Categories
Kesehatan Penyakit

Waspadai Gejala-gejala Tipes Ini Sebelum Terlambat

Tipes atau demam tifoid merupakan salah satu penyakit yang cukup sering dialami oleh masyarakat Indonesia. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Penyebab tipes adalah bakteri Salmonella typhi.

Perlu Anda ketahui, bakteri ini biasanya berada di dalam air yang terkontaminasi oleh feses dan bisa pula menempel pada makanan atau minuman yang dikonsumsi. Ketika Anda sering jajan sembarangan dikala sistem kekebalan tubuh sedang menurun, saat itulah Anda terancam terkena gejala tipes. Apalagi bagi anak-anak yang memang suka jajan sembarangan, padahal daya tahan tubuhnya masih belum sekuat orang dewasa. Tak heran, anak lebih rentan terserang demam tifoid ini.

baca juga: Cara Mengatasi Asam Urat

Tidak hanya menempel dimakanan atau minuman, bakteri Salmonella typhi ini juga disebabkan melalui kontak langsung dengan penderita tipes. Misalnya saja, Anda mengonsumsi makanan yang dimasak oleh penderita tipes. Kemudian, bakteri tersebut akan masuk kedalam aliran darah dan diangkut oleh sel darah putih menuju organ-organ vital seperti hati, limpa, dan sumsum tulang. Setelah itu, bakteri akan berkembang biak dan kembali ke aliran darah. Saat bakteri menyerang darah inilah, Anda akan mulai mengalami gejala tipes. Masalahnya, banyak orang tak menyadari gejala tipes dan mengabaikannya. Akibatnya, timbul risiko yang lebih parah. Nah, apa sajakah gejala demam tifoid atau tipes ini? Yuk kita cari tahu bersama!

Demam 

Sebelum terserang tipes, biasanya penderita akan mengalami beberapa gejala terlebih dulu. Salah satu gejala yang muncul adalah demam. Demam yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella thypii ini merupakan hasil dari proses peradangan dalam tubuh yang dipicu oleh kerja sistem imun karena melawan infeksi dari bakteri Salmonella thypii. Demam ini akan meningkat secara bertahap setiap harinya dan bisa mencapai 35 hingga 40 derajat Celcius.

Mudah Berkeringat

Hal ini berkaitan dengan gejala pertama yaitu demam. Ketika tubuh mengalami demam yang sangat tinggi, maka suhu tubuh akan meningkat dan Anda akan merasa panas. Penderita pun akan mudah berkeringat meskipun tidak bergerak secara aktif. 

Secara ilmiah, ketika suhu tubuh panas atau diatas normal, maka otak akan memerintahkan kelenjar keringat untuk mengeluarkan cairan melalui pori-pori kulit. Tujuannya dari pengeluaran keringat ini supaya suhu tubuh kembali normal.

Tubuh Mudah Lemas

Ketika seseorang terserang gejala tipes, maka tubuhnya akan merasa sering lemas dan tidak berenergi. Mungkin, beberapa orang sempat mengabaikan gejala ini karena dianggap efek kelelahan atau kurang istirahat. Padahal, hal ini terjadi karena penderita terus menerus diare. Akibatnya, tubuh akan kehilangan banyak cadangan cairan dan elektrolit karena dibuang melalui feses dan keringat. Disisi lain, fungsi cairan tubuh ini sangat penting untuk membantu otot supaya dapat bekerja dan berkontraksi dengan baik.

Gangguan Pencernaan

Pada dasarnya, penyakit tipes ini menyerang sistem pencernaan, terutama usus. Gangguan pencernaan ini merupakan gejala yang umum terjadi, entah berupa diare atau sembelit. Hal ini dapat terjadi karena usus yang terinfeksi tidak akan bekerja dengan baik, sehingga proses penyerapan air akan ikut terganggu. Tak heran, penderita akan sering merasa sakit perut karena bakteri Salmonella thypii ini. Parahnya, rasa sakit ini akan terus berlangsung selama infeksi masih menyerang.

Oleh karena itu, Anda wajib menjalankan pola hidup sehat supaya terhindari dari gejala tipes. Misalnya, mengonsumsi makanan atau minuman yang higienis, rajin mencuci tangan, dan menjaga kebersihan toilet. Kunjungi juga apotik online untuk mendapatkan obat yang tepat.

Categories
Kesehatan Penyakit

Asam Urat: Penyebab Hingga Obatnya

Gangguan asam urat adalah salah satu gangguan yang paling sering dialami oleh mereka yang berusia di atas 40 tahun. Penyakit ini memang bisa dikatakan merupakan hasil yang dipetik oleh penderitanya akibat gaya hidup yang kurang sehat sewaktu muda. Untuk penyakit asam urat yang parah, dokter mungkin akan memberikan obat medis untuk meredakan gejala penyakitnya. Namun untuk kondisi tertentu, asam urat juga bisa diturunkan menggunakan obat-obatan alami. 

Penyakit Asam Urat Tinggi

Asam urat sendiri sebenarnya merupakan zat yang secara alami ada pada tubuh dalam jumlah tertentu. Namun, ketika asam urat justru menumpuk dalam jumlah berlebih di tubuh, maka pada saat itulah seseorang akan merasakan gejala sakit yang disebut gejala asam urat. Gangguan asam urat akan menyerang persendian di tubuh hingga menyebabkan penderitanya kesulitan beraktivitas. 

baca: Tips agar Asam Urat Tidak Mudah Kambuh

Sendi yang dapat diserang oleh penyakit asam urat sebenarnya beragam. Namun, kebanyakan penderita mengalami masalah pada persendian di jari tangan dan ujung jari kaki. Gangguan asam urat tinggi menyebabkan terbentuknya kristal dalam jumlah besar pada tumbuh dan menumpuk pada area tubuh tertentu. 

Faktor Penyebab Asam Urat Tinggi

Gangguan asam urat dapat muncul ketika purin yang dikonsumsi dalam tubuh kemudian menumpuk dan membentuk kristal. Akibatnya, bagian tubuh tertentu mengalami pembengkakan dan terasa sakit. 

1. Konsumsi Makanan Zat Purin Tinggi

Kebiasaan mengkonsumsi makanan mengandung zat purin tinggi menjadi salah satu faktor terbesar penyebab asam urat. Makanan ini meliputi jeroan hewan, daging merah dan makanan laut.

2. Konsumsi Alkohol

Kebiasaan mengkonsumsi alkohol meningkatkan risiko asam urat. Selain itu kurangi pula konsumsi minuman kaya gula.

Obat Alami untuk Gangguan Asam Urat 

 Untuk menurunkan kadar asam urat berlebih di dalam tubuh bisa dilakukan dengan mengkonsumsi sejumlah obat-obatan alami. Kelebihan mengkonsumsi obat-obatan alami adalah efek sampingnya yang rendah bahkan beberapa tidak memiliki efek samping sama sekali. 

1. Kopi

Kopi merupakan minuman yang mengandung polifenol, mineral hingga kafein. Manfaat kandungan senyawa dalam kopi dapat menaikkan tingkat metabolisme purin untuk diubah menjadi asam urat. Selain meningkatkan metabolisme purin, kopi juga dapat meningkatkan proses pembuangan asam urat lewat urine. Namun, untuk mereka yang memiliki masalah sakit lambung sebaiknya mengurangi kopi.

2. Makanan Tinggi Vitamin C

Penderita asam urat tinggi disarankan untuk mengkonsumsi buah dan sayur yang kaya kandungan vitamin C alami. Vitamin C memiliki manfaat dalam menurunkan jumlah asam urat yang tinggi dalam tubuh. Buah yang bisa dikonsumsi penderita asam urat seperti semangka, kiwi, jambu, nanas dan juga jeruk. Sementara sayur yang disarankan adalah kentang, kembang kol, bayam, tomat, serta brokoli.

3. Kunyit

Di dalam kunyit terdapat kandungan curcumin yang bermanfaat sebagai antiradang. Untuk memanfaatkan kunyit sebagai obat alami asam urat adalah dengan merebus kunyit dan mengkonsumsinya rutin.

4. Jahe

Tanaman rimpang di Indonesia ini memiliki manfaat sebagai obat alami untuk penderita asam urat tinggi. Di dalam jahe terdapat kemampuan antiradang sehingga bisa menurunkan rasa nyeri pada penderita asam urat.  Untuk memanfaatkan jahe sebagai obat alami asam urat dapat dilakukan dengan cara mencampur air hangat dengan satu sendok makan jahe yang sudah diparut. 

Selanjutnya gunakan ramuan ini dengan cara merendam kain ke dalam air kemudian digunakan untuk mengompres bagian yang bengkak. Anda juga bisa memanfaatkan teh jahe untuk dikonsumsi. 

Sementara untuk pengobatan medis, Anda harus pergi ke dokter terlebih dulu. Dokter biasanya akan meresepkan obat allupurinol untuk menurunkan kadar asam urat. Dosis allupurinol akan disesuaikan dengan kadar asam urat. 

