Categories
Obat

Ketahui Efek Samping Penggunaan Ekstrak Belladon

Salah satu jenis obat yang terbuat dari tanaman beracun adalah ekstrak Belladonna. Jika Anda kebetulan mengkonsumsinya maka cobalah untuk mengetahui dengan tepat dosis maksimum ekstrak belladon agar supaya bisa dikonsumsi dengan aman. Belladonna sendiri diketahui bisa dipakai sebagai obat untuk indikasi penyakit kejang atau gangguan spastik yang terjadi pada saluran pencernaan, saluran empedu dan saluran kemih serta kelamin. 

Perhatikan Hal Penting  Seputar Penggunaan Ekstrak Belladonna Tanpa Efek Samping

Meski hampir kebanyakan jenis obat memiliki efek samping, namun tentunya semua orang ingin konsumsi obat yang aman dan bisa mengatasi keluhan penyakitnya dengan aman tanpa efek samping. Ekstrak Belladonna sendiri bisa dipakai untuk meringankan saluran perut dan usus serta mengendalikan kondisi seperti colic pada bayi, maag lambung dan sindrom iritasi yang terjadi pada usus.

Agar supaya penggunaan obat Belladonna ini bisa tepat guna dan membantu meredakan sakit yang diderita maka harus memperhatikan hal penting seputar penggunaannya termasuk diantaranya adalah dosis maksimum ekstrak belladon.

 1.  Aturan penyimpanan

Ekstrak Belladonna harus disimpan dalam suhu antara 15 hingga 30 derajat celcius. Anda harus memperhatikan tempat penyimpanan yaitu di tempat kering serta terlindung dari cahaya atau panas matahari secara langsung. Hal itu harus diperhatikan dengan baik agar supaya obat yang disimpan selalu dalam kondisi baik untuk digunakan.

 2.  Ketahui efek penggunaannya

Bahwa obat ini jika digunakan bersamaan dengan obat lainnya bisa memberikan efek yang berbeda. Seperti misalnya meningkatkan kinerja obat antidepresan atau meningkatkan efek penyerapan dihoksin, atenolol dan obat diuretik. Adapun penyerapan obat Belladonna ini dilakukan melalui saluran pencernaan.

 3.  Efek samping obat

Penggunaan obat Belladonna bisa menyebabkan aneka gangguan kesehatan. Selain itu juga bisa meningkatkan rasa kantuk dan pusing sehingga sangat disarankan untuk tidak berkendara kendaraan bermotor setelah konsumsi obat ini demi keselamatan diri.

 4. Gejala overdosis

Penggunaan obat belladonna ini juga bisa menyebabkan gejala overdosis yang terjadi jika pemberian dilakukan tanpa aturan yang diberlakukan. Sehingga sangat penting untuk memperhatikan dosis maksimum ekstrak belladon untuk lebih amannya. Gejala yang terlihat adalah seperti jumlah keringat dan ludah yang berkurang, kulit terlihat merah dan terdapat ruam, alami demam, halusinasi dan gangguan bicara hingga kejang tubuh.

Bolehkah Obat Belladonna Dikonsumsi oleh Ibu Hamil dan Menyusui?

Ekstrak Belladonna mengandung alkaloid yang bisa membahayakan nyawa ibu dan janin dalam kandungan. Sehingga konsumsi obat Belladonna dalam bentuk tablet sangat tak dianjurkan. Belladonna diketahui bisa bekerja dalam waktu satu hingga 2 jam setelah obat dikonsumsi.

Konsumsi ekstrak Belladonna pada anak-anak juga harus diperhatikan dan diawasi dengan baik. Karena jika berlebihan bisa berakibat fatal pada kesehatan anak-anak khususnya karena mereka masih dalam masa pertumbuhan. Untuk menghindari adanya efek samping yang lebih berat, sebaiknya hindari penggunaan obat Belladonna jika Anda sedang demam.

Hindari konsumsi obat Belladonna jika Anda sedang berada di kondisi cuaca yang sangat panas. Karena efek konsumsi  Belladonna bisa membuat sekresi kelenjar keringat yang kemudian akan membuat tubuh Anda mengalami over heat. Resikonya adalah ketika Anda alami heat stroke yang bisa berakibat pada kematian. Demikian ulasan tentang dosis maksimum ekstrak belladon dan efek samping yang diberikan.

Kami bisa membantu anda untuk penuhi  kebutuhan suplemen  dan beli obat untuk atasi  penyakit kronis. Download aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *