Categories
Obat

Fungsi, Dosis, dan Efek Samping Obat Pemirolast K

Obat Pemirolast K

Konsumsi sebuah bahan tertentu bisa saja menyebabkan reaksi berlebihan dari tubuh atau yang biasa disebut dengan alergi. Ada banyak sekali gejala alergi yang bisa terjadi seperti misalnya gatal-gatal di kulit, ruam, hingga mata gatal dan bengkak. Salah satu yang sering digunakan untuk gejala alergi pada mata adalah obat pemirolast k ini.

Apa itu Pemirolast K?

Bagi orang awam, obat ini mungkin tidak terlalu terkenal karena memang gejala alergi pada mata tidak terjadi pada semua orang. Pemirolast sendiri merupakan obat yang bisa menstabilkan sel mast sehingga digunakan untuk obat alergi. Obat ini sering kali dipasarkan dengan dua nama dagang terkenal yakni Alamast ataupun Alegysal.

Pemirolast k juga bekerja dengan cara mencegah beberapa sel yang menyebabkan inflamasi mengeluarkan substansi iritasi. Substansi iritasi tersebut akan menyebabkan gejala alergi pada beberapa orang karena memang kelainan respon tadi. Obat ini hanya bisa digunakan selama ada resep dari dokter dan tidak boleh sembarang diperjualkan.

Perhatikan terlebih dahulu bagaimana gejala gatal pada mata bisa terjadi karena memang tidak hanya alergi yang bisa menyebabkan hal tersebut. Pemirolast k sendiri tidak bisa digunakan pada gatal mata yang tidak disebabkan oleh alergi seperti misalnya iritasi akibat lensa kontak.

Indikasi Pemirolast K

Pemirolast k diindikasikan hanya pada pencegahan dan pengobatan gatal yang terjadi akibat konjungtivitis alergi. Obat ini akan memberikan respon berupa berkurangnya rasa gatal yang diderita. Efeknya bisa timbul dalam waktu sebentar saja hingga tidak jarang baru bisa dirasakan pengaruhnya pada beberapa minggu setelahnya.

Dosis dan Penggunaan

Penggunaan obat pemirolast k agak sedikit berbeda dengan penggunaan obat tetes mata yang lainnya. Untuk dosis, cukup teteskan satu atau dua tetes pemirolast k saja pada bagian mata, jangan coba-coba menggunakan lebih dari itu. Banyaknya penggunaan obat ini setiap harinya perlu dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter karena memang berbeda-beda.

Cukup tengadahkan kepala ke atas kemudian meneteskan satu atau dua tetes ini tepat ke bagian bola mata. Menggunakan lensa kontak ketika meneteskan obat ini pada mata sangat tidak dianjurkan. Bahkan, untuk memakai lensa kontak, Anda perlu menunggu terlebih dulu selama 10 menit agar tidak terjadi interaksi dengan lensa.

Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Menggunakan obat ini bukannya tanpa resiko karena memang ada resiko yang mungkin timbul meskipun tidak terjadi pada banyak orang. Dari sebuah studi yang dilakukan, obat ini bisa memberikan efek samping ringan seperti sakit kepala hingga gejala flu. Persentase pengidap efek samping ringan ini hanya berkisar antara 10-25% saja dari total pengguna.

Dalam beberapa kasus yang terjadi dengan rasio di bawah 5%, obat ini memberikan efek samping cukup mengganggu. Beberapa efek samping tersebut adalah rasa terbakar dan panas pada mata, mata kering, hingga terasa adanya benda asing di bagian tersebut. Beberapa orang juga mungkin mengalami sinusitis, batuk, hingga sakit punggung akibat obat ini.

Mengobati alergi terlebih dahulu perlu memperhatikan apakah gejala tersebut benar-benar karena alergi atau bukan. Obat pemirolast k ini bisa meringankan gejala alergi yang terjadi pada mata tetapi pastikan untuk mendapat resep dokter dulu. Ketika mengalami alergi pada mata, mengantri di apotek akan terasa sangat mengganggu karena kondisi yang memang tidak nyaman.

Untuk tebus resep obat, anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *