Categories
Kesehatan Penyakit

Waspadai Gejala-gejala Tipes Ini Sebelum Terlambat

Tipes atau demam tifoid merupakan salah satu penyakit yang cukup sering dialami oleh masyarakat Indonesia. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Penyebab tipes adalah bakteri Salmonella typhi.

Perlu Anda ketahui, bakteri ini biasanya berada di dalam air yang terkontaminasi oleh feses dan bisa pula menempel pada makanan atau minuman yang dikonsumsi. Ketika Anda sering jajan sembarangan dikala sistem kekebalan tubuh sedang menurun, saat itulah Anda terancam terkena gejala tipes. Apalagi bagi anak-anak yang memang suka jajan sembarangan, padahal daya tahan tubuhnya masih belum sekuat orang dewasa. Tak heran, anak lebih rentan terserang demam tifoid ini.

baca juga: Cara Mengatasi Asam Urat

Tidak hanya menempel dimakanan atau minuman, bakteri Salmonella typhi ini juga disebabkan melalui kontak langsung dengan penderita tipes. Misalnya saja, Anda mengonsumsi makanan yang dimasak oleh penderita tipes. Kemudian, bakteri tersebut akan masuk kedalam aliran darah dan diangkut oleh sel darah putih menuju organ-organ vital seperti hati, limpa, dan sumsum tulang. Setelah itu, bakteri akan berkembang biak dan kembali ke aliran darah. Saat bakteri menyerang darah inilah, Anda akan mulai mengalami gejala tipes. Masalahnya, banyak orang tak menyadari gejala tipes dan mengabaikannya. Akibatnya, timbul risiko yang lebih parah. Nah, apa sajakah gejala demam tifoid atau tipes ini? Yuk kita cari tahu bersama!

Demam 

Sebelum terserang tipes, biasanya penderita akan mengalami beberapa gejala terlebih dulu. Salah satu gejala yang muncul adalah demam. Demam yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella thypii ini merupakan hasil dari proses peradangan dalam tubuh yang dipicu oleh kerja sistem imun karena melawan infeksi dari bakteri Salmonella thypii. Demam ini akan meningkat secara bertahap setiap harinya dan bisa mencapai 35 hingga 40 derajat Celcius.

Mudah Berkeringat

Hal ini berkaitan dengan gejala pertama yaitu demam. Ketika tubuh mengalami demam yang sangat tinggi, maka suhu tubuh akan meningkat dan Anda akan merasa panas. Penderita pun akan mudah berkeringat meskipun tidak bergerak secara aktif. 

Secara ilmiah, ketika suhu tubuh panas atau diatas normal, maka otak akan memerintahkan kelenjar keringat untuk mengeluarkan cairan melalui pori-pori kulit. Tujuannya dari pengeluaran keringat ini supaya suhu tubuh kembali normal.

Tubuh Mudah Lemas

Ketika seseorang terserang gejala tipes, maka tubuhnya akan merasa sering lemas dan tidak berenergi. Mungkin, beberapa orang sempat mengabaikan gejala ini karena dianggap efek kelelahan atau kurang istirahat. Padahal, hal ini terjadi karena penderita terus menerus diare. Akibatnya, tubuh akan kehilangan banyak cadangan cairan dan elektrolit karena dibuang melalui feses dan keringat. Disisi lain, fungsi cairan tubuh ini sangat penting untuk membantu otot supaya dapat bekerja dan berkontraksi dengan baik.

Gangguan Pencernaan

Pada dasarnya, penyakit tipes ini menyerang sistem pencernaan, terutama usus. Gangguan pencernaan ini merupakan gejala yang umum terjadi, entah berupa diare atau sembelit. Hal ini dapat terjadi karena usus yang terinfeksi tidak akan bekerja dengan baik, sehingga proses penyerapan air akan ikut terganggu. Tak heran, penderita akan sering merasa sakit perut karena bakteri Salmonella thypii ini. Parahnya, rasa sakit ini akan terus berlangsung selama infeksi masih menyerang.

Oleh karena itu, Anda wajib menjalankan pola hidup sehat supaya terhindari dari gejala tipes. Misalnya, mengonsumsi makanan atau minuman yang higienis, rajin mencuci tangan, dan menjaga kebersihan toilet. Kunjungi juga apotik online untuk mendapatkan obat yang tepat.

Categories
Obat

Asam Mefenamat: Manfaat Hingga Dosis yang Tepat

Ada beberapa jenis obat-obatan medis yang berguna untuk mengatasi rasa nyeri. Salah satu obat yang dikenal bermanfaat untuk mengatasi rasa nyeri adalah asam mefenamat. Obat ini dikenal memiliki kemampuan untuk meringankan rasa nyeri, sakit kepala, sakit gigi hingga nyeri saat haid. Sediaan obat ini sendiri sangat beragam dari mulai tablet hingga sirup. 

baca juga: Apa itu Omaprezole?

Obat Asam Mefenamat

Obat asam mefenamat termasuk ke dalam golongan obat antiinflamasi berjenis non steroid. Obat ini adalah obat resep yang biasanya akan diresepkan oleh dokter untuk mengatasi radang dan rasa nyeri. Obat ini dapat dikonsumsi oleh orang dewasa maupun anak-anak berusia 14 tahun lebih. 

Cara kerja obat asam mefenamat adalah dengan menghambat jumlah enzim dalam tubuh yang memproduksi senyawa prostaglandin. Senyawa prostaglandin sendiri merupakan senyawa yang menimbulkan radang dan juga rasa sakit. Sebaiknya konsumsi obat ini mengikuti anjuran dokter agar tepat guna. Obat asam mefenamat juga sebaiknya tidak dikonsumsi selama lebih dari durasi 7 hari. 

Dosis Konsumsi Asam Mefenamat dengan Tepat

Dosis asam mefenamat yang tepat haruslah mengikuti anjuran dokter. Meski begitu, secara umum pembagian dosis asam mefenamat akan menyesuaikan usia penderita dan juga kondisi sakit yang dialami pasien. 

Untuk tujuan mengatasi rasa nyeri saat haid, maka pembagian dosis bagi dewasa adalah sebesar 500 mg untuk dosis konsumsi pertama kalinya. Untuk dosis berikutnya pasien disarankan untuk konsumsi sebanyak 250 mg setiap enam jam sekali. Konsumsi obat asam mefenamat setidaknya selama 2 hingga 3 hari. Apabila lebih dari 3 hari dan masih terasa sakit, sebaiknya segera kunjungi dokter.

Untuk tujuan mengatasi nyeri pada anggota tubuh, maka dosis bagi dewasa adalah sebesar 500 mg untuk dosis konsumsi pertama kalinya. Untuk dosis berikutnya pasien disarankan untuk konsumsi sebanyak 250 mg setiap enam jam sekali. Konsumsi obat asam mefenamat setidaknya selama 7 hari. Apabila lebih dari 7 hari dan masih terasa sakit, sebaiknya segera kunjungi dokter.

Sementara untuk penggunaan anak-anak usia lebih dari 14 tahun disarankan agar dosis mengikuti anjuran dokter.

Efek Samping Konsumsi Obat Asam Mefenamat

Efek samping konsumsi obat asam mefenamat terbagi menjadi efek samping ringan hingga efek samping berat. Efek samping ringan yang biasa dialami meliputi nyeri pada bagian ulu hati, sakit pada perut, pusing, kantuk hingga mual. Selain itu masalah pada pencernaan berupa diare juga bisa terjadi. Sementara pada kondisi yang lebih buruk, efek samping serius harus mendapatkan penanganan seperti berikut:

1. Pasien mengalami gejala serupa dengan gagal jantung hingga detak jantung yang mendadak tidak beraturan.

2. Tekanan darah yang semakin tinggi

3. Urin berubah warna menjadi lebih gelap dan tidak normal. 

4. Terjadi reaksi alergi berat yang berbahaya

5. Sakit kepala berlebih hingga berpengaruh terhadap kemampuan pendengaran. Sakit kepala berlebih ini bisa diiringi pasien kehilangan kesadaran (pingsan).

Interaksi Asam Mefenamat dengan Obat Lainnya

Obat asam mefenamat bukanlah obat herbal yang pada umumnya bisa dikonsumsi dengan obat lainnya. Konsumsi asam mefenamat bersamaan dengan obat-obatan medis lainnya haruslah mengikuti anjuran dokter. Konsumsi obat asam mefenamat bersamaan dengan obat lainnya mungkin menimbulkan interaksi berikut:

1. Risiko pendarahan muncul di saluran pencernaan apabila konsumsi bersamaan dengan aspirin

2. Efek antikoagulan bisa semakin besar akibat konsumsi bersamaan dengan warfarin

3. Litium ginjal semakin menurun sementara jumlah litium plasma meningkat.

Oleh sebab itu sebaiknya konsultasi ke dokter terlebih dulu sebelum konsumsi obat asam mefenamat. Hal ini untuk menghindari adanya kekeliruan dalam konsumsi obat.

Categories
Kesehatan Penyakit

Asam Urat: Penyebab Hingga Obatnya

Gangguan asam urat adalah salah satu gangguan yang paling sering dialami oleh mereka yang berusia di atas 40 tahun. Penyakit ini memang bisa dikatakan merupakan hasil yang dipetik oleh penderitanya akibat gaya hidup yang kurang sehat sewaktu muda. Untuk penyakit asam urat yang parah, dokter mungkin akan memberikan obat medis untuk meredakan gejala penyakitnya. Namun untuk kondisi tertentu, asam urat juga bisa diturunkan menggunakan obat-obatan alami. 

Penyakit Asam Urat Tinggi

Asam urat sendiri sebenarnya merupakan zat yang secara alami ada pada tubuh dalam jumlah tertentu. Namun, ketika asam urat justru menumpuk dalam jumlah berlebih di tubuh, maka pada saat itulah seseorang akan merasakan gejala sakit yang disebut gejala asam urat. Gangguan asam urat akan menyerang persendian di tubuh hingga menyebabkan penderitanya kesulitan beraktivitas. 

baca: Tips agar Asam Urat Tidak Mudah Kambuh

Sendi yang dapat diserang oleh penyakit asam urat sebenarnya beragam. Namun, kebanyakan penderita mengalami masalah pada persendian di jari tangan dan ujung jari kaki. Gangguan asam urat tinggi menyebabkan terbentuknya kristal dalam jumlah besar pada tumbuh dan menumpuk pada area tubuh tertentu. 

Faktor Penyebab Asam Urat Tinggi

Gangguan asam urat dapat muncul ketika purin yang dikonsumsi dalam tubuh kemudian menumpuk dan membentuk kristal. Akibatnya, bagian tubuh tertentu mengalami pembengkakan dan terasa sakit. 

1. Konsumsi Makanan Zat Purin Tinggi

Kebiasaan mengkonsumsi makanan mengandung zat purin tinggi menjadi salah satu faktor terbesar penyebab asam urat. Makanan ini meliputi jeroan hewan, daging merah dan makanan laut.

2. Konsumsi Alkohol

Kebiasaan mengkonsumsi alkohol meningkatkan risiko asam urat. Selain itu kurangi pula konsumsi minuman kaya gula.

Obat Alami untuk Gangguan Asam Urat 

 Untuk menurunkan kadar asam urat berlebih di dalam tubuh bisa dilakukan dengan mengkonsumsi sejumlah obat-obatan alami. Kelebihan mengkonsumsi obat-obatan alami adalah efek sampingnya yang rendah bahkan beberapa tidak memiliki efek samping sama sekali. 

1. Kopi

Kopi merupakan minuman yang mengandung polifenol, mineral hingga kafein. Manfaat kandungan senyawa dalam kopi dapat menaikkan tingkat metabolisme purin untuk diubah menjadi asam urat. Selain meningkatkan metabolisme purin, kopi juga dapat meningkatkan proses pembuangan asam urat lewat urine. Namun, untuk mereka yang memiliki masalah sakit lambung sebaiknya mengurangi kopi.

2. Makanan Tinggi Vitamin C

Penderita asam urat tinggi disarankan untuk mengkonsumsi buah dan sayur yang kaya kandungan vitamin C alami. Vitamin C memiliki manfaat dalam menurunkan jumlah asam urat yang tinggi dalam tubuh. Buah yang bisa dikonsumsi penderita asam urat seperti semangka, kiwi, jambu, nanas dan juga jeruk. Sementara sayur yang disarankan adalah kentang, kembang kol, bayam, tomat, serta brokoli.

3. Kunyit

Di dalam kunyit terdapat kandungan curcumin yang bermanfaat sebagai antiradang. Untuk memanfaatkan kunyit sebagai obat alami asam urat adalah dengan merebus kunyit dan mengkonsumsinya rutin.

4. Jahe

Tanaman rimpang di Indonesia ini memiliki manfaat sebagai obat alami untuk penderita asam urat tinggi. Di dalam jahe terdapat kemampuan antiradang sehingga bisa menurunkan rasa nyeri pada penderita asam urat.  Untuk memanfaatkan jahe sebagai obat alami asam urat dapat dilakukan dengan cara mencampur air hangat dengan satu sendok makan jahe yang sudah diparut. 

Selanjutnya gunakan ramuan ini dengan cara merendam kain ke dalam air kemudian digunakan untuk mengompres bagian yang bengkak. Anda juga bisa memanfaatkan teh jahe untuk dikonsumsi. 

Sementara untuk pengobatan medis, Anda harus pergi ke dokter terlebih dulu. Dokter biasanya akan meresepkan obat allupurinol untuk menurunkan kadar asam urat. Dosis allupurinol akan disesuaikan dengan kadar asam urat. 

Categories
Kesehatan Tips

Vertigo: Penyebab Hingga Cara Pengobatannya

Vertigo adalah salah satu masalah yang sering dialami oleh mereka yang berusia dewasa. Gangguan ini terjadi pada area kepala yang bisa membuat penderitanya merasa pusing hingga berputar-putar. Bahkan pada kejadian yang lebih parah, vertigo bisa menyebabkan penderitanya kehilangan keseimbangan dan kesadaran. 

Gejala Gangguan Vertigo

Gejala utama dari vertigo adalah gangguan pada area kepala yang membuat penderitanya merasa pusing hingga seolah berputar. Pada kasus yang lebih parah, vertigo akan disertai oleh gejala lainnya seperti berikut ini:

1. Sulit untuk menyampaikan kata-kata atau berbicara

2. Kesadaran menurun hingga menyebabkan penderita tidak dapat berdiri tegak atau bahkan hilang kesadaran total. Vertigo juga bisa menyebabkan penderitanya kehilangan kemampuan pendengaran

3. Pelemahan pada anggota tubuh. Tubuh akan mengeluarkan keringat berlebih.

4. Tidak mampu melihat sekeliling dengan jelas karena penglihatan seolah berbayang

5. Penderita merasa mual bahkan hingga muntah karena faktor penglihatan yang seolah berputar di sekitarnya. Pada kasus tertentu penderita mungkin akan merasakan demam.

baca juga: Cara Mengatasi Asam Urat

Penyebab Gangguan Vertigo

Gangguan vertigo dapat muncul karena adanya masalah keseimbangan pada telinga bagian dalam maupun gangguan yang terjadi pada sistem saraf pusat. Kondisi ketidakseimbangan dan juga gangguan pada sistem saraf pusat dapat muncul karena beberapa penyebab berikut ini:

1. Cholesteatoma

Kulit yang merupakan non – kanker ini tumbuh di bagian telinga tengah disebabkan oleh adanya infeksi yang terjadi secara berulnag. Beberapa kulit non-kanker ini juga bisa muncul pada bagian belakang organ gendang telinga yang menyebabkan kerusakan pada struktur tulang telinga di bagian tengah. Kerusakan struktur tulang bisa menyebabkan pusing hingga gangguan pada pendengaran.