Categories
Kesehatan Tips

Vertigo: Penyebab Hingga Cara Pengobatannya

Vertigo adalah salah satu masalah yang sering dialami oleh mereka yang berusia dewasa. Gangguan ini terjadi pada area kepala yang bisa membuat penderitanya merasa pusing hingga berputar-putar. Bahkan pada kejadian yang lebih parah, vertigo bisa menyebabkan penderitanya kehilangan keseimbangan dan kesadaran. 

Gejala Gangguan Vertigo

Gejala utama dari vertigo adalah gangguan pada area kepala yang membuat penderitanya merasa pusing hingga seolah berputar. Pada kasus yang lebih parah, vertigo akan disertai oleh gejala lainnya seperti berikut ini:

1. Sulit untuk menyampaikan kata-kata atau berbicara

2. Kesadaran menurun hingga menyebabkan penderita tidak dapat berdiri tegak atau bahkan hilang kesadaran total. Vertigo juga bisa menyebabkan penderitanya kehilangan kemampuan pendengaran

3. Pelemahan pada anggota tubuh. Tubuh akan mengeluarkan keringat berlebih.

4. Tidak mampu melihat sekeliling dengan jelas karena penglihatan seolah berbayang

5. Penderita merasa mual bahkan hingga muntah karena faktor penglihatan yang seolah berputar di sekitarnya. Pada kasus tertentu penderita mungkin akan merasakan demam.

baca juga: Cara Mengatasi Asam Urat

Penyebab Gangguan Vertigo

Gangguan vertigo dapat muncul karena adanya masalah keseimbangan pada telinga bagian dalam maupun gangguan yang terjadi pada sistem saraf pusat. Kondisi ketidakseimbangan dan juga gangguan pada sistem saraf pusat dapat muncul karena beberapa penyebab berikut ini:

1. Cholesteatoma

Kulit yang merupakan non – kanker ini tumbuh di bagian telinga tengah disebabkan oleh adanya infeksi yang terjadi secara berulnag. Beberapa kulit non-kanker ini juga bisa muncul pada bagian belakang organ gendang telinga yang menyebabkan kerusakan pada struktur tulang telinga di bagian tengah. Kerusakan struktur tulang bisa menyebabkan pusing hingga gangguan pada pendengaran.

2. Labirinitis

Labirinitis muncul dari infeksi yang timbul di labirin telinga dalam hingga menyebabkan radang pada saraf vestibulocochlear. Akibat radang pada saraf vestibulocochlear dapat menyebabkan gangguan kemampuan otak dalam menggerakkan kepala atau mengenali suara. 

3. Penyakit Meniere

Mereka yang berusia 40 hingga 60 tahun memiliki risiko tinggi terjadinya meniere. Penyakit meniere merupakan gangguan berupa cairan yang menumpuk pada telinga bagian dalam. Kondisi ini kemungkinan besar terjadi karena adanya virus, hingga pembuluh darah menyempit. 

Pencegahan Gangguan Vertigo yang Tiba-tiba Muncul

Apabila Anda sering mengalami gangguan vertigo, ada baiknya Anda segera mengunjungi dokter. Meski begitu, ada beberapa cara pencegahan sederhana yang bisa dilakukan oleh Anda secara mudah dari rumah. 

1. Cara Tidur

Untuk menurunkan kemungkinan timbulnya vertigo, Anda bisa merubah cara tidur Anda. Sebaiknya posisikan kepala lebih tinggi ketimbang tubuh dan juga kaki. Tidur dengan memposisikan kepala lebih tinggi akan membuat aliran darah lebih lancar ke kepala dengan membawa oksigen segar. 

2. Jangan Membungkuk

Hindari memposisikan tubuh dalam gerakan membungkuk karena justru akan menyebabkan masalah vertigo semakin parah. Kebiasaan membungkuk akan membuat risiko vertigo kambuh lebih besar. 

3. Jangan Langsung Terbangun dari Tidur

Ketika bangun tidur di pagi hari, jangan langsung membawa tubuh untuk berdiri secara tiba-tiba. Bawa tubuh dalam posisi duduk secara perlahan terlebih dulu ketika bangun tidur baru kemudian berdiri.

4. Jangan Menggerakkan Kepala Secara Mendadak

Kebiasaan menolehkan kepala secara tiba-tiba dapat meningkatkan risiko timbulnya vertigo. Pada beberapa kasus, vertigo bahkan akan muncul seketika orang tersebut menolehkan kepalanya mendadak. Usahakan untuk menolehkan atau menggerakkan kepala secara perlahan untuk menghindari timbulnya vertigo. 

Meski pada beberapa kasus vertigo dapat menghilang secara perlahan dengan sendirinya, namun gangguan ini tetap tidak boleh dianggap remeh. Apabila frekuensi munculnya vertigo semakin sering, segera konsultasikan diri ke dokter.

Categories
Kesehatan Tips

Cara Mudah Mengatasi Asam Urat Agar Tidak Kambuh Lagi

Asam urat memang bukan menjadi penyakit yang mematikan, akan tetapi asam urat menjadi penyakit yang harus diwaspadai. Apabila penyakit asam urat tidak segera ditangani tentunya dapat menimbulkan komplikasi penyakit yang lainnya. Ternyata asam urat tidak hanya menyerang pada usia tua atau lansia saja. Akan tetapi untuk anak muda pun juga bisa mengalaminya. 

Baca: Coba 3 Obat Asam Urat Ini

Penderita yang mengalami asam urat seringkali merasakan nyeri di bagian tubuh tertentu. Bahkan bisa menimbulkan pembengkakan pada bagian sendi. Rasa nyeri yang ditimbulkan itulah yang membuat para penderitanya seringkali merasakan ketidaknyamanan ketika melakukan berbagai aktivitas. Terlebih lagi ketika gejala asam urat tersebut mulai kambuh.

Cara Agar Asam Urat Tidak Lagi Kambuh 

Penyakit asam urat memang tidak dapat disembuhkan secara total. Akan tetapi gejala nyeri dan rasa sakit yang ditimbulkan bisa dikendalikan. Untuk mengendalikannya membutuhkan beberapa tips yang perlu Anda ikuti seperti berikut ini:

  1. Pengobatan Secara Medis

Pengobatan asam urat bisa dilakukan dengan dua cara yaitu melalui medis, bisa juga dengan menggunakan bahan alami. Proses pengobatan secara medis ini akan dilakukan dengan cara memberikan obat-obatan tertentu yang dapat meringankan gejalanya sekaligus mencegah penyakit asam urat kambuh lagi. Ada banyak jenis obat yang akan di resepkan dokter kepada penderita asam urat.

Misalnya saja seperti obat antiinflamasi non steroid (OAINS) dan colchicine. Selain mendapatkan resep obat dari dokter, penderita pun juga bisa menemukan jenis obat asam urat melalui Apotek tanpa harus menebus resep dokter. Akan tetapi Anda harus mengetahui dosis yang terdapat pada obat tersebut.

  1. Pengobatan Secara Alami

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan ketika Anda ingin mengobati penyakit asam urat dengan cara alami, misalnya seperti berikut:

  • Mengkonsumsi Air Lemon

Kandungan air lemon memiliki asam sitrat yang dapat mengusir asam lemak dari dalam tubuh. Sebab itulah mengapa penderita asam urat selalu dianjurkan untuk secara rutin mengkonsumsi air lemon, paling tidak dua kali dalam sehari. Kandungan vitamin C yang terdapat pada lemon juga dapat meminimalisir kekambuhan dari asam urat.

  • Sayur dan Buah dengan Kandungan Antioksidan

Penderita penyakit asam urat disarankan untuk lebih banyak mengkonsumsi sayuran maupun buah-buahan yang mempunyai kandungan antioksidan. Misalnya saja seperti buah Berry. Buah yang satu ini mempunyai kandungan berupa flavonoid yang dapat mengatasi adanya kram maupun peradangan yang seringkali ditimbulkan karena penyakit asam urat.

  • Mengkonsumsi Banyak Air Putih

Air putih tidak hanya dipercaya sebagai membantu kinerja ginjal dalam mengeliminasi asam urat saja. Akan tetapi penderita yang seringkali mengeluhkan rasa nyeri akibat asam urat juga bisa diatasi jika mengkonsumsi air putih yang cukup. Melalui air putih inilah yang dapat membuang zat di dalam tubuh yang tidak terpakai. Selain itu air putih juga dapat melancarkan pembuangan asam urat di dalam tubuh yang sudah menumpuk.

  • Hindari Stres

Peradangan yang terjadi bisa saja meningkatkan asam urat yang terdapat di dalam tubuh. Hal ini seringkali ditimbulkan karena penderita merasa stres. Kondisi inilah yang seringkali membuat kualitas hidup penderita berada dalam kondisi buruk. Apabila Anda ingin mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan akibat gejala asam urat, maka disarankan untuk menghindari pikiran yang stres.

Beberapa cara yang ada di atas bisa Anda ikuti supaya asam urat yang Anda rasakan tidak lagi kambuh. Untuk mengatasi rasa sakit dan nyeri yang ditimbulkan asam urat tidak hanya bisa menggunakan bantuan medis saja. Akan tetapi masih ada cara lain sederhana yang bisa Anda coba, termasuk beberapa cara alami yang ada di atas.