makan, buang air besar dengan tinja berwarna hitam bahkan bisa muntah darah.

3. Ovulasi

Salah satu penyebab perut sebelah kiri sakit yang lainnya adalah terjadinya ovulasi. Kondisi yang sering dialami oleh wanita ini menimbulkan gejala rasa sakit atau kram pada bagian tersebut. Kondisi yang juga disebut sebagai masa subur ini kerap kali juga menimbulkan gejala lain seperti rasa mual, pegal-peegal, hingga keputihan.

4. Radang Usus Besar

Perut sakit juga bisa disebabkan adanya penyakit radang usus besar. Penyakit ini bisa disebabkan adanya luka atau iritasi pada saluran pencernaan hingga menyebabkan radang. Adapun gejala umum yang dapat timbul nyeri perut atau kram perut, perut terasa kembung, diare, selera makan berkurang, kelelahan, berat badan yang menurun, hingga feses yang keluar berdarah atau berlendir.

Biasanya rasa sakit atau nyeri ini perlahan akan menghilang. Namun, apabila Anda mengalami gejala lain yang tidak hilang dalam beberapa hari, ada baiknya Anda konsultasi dengan dokter.

5. Radang Pankreas

Penyebab lain perut sering terasa sakit bisa menandakan Anda mengalami radang pankreas. Radang pankreas merupakan radang yang terjadi pada organ pankreas. Biasanya peradangan ini terjadi secara tiba-tiba.

Pada umumnya penyakit ini dapat menimbulkan rasa sakit ketika berbaring, makan, dan minum. Adapun gejala lainnya adalah diare, demam, perut sakit saat disentuh, hingga mual dan muntah bahkan jantung berdetak lebih cepat dari keadaan normal.

Demikianlah beberapa informasi mengenai penyebab perut sebelah kiri sakit yang harus Anda waspadai. Anda bisa melakukan pemeriksaan dini terhadap tubuh dengan melihat gejala-gejala yang ditimbulkan. Apabila gejala-gejala tersebut mengarah pada suatu penyakit tertentu segera konsultasikan dengan dokter.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store