2. Labirinitis

Labirinitis muncul dari infeksi yang timbul di labirin telinga dalam hingga menyebabkan radang pada saraf vestibulocochlear. Akibat radang pada saraf vestibulocochlear dapat menyebabkan gangguan kemampuan otak dalam menggerakkan kepala atau mengenali suara. 

3. Penyakit Meniere

Mereka yang berusia 40 hingga 60 tahun memiliki risiko tinggi terjadinya meniere. Penyakit meniere merupakan gangguan berupa cairan yang menumpuk pada telinga bagian dalam. Kondisi ini kemungkinan besar terjadi karena adanya virus, hingga pembuluh darah menyempit. 

Pencegahan Gangguan Vertigo yang Tiba-tiba Muncul

Apabila Anda sering mengalami gangguan vertigo, ada baiknya Anda segera mengunjungi dokter. Meski begitu, ada beberapa cara pencegahan sederhana yang bisa dilakukan oleh Anda secara mudah dari rumah. 

1. Cara Tidur

Untuk menurunkan kemungkinan timbulnya vertigo, Anda bisa merubah cara tidur Anda. Sebaiknya posisikan kepala lebih tinggi ketimbang tubuh dan juga kaki. Tidur dengan memposisikan kepala lebih tinggi akan membuat aliran darah lebih lancar ke kepala dengan membawa oksigen segar. 

2. Jangan Membungkuk

Hindari memposisikan tubuh dalam gerakan membungkuk karena justru akan menyebabkan masalah vertigo semakin parah. Kebiasaan membungkuk akan membuat risiko vertigo kambuh lebih besar. 

3. Jangan Langsung Terbangun dari Tidur

Ketika bangun tidur di pagi hari, jangan langsung membawa tubuh untuk berdiri secara tiba-tiba. Bawa tubuh dalam posisi duduk secara perlahan terlebih dulu ketika bangun tidur baru kemudian berdiri.

4. Jangan Menggerakkan Kepala Secara Mendadak

Kebiasaan menolehkan kepala secara tiba-tiba dapat meningkatkan risiko timbulnya vertigo. Pada beberapa kasus, vertigo bahkan akan muncul seketika orang tersebut menolehkan kepalanya mendadak. Usahakan untuk menolehkan atau menggerakkan kepala secara perlahan untuk menghindari timbulnya vertigo. 

Meski pada beberapa kasus vertigo dapat menghilang secara perlahan dengan sendirinya, namun gangguan ini tetap tidak boleh dianggap remeh. Apabila frekuensi munculnya vertigo semakin sering, segera konsultasikan diri ke dokter.

Categories
Obat

Omeprazole: Manfaat, Dosis, Hingga Efek Samping Obat

Nama obat omeprazole mungkin belum terlalu dikenal oleh masyarakat luas. Padahal, obat ini merupakan senyawa yang hampir selalu ada dalam setiap obat-obatan yang digunakan dalam mengatasi sakit asam lambung. Obat ini bermanfaat dalam menurunkan produksi asam yang ada di organ lambung. Selain berguna untuk menurunkan rasa sakit akibat maag atau tukak lambung, omeprazole juga dapat menyembuhkan radang atau kerusakan di area lambung hingga kerongkongan.

baca juga: Obat Asam Urat yang Tepat Dikonsumsi

Manfaat Obat Omeprazole

Omeprazole akan bekerja menyembuhkan luka yang timbul di area perut dan kerongkongan akibat asam lambung berlebih. Oleh karena itu omeprazole digunakan untuk meredakan rasa panas di area perut hingga sulit menelan. Obat ini masuk ke dalam jenis obat proton pump inhibitors atau PPIs. Obat ini bisa diperoleh bebas di apotek. 

Dosis Konsumsi Obat Omeprazole

Untuk mereka yang berusia dewasa dan tidak memiliki masalah pada organ hati bisa mengikuti dosis di bawah ini.

1. Dosis untuk Penderita Tukak Lambung

Dosis untuk mereka yang mengalami masalah pada tukak lambung adalah sebesar 20 hingga 40 mg setiap harinya. Konsumsi dari dosis paling kecil selama 4 hingga 8 minggu sesuai dengan kondisi pasien. 

2. Dosis untuk Penderita Infeksi Helicobacter Pylori 

Dosis untuk mereka yang mengalami infeksi Helicobacter Pylori adalah sebesar 20 mg setiap hari. Waktu konsumsi dibagi menjadi dua kali setiap hari selama 10 hari.

3.  Dosis untuk Penderita Penyakit Asam Lambung (GERD) 

Dosis untuk pasien dengan penyakit asam lambung adalah 20 mg hingga 40 mg setiap hari. Konsumsi hanya selama rasa sakit di lambung masih dirasakan. 

4. Dosis untuk Penderita Ulkus Duodenum 

Dosis untuk mereka yang mengalami masalah ulkus duodenum adalah sebesar 20 mg setiap hari. Konsumsi obat omeprazole secara rutin selama 4 hingga 8 minggu. 

5. Dosis untuk Penderita Sindrom Zollinger – Elison 

Dosis untuk penderita sindrom Zollinger – Elison adalah sebesar 60 mg sampai 360 mg setiap hari. Pemberian dibagi menjadi tiga kali setiap hari dengan jeda waktu setiap 8 jam sekali. 

6. Dosis untuk Penderita Esofagitis Erosif 

Dosis untuk penderita Esofagitis Erosif adalah sebesar 20 mg setiap hari. Konsumsi obat omeprazole secara rutin selama 4 hingga 8 minggu. 

