Categories
Penyakit

Hindari 7 Penyebab Sesak Napas agar Tidak Kambuh

Penyebab Sesak Napas

Sesak napas selalu diidentikkan dengan penyakit asma. Nyatanya hal tersebut tidak selalu benar. Permasalahan yang mengganggu pernapasan tersebut bisa disebabkan oleh banyak faktor. Oleh karena itu, tidak jarang orang yang tidak mempunyai riwayat asma bisa mengalami sesak napas. Lantas faktor apa saja yang bisa menjadi penyebab sesak napas?

1. Asma

Asma merupakan salah satu penyebab masalah sesak napas. Asma biasanya terjadi bila seseorang memiliki riwayat alergi (atopi). sesak napas pada penderita asma bervariasi, ada yang ringan sampai berat. Biasanya sesak napas yang terjadi pasti disebabkan oleh hal-hal seperti terpapar asap, debu, perubahan suhu, atau infeksi saluran pernapasan.

2. Keracunan Karbon Monoksida

Penyebab lain dari sesak napas adalah menghirup terlalu banyak karbon monoksida. Zat ini tidak berbau, tidak berwarna, tidak mengiritasi kulit dan mata, tetapi sangat berbahaya jika terlalu banyak mengendap di dalam tubuh. Gas ini sangat beracun dan mudah terbakar. Gas ini biasanya berasal dari hasil pembakaran minyak mentah, bensin, bahan bakar padat atau kayu.

Saat terhirup, karbon monoksida dapat mengikat hemoglobin dalam darah 200 kali lebih kuat dari oksigen. Gas karbon monoksida juga akan mengalir bersama darah ke seluruh tubuh, menyebabkan kerusakan sel dan jaringan karena kekurangan oksigen. Akibatnya, Anda akan mengalami berbagai gejala seperti sesak napas, nyeri dada, mual, muntah, dan juga pusing.

3. Hipotensi

Hipotensi adalah kondisi dimana tekanan darah di arteri sangat rendah sehingga darah tidak dapat mensuplai oksigen dan nutrisi yang cukup ke organ-organ tubuh. Aliran darah yang tersumbat mencegah oksigen beredar ke seluruh tubuh.

Hal ini umumnya akan menyebabkan gejala sesak napas. Hipotensi biasanya didiagnosis ketika tekanan darah mencapai 90/60 atau kurang. Kondisi ini diikuti oleh beberapa gejala yaitu pusing, dehidrasi, sulit berkonsentrasi, kulit dingin dan lembap, napas pendek atau cepat, kelelahan, rasa sangat haus. penglihatan kabur, mual, bahkan bisa membuat Anda pingsan (kehilangan kesadaran).

4. Alergi

Bentuk alergi tidak hanya menunjukkan ruam merah atau gatal pada kulit seluruh tubuh. Pada beberapa orang, alergi bisa ditandai dengan gejala sesak napas. Sesak napas yang dialami oleh penderita alergi juga bisa menyebabkan keadaan syok yang bisa mengancam jiwa.

Kondisi ini biasanya disertai dengan keringat dingin, kesadaran menurun, dan tekanan darah rendah. Jadi bagi Anda yang memiliki riwayat alergi sebaiknya berhati-hati jika Anda mengalami sesak napas.

5. Obesitas

Tanpa disadari, berat badan berlebih merupakan salah satu penyebab sesak napas. Obesitas menyebabkan penumpukan lemak di seluruh tubuh, terutama di dinding dada, perut, dan saluran pernapasan bagian atas, yang bisa menyebabkan peradangan. Akibatnya, orang yang kelebihan berat badan akan mudah mengalami sesak napas akibat penurunan fungsi paru-paru.

6. Kecemasan

Cemas akan sesuatu bisa membuat Anda mengalami sesak napas. Saat Anda mengalami panik atau cemas, Anda mungkin memperhatikan pola pernapasan yang cepat dan pendek. Akibatnya, kadar karbondioksida dalam darah meningkat dan menyebabkan sesak napas serta rasa tidak nyaman pada dada, sensasi kesemutan, nyeri dada dan mulut kering.

7. Anemia

Anemia terjadi karena penurunan jumlah sel darah merah yang beredar di dalam tubuh. Biasanya anemia disebabkan oleh kondisi lain yang mengganggu kemampuan tubuh untuk memproduksi sel darah merah yang sehat atau meningkatkan kerusakan dan hilangnya sel darah merah. Anemia dapat menyebabkan sesak napas, kulit pucat, detak jantung cepat, sakit kepala, dan nyeri dada.

Dengan mengetahui beberapa penyebab sesak napas diatas, akan mempermudah Anda untuk mencegah resiko kondisi tersebut. Walaupun sesak napas itu kondisi yang umum, namun apabila tidak segera ditangani juga akan berakibat fatal untuk tubuh Anda. Sebab, tubuh Anda akan kekurangan oksigen, yang penting untuk seluruh aktivitas sel dalam tubuh.

Jangan sampai ketinggalan tren dan informasi terbaru. Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi vitamin sekarang. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *