Categories
Obat

6 Jenis Obat Sariawan Berdasarkan Bentuknya

obat sariawan

Sariawan adalah keadaan dimana rongga mulut mengalami iritasi atau meradang. Meskipun sakit ini dapat sembuh dengan sendirinya, namun rasa sakitnya dapat mengganggu aktivitas Anda terutama ketika makan. Sariawan dapat dipicu karena kurang vitamin, luka di rongga mulut, hingga faktor stress. Berikut beberapa jenis obat sariawan berdasarkan bentuknya.

 1. Obat Kumur

Jika Anda memeriksakan ke dokter, maka dokter akan menganjurkan untuk memakai obat kumur. Obat kumur tersebut harus memiliki kandungan steroid dexamethasone. Penggunaannya sangat efisien untuk jenis sariawan yang kemunculannya berada di beberapa tempat secara sekaligus. Obat kumur ampuh mengurangi peradangan.

Obat ini juga efektif untuk mengurangi rasa sakit penderitanya. Di dalam sebuah obat kumur terdapat zat antiseptik zat tersebut selain dapat mempercepat penyembuhan luka dari sariawan, juga dapat berfungsi sebagai pembunuh bakteri. Jangan memilih obat kumur yang memiliki kandungan alkohol, karena dapat menambah peradangan.

2. Obat Oles

Beberapa obat lainnya adalah obat oles dengan berbagai tekstur. Dari macamnya diantaranya berbentuk gel, krim maupun berbentuk cairan. Anda dapat mendapatkannya di apotek maupun toko obat. Jenis obat ini dijual bebas, dapat dibeli sendiri maupun melalui resep dokter. Beberapa produk harganya juga terjangkau.

Obat oles untuk sariawan mayoritas memiliki kandungan policresulen. Senyawa ini ampuh dalam membunuh bakteri. Selain dapat mencegah infeksi yang berlanjut, obat oles juga dapat mengobati kutil dan mempercepat regenerasi pada luka kulit. Obat jenis ini disarankan jangan sampai tertelan atau terminum langsung.

3. Obat Minum

Obat ini biasanya diberikan dokter apabila obat yang Anda pakai sebelumnya tidak manjur. Beberapa jenis dari obat ini bukan hanya untuk mengobati sariawan namun diantaranya juga asam urat dan luka luar. Obat ini merupakan alternatif terakhir, Anda bisa mendapatkannya dengan konsultasi ke dokter atau rumah sakit.

4. Suplemen Nutrisi

Salah satu penyebab Anda bisa menderita sariawan adalah tubuh yang kekurangan zat vitamin. Di antaranya adalah vitamin B-6 dan B-12. Anda dapat mengantisipasi dan mengobatinya dengan meminum suplemen khusus. Apabila sariawan Anda bukan berasal dari kekurangan nutrisi, Anda dapat memakai obat sariawan jenis lain.

Asam askorbat atau vitamin C juga sangat berperan dalam pembentukan kolagen. Jika kolagen dalam tubuh kurang, akan mempengaruhi kesehatan gusi. Kesehatan yang terganggu diantaranya adalah sariawan atau radang gusi. Meminum vitamin C yang berbentuk tablet maupun kapsul juga dapat mengobati masalah tersebut.

5. Obat Pembasmi Kuman

Sariawan juga dapat berasal dari infeksi kuman atau karena luka. Beberapa dokter merekomendasikan cara khusus dalam penanganannya. Cara yang paling umum yaitu dengan debacterol dan dengan perak nitrat. Obat pembasmi kuman sariawan diberikan oleh dokter untuk mempercepat penyembuhan luka pada sariawan.

Debacterol memang dirancang untuk mengobati sariawan dan gusi. Zat kimia cauterizing dapat menyembuhkan sariawan sekitar satu minggu. Untuk perak nitrat, belum terbukti dalam mempercepat penyembuhan. Namun dapat membantu mengurangi rasa sakit karena sariawan.

6. Obat Alami

Minuman dari bahan alami juga mampu mengobati sariawan. Bahan herbal tersebut diantaranya madu dan teh chamomile. Teh chamomile memiliki fungsi sebagai anti inflamasi yang berguna menyembuhkan sariawan di tenggorokan dan permukaan mulut. Madu berkhasiat sebagai antiseptic dan dapat dicampurkan ke dalam teh.

Berikut tadi adalah 6 jenis obat sariawan berdasarkan bentuknya. Sariawan juga bisa muncul karena benda asing yang tergigit. Faktor iritasi dan memakai sikat gigi yang terlalu keras juga dapat menjadi penyebab dari adanya sariawan. Jaga kebersihan gigi agar terhindar dari bakteri dan kuman.

Untuk tebus resep obat, Anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, Anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Penyakit

Gejala Ambeien dan Cara Terbaik untuk Mengobatinya

gejala ambien

Ambeien merupakan sebuah penyakit karena terjadinya pembengkakan dan peradangan di bagian rektum dan anus, sehingga membuat Anda tidak nyaman. Jangan mengabaikan penyakit ambeien untuk itu Anda perlu mengetahui gejala ambeien dan cara terbaik untuk mengobatinya. 

Gejala Penyakit Ambeien

1. Pendarahan

Anda bisa mengalami gejala berupa pendarahan saat melakukan buang air besar. Pendarahan yang terjadi ini tidak disertai rasa nyeri hanya saja warnanya berwarna merah terang. Pendarahan terjadi terus menerus setiap kali buang air besar. 

2. Timbul Benjolan

Gejala yang juga akan dialami adalah timbulnya benjolan yang tergantung di luar anus. Adanya benjolan ini akan terasa nyeri, apalagi saat tersentuh. Benjolan ini akan keluar saat buang air besar dan bisa masuk kembali ke dalam anus. 

3. Kotoran Keluar

Gejala yang bisa saja terjadi saat mengalami ambeien ini adalah kotoran bisa tiba-tiba keluar dari anus. Padahal Anda tidak sedang buang air besar. Keluarnya tidak banyak, Anda bisa mengetahuinya karena menempel di celana dalam. 

4. Masalah Kulit

Adapun gejala lainnya yang bisa terjadi saat ambeien adalah Anda mengalami gatal-gatal, iritasi, bengkak, kemerahan, dan sakit di kulit sekitar anus. Masalah kulit ini membuat Anda merasa sangat tidak nyaman selama ambeien. 

Pengobatan Ambeien

1. Pengikatan

Saat Anda mengetahui adanya gejala ambeien maka bisa memilih pengobatan dengan pengikatan. Di mana proses pengikatannya dilakukan dengan mengikat bagian bawah hemoroid dengan kuat. Pengobatan pengikatan ini dilakukan agar aliran darah terputus.

2. Operasi

Anda juga aman melakukan pengobatan ambeien dengan operasi yang banyak menjadi pilihan. Di mana operasi dilakukan untuk mengangkat atau menyusutkan hemoroid yang besar. Operasi ii dapat dilakukan setelah Anda konsultasi dengan dokter. 

3. Gaya Hidup Sehat

Pengobatan ambeien bisa dilakukan dengan memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat. Tindakan pengobatan ini bisa dilakukan jika gejala penyakitnya masih ringan dan belum berakibat buruk. Di mana mengubah gaya hidup sehat bisa menjadi solusi untuk mengurangi rasa nyeri di bagian pembuluh darah anusnya. 

Dimulai dengan mengonsumsi banyak air putih, setelah itu menambah asupan serat saat makan agar tidak mengalami masalah pencernaan seperti sembelit. Anda juga tidak boleh menunda buang air besar, usahakan buang air besar dilakukan dengan rutin. 

4. Pengobatan Alami

Pengobatan yang aman untuk ambeien juga bisa dilakukan dengan pengobatan alami. Anda bisa memilih beberapa pengobatan alami yaitu ada lidah buaya yang fungsinya membantu mengurangi peradangan dan meringankan rasa perih. Lidah buaya juga membantu menghilangkan gatal di anus dan mencegah terjadinya luka di anus. 

Caranya dengan menggunakan krim atau gel dari lidah buaya. Pemberian bisa dilakukan dengan mudah ke bagian kulitnya sebanyak 2-3 kali sehari. Anda juga bisa mencoba pengobatan alami dengan berendam air hangat untuk meredakan ambeien. Mandilah dengan air hangat selama 20 menit. Setelah mandi keringkan bagian di sekitar anus dengan handuk bersih. 

Kompres es batu juga bisa menjadi solusi pengobatan alami penyakit ambeien. Lakukan kompres selama 15 menit dengan menggunakan handuk atau kain yang dibalut es. Kompres es juga menjadi solusi setelah ambeien Anda dioperasi agar tidak kembali lagi. 

Anda yang sudah mengetahui apa saja gejala ambeien harus segera mengambil tindakan jika mengalaminya. Jangan dibiarkan terlalu lama tanpa melakukan usaha pengobatan apapun karena bisa semakin parah dan akhirnya membuat risiko buruk pada kesehatan. Jaga kesehatan dengan melakukan olahraga agar tidak mengalami masalah pencernaan yang berujung ambeien. 

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

Manfaat Cataflam dalam Meredakan Berbagai Gejala Penyakit

manfaat cataflam

Secara umum cataflam sering digunakan untuk membantu meredakan berbagai rasa nyeri atau sakit. Rasa sakit tersebut bisa berupa peradangan dan juga pembengkakan mulai dari kondisi nyeri ringan sampai nyeri sedang. Cataflam bisa digunakan oleh pria maupun wanita, untuk mengobati berbagai kondisi kesehatan. Untuk lebih lengkapnya berikut ini beberapa manfaat cataflam.

1. Osteoarthritis

Salah satu kegunaan cataflam adalah untuk meredakan rasa nyeri yang diakibatkan oleh gejala arthritis. Osteoarthritis atau pengapuran sendi merupakan radang sendi yang paling sering terjadi. Peradangan sendi bisa disebabkan oleh rusaknya tulang rawan, bantalan halus yang melindungi ujung tulang. 

Kondisi tersebut bisa menimbulkan rasa nyeri pada persendian dan juga menyebabkan persendian menjadi kaku. Secara umum, osteoarthritis bisa menyerang bagian sendi manapun dalam tubuh. Akan tetapi lebih sering terjadi pada bagian tangan, jari tangan, pinggul, lutut dan juga tulang punggung. Osteoarthritis akan berkembang secara perlahan dan memburuk seiring waktu.

2. Nyeri Punggung

Sakit atau nyeri punggung merupakan gejala penyakit yang sering dirasakan pada bagian dekat tulang punggung. Umumnya, setiap orang dewasa pasti pernah mengalami sakit punggung pada kondisi tertentu selama mereka hidup. Sakit punggung, umumnya bisa sembuh dengan sendiri dalam waktu 1 hingga 8 minggu dengan obat cataflam dan gaya hidup yang sehat.

3. Rheumatoid Arthritis

Manfaat cataflam lainnya adalah untuk meredakan gejala Rheumatoid Arthritis (RA). RA atau yang lebih dikenal dengan rematik merupakan peradangan pada bagian persendian yang bisa disebabkan oleh adanya gangguan sistem kekebalan tubuh atau autoimun yang menyerang jaringan tubuh dengan sendirinya. 

Berbeda dengan Osteoarthritis, kondisi penyakit RA berpengaruh terhadap lapisan sendiri (sinovium). Kondisi tersebut bisa menyebabkan rasa nyeri yang kronis, bengkak dan kaku pada bagian persendian. Lebih parahnya lagi dapat menimbulkan korosi pada tulang dan menyebabkan kelainan bentuk persendian. 

4. Dismenore

Dismenore atau istilah umumnya rasa nyeri saat haid merupakan rasa nyeri yang menyerang pada perut bagian bawah yang umumnya muncul pada saat haid, baik sebelumnya atau saat haid. Dismenore umumnya akan mulai terasa 1 sampai 2 minggu sebelum siklus haid terjadi. Rasa nyeri dismenore didominasi kram berdenyut pada perut yang menyebar ke paha hingga punggung.

Intensitas rasa nyeri akibat dismenore bervariasi untuk setiap wanita dan lama waktunya juga berbeda-beda. Dismenore bisa terasa ringan dan bertahan sangat lama, bisa juga terasa sangat kuat dan bertahan hanya sebentar. Anda bisa meredakan rasa nyeri haid dengan mengkonsumsi cataflam 3 kali sehari dengan dosis 50 mg, atau sesuai anjuran tenaga medis.

5. Asam Urat

Asam urat atau gout merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang sendi. Asam urat bisa disebabkan kadar asam urat yang lebih tinggi dalam darah. Dalam kondisi yang normal, asam akan larut pada darah lalu keluar melalui cairan urine. Akan tetapi, pada kondisi tertentu tubuh bisa menghasilkan asam urat berlebih sehingga, kadar asam urat akan menumpuk pada tubuh.

Penumpukan asam urat berlebih akan membentuk kristal pada bagian persendian. Sehingga bisa menyebabkan rasa nyeri dan pembengkakan pada bagian persendian khususnya pada anggota gerak. Selain itu, asam urat juga bisa mengganggu fungsi saluran kemih dan ginjal. Dengan menggunakan cataflam, Anda bisa meredakan rasa nyeri dan sakit akibat asam urat. 

Manfaat cataflam selain untuk terapi dalam pengobatan alternatif, juga bisa dikonsumsi ketika timbul salah satu gejala penyakit diatas dan dikonsumsi 1 atau 2 tablet setiap hari hingga gejala sakit menghilang. Perlu diketahui kalau obat akan bekerja dengan optimal saat gejala nyeri muncul. Namun, jika sudah telat, akan lebih baik untuk periksa ke dokter. 