Efek Samping Konsumsi Obat Omeprazole

Ada beberapa efek samping yang umum terjadi pada mereka yang mengkonsumsi obat ini. Efek sampingnya sendiri akan berbeda-beda bergantung kondisi tubuh seseorang.

1. Timbul sakit kepala hingga pusing dan demam

2. Timbul gejala serupa flu seperti bersin, hidung yang tersumbat dan sakit pada area tenggorokan

3. Perut terasa begah atau penuh dan buang angin terus menerus.

4. Diare ringan hingga mual dan muntah beberapa kali

Selain efek samping umum, ada efek samping parah yang memang jarang terjadi. Meski begitu, Anda harus segera menghubungi dokter jika efek samping ini terjadi.

1. Menyebabkan Kadar Magnesium Menurun

Ada beberapa gejala yang muncul apabila kadar magnesium menurun saat mengkonsumsi omeprazole. Penderita akan merasakan rasa kram di otot hingga pergerakan otot tanpa bisa dikendalikan. Otot juga bisa melemah hingga detak jantung yang semakin cepat. 

2. Diare Akut

Penderita mungkin mengalami diare parah. Diare bisa dari mulai sangat cair hingga keluar darah

Dosis omeprazole khusus untuk anak-anak dan juga mereka yang menderita masalah pada organ hati harus meminta resep dari dokter. Pasalnya, mereka yang masih di bawah umur dan mengalami masalah hati memang tidak bisa sembarangan mengkonsumsi obat berjenis PPIs ini. 

Categories
Kesehatan Tips

Cara Mudah Mengatasi Asam Urat Agar Tidak Kambuh Lagi

Asam urat memang bukan menjadi penyakit yang mematikan, akan tetapi asam urat menjadi penyakit yang harus diwaspadai. Apabila penyakit asam urat tidak segera ditangani tentunya dapat menimbulkan komplikasi penyakit yang lainnya. Ternyata asam urat tidak hanya menyerang pada usia tua atau lansia saja. Akan tetapi untuk anak muda pun juga bisa mengalaminya. 

Baca: Coba 3 Obat Asam Urat Ini

Penderita yang mengalami asam urat seringkali merasakan nyeri di bagian tubuh tertentu. Bahkan bisa menimbulkan pembengkakan pada bagian sendi. Rasa nyeri yang ditimbulkan itulah yang membuat para penderitanya seringkali merasakan ketidaknyamanan ketika melakukan berbagai aktivitas. Terlebih lagi ketika gejala asam urat tersebut mulai kambuh.

Cara Agar Asam Urat Tidak Lagi Kambuh 

Penyakit asam urat memang tidak dapat disembuhkan secara total. Akan tetapi gejala nyeri dan rasa sakit yang ditimbulkan bisa dikendalikan. Untuk mengendalikannya membutuhkan beberapa tips yang perlu Anda ikuti seperti berikut ini:

  1. Pengobatan Secara Medis

Pengobatan asam urat bisa dilakukan dengan dua cara yaitu melalui medis, bisa juga dengan menggunakan bahan alami. Proses pengobatan secara medis ini akan dilakukan dengan cara memberikan obat-obatan tertentu yang dapat meringankan gejalanya sekaligus mencegah penyakit asam urat kambuh lagi. Ada banyak jenis obat yang akan di resepkan dokter kepada penderita asam urat.

Misalnya saja seperti obat antiinflamasi non steroid (OAINS) dan colchicine. Selain mendapatkan resep obat dari dokter, penderita pun juga bisa menemukan jenis obat asam urat melalui Apotek tanpa harus menebus resep dokter. Akan tetapi Anda harus mengetahui dosis yang terdapat pada obat tersebut.

  1. Pengobatan Secara Alami

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan ketika Anda ingin mengobati penyakit asam urat dengan cara alami, misalnya seperti berikut:

  • Mengkonsumsi Air Lemon

Kandungan air lemon memiliki asam sitrat yang dapat mengusir asam lemak dari dalam tubuh. Sebab itulah mengapa penderita asam urat selalu dianjurkan untuk secara rutin mengkonsumsi air lemon, paling tidak dua kali dalam sehari. Kandungan vitamin C yang terdapat pada lemon juga dapat meminimalisir kekambuhan dari asam urat.

  • Sayur dan Buah dengan Kandungan Antioksidan

Penderita penyakit asam urat disarankan untuk lebih banyak mengkonsumsi sayuran maupun buah-buahan yang mempunyai kandungan antioksidan. Misalnya saja seperti buah Berry. Buah yang satu ini mempunyai kandungan berupa flavonoid yang dapat mengatasi adanya kram maupun peradangan yang seringkali ditimbulkan karena penyakit asam urat.

  • Mengkonsumsi Banyak Air Putih

Air putih tidak hanya dipercaya sebagai membantu kinerja ginjal dalam mengeliminasi asam urat saja. Akan tetapi penderita yang seringkali mengeluhkan rasa nyeri akibat asam urat juga bisa diatasi jika mengkonsumsi air putih yang cukup. Melalui air putih inilah yang dapat membuang zat di dalam tubuh yang tidak terpakai. Selain itu air putih juga dapat melancarkan pembuangan asam urat di dalam tubuh yang sudah menumpuk.

  • Hindari Stres

Peradangan yang terjadi bisa saja meningkatkan asam urat yang terdapat di dalam tubuh. Hal ini seringkali ditimbulkan karena penderita merasa stres. Kondisi inilah yang seringkali membuat kualitas hidup penderita berada dalam kondisi buruk. Apabila Anda ingin mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan akibat gejala asam urat, maka disarankan untuk menghindari pikiran yang stres.

Beberapa cara yang ada di atas bisa Anda ikuti supaya asam urat yang Anda rasakan tidak lagi kambuh. Untuk mengatasi rasa sakit dan nyeri yang ditimbulkan asam urat tidak hanya bisa menggunakan bantuan medis saja. Akan tetapi masih ada cara lain sederhana yang bisa Anda coba, termasuk beberapa cara alami yang ada di atas.

Categories
Obat

3 Obat Asam Urat yang Dapat Meredakan Rasa Nyeri

Pengapuran yang terjadi pada sendi disebut sebagai asam urat. Penyakit yang satu ini seringkali dirasakan pada bagian jempol kaki, bagian kaki, pergelangan kaki, lutut, area tangan, bahkan sampai di bagian telapak kaki. Penyakit asam urat ini memang sangat mengganggu segala aktivitas yang dilakukan oleh penderitanya. Sebab itu dibutuhkan obat asam urat yang sekiranya dapat meredakan rasa nyeri.

Baca: Segera Obati Penyakit Asam Urat

Dokter akan memberikan resep obat generik secara khusus supaya kadar asam urat dapat diturunkan. Dengan begitu gejala asam urat tidak lagi kambuh. Anda pun juga bisa meredakan gejala dari penyakit asam urat melalui obat yang dijual bebas di apotek. Ada banyak sekali jenis obat yang bisa Anda pilih untuk bisa meredakan rasa nyeri akibat asam urat.

Daftar Obat Asam Urat yang Dapat Meredakan Rasa Nyeri

Rasa sakit dan terasa nyeri akibat asam urat dapat saja terjadi kapanpun dan dimanapun. Oleh karena itu supaya bisa mengurangi rasa sakit dan nyeri yang disebabkan oleh asam urat, sebaiknya Anda menyetok beberapa daftar obat asam urat yang bisa Anda simpan di rumah. Dengan begitu saat gejala tersebut muncul Anda bisa segera mengkonsumsinya.

Berikut ini daftar obat asam urat yang bisa ditemukan di apotik untuk meredakan rasa nyeri, di antaranya:

  1. Ibuprofen

Jenis obat penghilang rasa nyeri golongan NSAID yang seringkali digunakan untuk mengatasi kadar asam urat yang terlalu tinggi yaitu seperti Ibuprofen. Untuk bisa menemukan obat ini Anda tidak perlu mendapatkan resep dari dokter, karena obat ini dijual bebas di apotek. Akan tetapi apabila kondisi asam urat Anda terlalu parah maka dokter akan meresepkan Ibuprofen pada dosis yang jauh lebih tinggi.

Obat ibuprofen akan bekerja dengan cara menghalangi produksi prostaglandin yang mana zat yang dikeluarkan oleh tubuh supaya memicu sensasi sakit maupun pembengkakan yang menjadi respon dari adanya peradangan. Jenis obat ini bisa diminum ketika penderita mengalami gejala asam urat. Untuk dosisnya yaitu kisaran 800 mg pada sehari. Apabila nyeri asam urat telah hilang maka dosis obat harus diberhentikan.

  1. Indometasin

Cara kerja dari obat Indometasin ini yaitu seperti dengan jenis obat ibuprofen karena sama-sama menghentikan produksi dari zat yang dapat memicu peradangan maupun rasa sakit pada tubuh. Penderita yang mengkonsumsi obat indometasin ini bisa meringankan bengkak, nyeri, maupun kekakuan pada bagian sendi.

Indometasin tersedia dalam dua bentuk, yaitu sirup dan kapsul. Ketika Anda mengkonsumsinya dalam bentuk obat kapsul maka bisa ditelan langsung menggunakan segelas air. Jangan mengunyah, menghancurkannya, membuka kapsul, atau bahkan menggigit.

  1. Allopurinol

Penderita asam urat direkomendasikan untuk mengkonsumsi jenis obat allopurinol ini. Obat ini dapat mencegah gejala dari asam urat. Akan tetapi obat ini tidak digunakan untuk mengobati rasa sakit asam urat yang sedang terjadi. Allopurinol akan bekerja mengurangi produksi dari asam urat yang berlebihan di dalam tubuh. Sebab itu frekuensi dari serangan asam urat yang terjadi di kemudian hari dapat dilakukan pencegahan. Terutama ketika rasa nyeri dan sendi membengkak.

Rasa nyeri yang ditimbulkan oleh asam urat memang seringkali mengganggu para penderitanya dalam melakukan berbagai aktivitas harian. Sebab itulah menghilangkan dan mengurangi rasa nyeri yang mengganggu tersebut para penderitanya selalu disarankan untuk mengkonsumsi obat asam urat. Apabila Anda bingung menentukan obat apa yang tepat dikonsumsi, maka bisa melakukan pemilihan salah satu diantara banyaknya pilihan obat asam urat di atas.

Categories
Obat

5 Pilihan Obat Sakit Gigi Apotik Paling Manjur

Rasa sakit pada gigi dapat menimbulkan rasa nyeri yang sangat menyiksa, karena dalam kondisi seperti ini penderita akan mengalami kehilangan nafsu makan dan segala aktivitas tidak bisa dilakukan dengan baik. Rasa sakit pada gigi juga bisa menimbulkan adanya komplikasi lanjutan. Misalnya seperti rasa nyeri di bagian pipi, gigi, bahkan hingga sakit kepala.

baca: Cara Mengobati Penyakit Difteri

Ada banyak faktor yang menimbulkan rasa sakit pada gigi. Misalnya saja gigi yang sensitif, gigi berlubang, penyakit autoimun, sinus maupun yang lainnya. Penderita yang mengalami sakit pada gigi disarankan untuk mengkonsumsi obat supaya tidak merasakan nyeri berlarut-larut. Ada banyak obat yang secara efektif dapat menyembuhkan rasa sakit pada gigi.

Obat Apotik untuk Sakit Gigi

Apabila rasa sakit pada gigi tersebut Anda rasakan di malam hari, tentunya akan lebih sulit untuk mencari dokter gigi yang praktek. Melihat hal ini maka solusi yang bisa dijadikan sebagai alternatif yaitu dengan melakukan pembelian obat sakit gigi di apotik. Ada beberapa jenis obat yang bisa Anda temukan di apotek, namun Anda tidak boleh asal dalam melakukan pemilihan obat tersebut.

Perlu untuk diketahui bahwa mengkonsumsi obat sakit gigi hanya bisa meredakan pada sementara waktu saja. Sehingga permasalahan sakit gigi tidak dapat diselesaikan secara tuntas. Apabila setelah minum obat rasa nyeri pada gigi dapat reda, maka segera konsultasikan kepada dokter supaya perawatan secara efektif dapat dilakukan.

Berikut Ini daftar obat Apotek yang bisa meredakan rasa sakit pada gigi:

  1. Paracetamol

Obat ini secara efektif dapat menurunkan demam, rasa nyeri, serta meredakan rasanya sakit yang terdapat pada bagian tubuh. Paracetamol ini hanya akan berfungsi sebagai pereda rasa nyeri saja. Sehingga tidak dapat menyembuhkan rasa sakit gigi secara total. supaya Anda mendapatkan kesembuhan secara total maka bisa berkonsultasi kepada dokter.

  1. Ibuprofen

Sakit pada gigi tidak hanya bisa diobati melalui obat Paracetamol. Akan tetapi obat Ibuprofen juga bisa dijadikan sebagai obat untuk mengantisipasi rasa sakit pada gigi. Ada banyak bentuk obat Ibuprofen yang akan Anda jumpai di apotik. Misalnya dalam bentuk tablet, kapsul, bahkan sampai dengan obat tetes. Ibuprofen akan bekerja melalui pengurangan peradangan serta rasa nyeri yang disebabkan gigi berlubang.

  1. Asam Mefenamat

Obat asam mefenamat hampir sama seperti Ibuprofen, karena kedua jenis obat ini masuk sebagai golongan OAINS yang bekerja sebagai penghambat dari produksi prostaglandin. Dengan begitu rasa nyeri dan peradangan gigi akan berkurang. Apabila Anda merasakan sakit yang luar biasa pada gigi dan belum mendapatkan dokter gigi yang praktek maka Asam Mefenamat bisa dijadikan sebagai alternatifnya.

  1. Naproxen

Rasa sakit pada gigi yang disebabkan pada kondisi gigi berlubang bisa diatasi melalui pemberian obat naproxen yang bisa Anda temukan di apotek. Akan tetapi Anda disarankan sebaiknya saat mengkonsumsi obat ini dibarengi dengan resep dokter. Salah satu alasannya yaitu obat naproxen ini dapat menimbulkan efek samping berupa perut kembung, diare, hingga penglihatan kabur.

  1. Dentasol

Dentasol menjadi jenis obat untuk sakit gigi khusus anak yang secara efektif dapat meredakan rasa nyeri akibat gigi berlubang. Penggunaan obat dentasol ini dengan mengoleskan di bagian gigi yang sakit saja. untuk bentuknya yaitu cairan atau sel sehingga si kecil tidak akan menolak karena tidak memberikan rasa pahit.

Secara umum permasalahan yang terjadi pada gigi dapat bersumber dari beberapa pola gaya hidup dan kebiasaan yang buruk. Untuk bisa menghindari rasa sakit pada gigi yang sangat mengganggu dan rasa sakit yang luar biasa, maka cobalah untuk membiasakan pola hidup yang sehat dengan menjaga kebersihan serta kesehatan mulut dan gigi.

Categories
Penyakit

Pengobatan untuk Penyakit Difteri

Bahaya mematikan yang ditimbulkan oleh penyakit Difteri membuat diri seseorang harus segera menangani penyakit ini dengan secepat mungkin. Kita seringkali menimbulkan tanda-tanda berupa adanya gangguan pada pernafasan, sulit menelan, sakit tenggorokan, demam yang tidak terlalu tinggi, suara parau, maupun tanda yang lainnya. Apabila Anda mengalami tanda tersebut, maka jangan pernah menunda untuk segera mengkonsultasikannya kepada dokter.

baca: Pemicu Terjadinya Kanker Serviks

Apabila penderita mengalami penyakit Difteri, sangat dianjurkan untuk tidak mengabaikannya. Apabila bakteri ini menyebar di dalam tubuh, maka bisa menimbulkan hal yang fatal, seperti menimbulkan kematian. Ada beberapa langkah pengobatan yang bisa dilakukan dengan tujuan supaya penyakit Difteri dapat disembuhkan.