Untuk tebus resep obat, Anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, Anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

Mengenal Manfaat Ibuprofen dan Efek Samping Penggunaannya

manfaat ibuprofen

Ibuprofen merupakan salah satu obat generik yang dijual dengan bebas. Walaupun dijual bebas, namun penggunaannya tetap harus sesuai dengan anjuran dokter. Obat satu ini sering dijadikan andalan dalam meredakan rasa nyeri, serta mengobati sakit ringan seperti demam, flu, dan pilek. Berikut adalah ulasan mengenai manfaat ibuprofen beserta dengan efek samping yang mungkin ditimbulkannya.  

Manfaat Pengonsumsian Ibuprofen

Ibuprofen merupakan obat yang bekerja dengan cara mengurangi hormon yang menyebabkan peradangan dan rasa nyeri di tubuh. Obat ini aman dikonsumsi oleh orang dewasa, serta anak-anak yang sudah berumur di atas 6 tahun. Ibuprofen banyak dikemas dalam bentuk tablet, sehingga untuk pengonsumsiannya pun dilakukan secara oral.  

Mengenai manfaatnya sendiri, ibuprofen merupakan salah satu jenis painkiller atau pereda rasa sakit. Anda yang menderita demam, nyeri atau peradangan di bagian tubuh tertentu, direkomendasikan untuk mengonsumsi ibuprofen. Ibuprofen juga bisa Anda andalkan saat diserang sakit kepala, sakit gigi, nyeri punggung, keram saat menstruasi, serta cedera kecil lainnya. 

Penderita penyakit arthritis atau radang sendi, juga bisa memanfaatkan ibuprofen untuk meredakan nyeri pada persendian yang dirasakannya. Tentu saja, dosis ibuprofen yang dikonsumsi untuk mengatasi penyakit ini berbeda dengan dosis yang dikonsumsi untuk mengatasi penyakit biasa seperti demam atau pilek. 

Efek Samping yang Ditimbulkan oleh Ibuprofen

Selain mengetahui tentang manfaat ibuprofen, Anda pun sebaiknya tahu efek samping yang mungkin ditimbulkan oleh obat ini. Ibuprofen bisa memicu efek samping yang terbilang ringan, hingga berat. Jika efek sampingnya tak kunjung hilang tentu baiknya Anda langsung berkonsultasi dengan dokter. 

Secara garis besar, efek samping yang ditimbulkan oleh ibuprofen seperti nyeri perut, nyeri dada, mual, muntah, diare, dan juga mengalami konstipasi. Efek samping yang disebutkan tersebut terbilang ringan, serta bisa sembuh dengan sendirinya. Anda bisa coba hindari efek samping yang ringan ini dengan mengonsumsi ibuprofen bersamaan dengan susu atau makanan lain.  

Selain efek samping yang umum tersebut, ada juga efek samping yang timbul karena seseorang alergi atas ibuprofen. Tanda seseorang alergi atas ibuprofen seperti munculnya ruam kemerahan, bersin, hidung tersumbat, susah bernapas, serta terjadi pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan. Jika gejala ini muncul, segera kunjungi dokter untuk mengatasinya. 

Selain itu, ibuprofen juga berisiko memicu serangan jantung dan strok. Walaupun efek samping yang berat ini sangat langka terjadi, namun kemungkinannya tetap ada terutama jika seseorang mengonsumsi ibuprofen terlalu banyak. Risiko munculnya efek samping ini akan semakin meningkat, jika seseorang yang mengonsumsi ibuprofen mengidap gangguan pembekuan darah.

Dosis Tepat Pengonsumsian Ibuprofen

Walau dijual secara bebas, namun Anda tetap harus mengonsumsi ibuprofen sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Jika ibuprofen dikosumsi untuk meredakan demam, nyeri ataupun keram menstruasi, maka konsumsilah ibuprofen sebanyak 200 hingga 400 miligram setiap 4 hingga 6 jam sekali. 

Bagi seseorang yang menderita osteoartritis, direkomendasikan untuk mengonsumsi ibuprofen sebanyak 400 hingga 800 miligram setiap 6 hingga 8 jam sekali. Dosis bisa ditingkatkan hingga maksimal 3200 miligram sehari. Dosis yang sama juga berlaku untuk seseorang yang mengidap rheumatoid arthritis. 

Itulah tadi ulasan singkat mengenai manfaat ibuprofen dan juga efek samping yang mungkin ditimbulkannya. Ibuprofen bisa Anda andalkan misalnya saat sakit kepala atau pun sakit gigi. Walau bisa dibeli dengan bebas, namun Anda tetap harus perhatikan dosis dan cara tepat pengonsumsiannya, agar manfaat ibuprofen tersebut bisa optimal Anda peroleh. 

Untuk tebus resep obat, Anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, Anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.