Langkah Pengobatan Penyakit Difteri

Apabila Anda mengalami kondisi seperti itu, maka segeralah melakukan pengecekan pada bagian pangkal tenggorokan. Caranya yaitu silahkan membuka mulut, kemudian amatilah apakah terdapat selaput putih berwarna keabu-abuan di dalamnya. Untuk selaput tersebut menjadi kumpulan sel-sel mati yang telah membentuk membran. 

Penyebabnya yaitu adanya bakteri corynebacterium diphtheriae yang mana bakteri tersebut menghasilkan racun sekaligus membunuh sel-sel sehat yang terdapat di dalam tenggorokan. Apabila terdapat selaput pada tenggorokan maka segera konsultasikan kepada dokter yang ada di Puskesmas maupun di rumah sakit terdekat. Dengan cara inilah maka Anda akan memperoleh deteksi yang jauh lebih akurat sekaligus penanganan yang lebih tepat. 

Selama proses pemeriksaan berlangsung, maka dokter akan memberikan pertanyaan untuk dapat dijadikan sebagai tinjauan riwayat penyakit dari pasien. Pertanyaan yang seringkali diajukan oleh dokter yaitu mengenai apakah Anda telah mendapatkan imunisasi Difteri atau pun belum. Jika belum maka dokter akan memberikan imunisasi. 

Ada juga pertanyaan lain yang akan diajukan, seperti mengenai kondisi lingkungan tempat tinggal, apakah di sekitar rumah ada tetangga maupun orang lain yang mempunyai gejala seperti penyakit Difteri. Melalui pertanyaan yang diajukan oleh dokter kepada pasien tersebut maka lebih memudahkan dokter dalam membuat laporan yang akan diberikan kepada Dinas Kesehatan. 

Apabila dokter merasa sudah yakin bahwa gejala yang dialami pasien tersebut adalah gejala penyakit Difteri, pihak dokter segera mengambil selaput putih keabu-abuan yang terdapat pada bagian saluran pernafasan. Untuk selaput yang terdapat pada tenggorokan tersebut akan diambil secara langsung dengan bantuan alat tanpa melakukan proses operasi. 

Apabila selaput tersebut sudah diambil, maka dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium. Jika dokter mencurigai adanya pasien tertular Difteri, pihak dokter segera melakukan pengobatan meskipun hasil dari laboratorium belum turun. Selama proses pengobatan, pasien diminta untuk tetap menjalani perawatan pada ruang isolasi. 

Terdapat dua pengobatan yang nantinya hendak diberikan dokter kepada pasiennya, yaitu berupa antitoksin dan antibiotik. Kedua pengobatan tersebut mempunyai fungsi supaya bakteri dapat dibunuh sehingga infeksi dapat tersembuhkan. Pada biasanya pengobatan tersebut dilakukan hingga 14 hari. Dengan begitu maka isolasi paling tidak dilakukan dua hingga tiga minggu lamanya. 

Tujuannya yaitu supaya pasien benar-benar bersih dari adanya bakteri Difteri. Selama berada di ruang isolasi pasien diharapkan untuk tidak pergi kemana-mana dan tidak bertemu dengan orang lain supaya penyebaran bakteri tidak menyebar kemana-mana. Difteri memang menjadi penyakit yang sangat membahayakan, karena dapat merenggut nyawa para penderitanya apabila tidak segera ditangani dengan baik. 

Sebab itu jika dirasa Anda mengalami gejala-gejala penyakit Difteri, jangan pernah menunda untuk datang ke dokter maupun ke rumah sakit supaya bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan segera mungkin.

Categories
Penyakit Tips

Wahai Wanita Hindari 6 Kebiasaan Ini Supaya Terhindar Dari Kanker Serviks

Wanita yang menderita kanker serviks seringkali tidak dapat diselamatkan karena penanganan yang terlambat. Banyak orang yang mengetahui bahwa kanker serviks disebabkan karena adanya virus HPV atau Human Papilloma Virus. Akan tetapi banyak orang yang tidak memahami ternyata kanker serviks tidak hanya bersumber dari virus HPV saja. 

Baca juga: Waspadai Bahaya Asam Urat

Kanker serviks tidak hanya disebabkan karena adanya virus HPV saja. Ada beberapa faktor lain yang menimbulkan penyakit kanker tersebut. Bagi wanita wajib mengetahui mengenai apa saja kebiasaan buruk yang sebaiknya dihindari supaya kanker serviks tidak menimpa Anda.

Kebiasaan Buruk yang Memicu Penyakit Kanker Serviks

Berbagai jenis penyakit memang bisa saja bersarang di tubuh siapapun, baik itu wanita atau pun pria. Akan tetapi wanita lebih berpeluang terhadap berbagai jenis penyakit, salah satunya yaitu kanker serviks. Penanganan yang tidak tepat dapat menimbulkan kematian, karena jenis kanker merupakan penyakit yang tidak boleh disepelekan. 

Berikut ini kebiasaan buruk yang memicu adanya penyakit kanker serviks, di antaranya:

  1. Sering Berganti Pasangan

Penyebaran virus HIV dapat terjadi dengan mudah melalui hubungan seksual. Apabila Anda terlalu sering berganti pasangan, maka hal ini lebih berisiko besar adanya serangan penyakit kanker serviks. Sebab itu Anda harus berhati-hati ketika memilih pasangan, karena apabila pasangan Anda menderita penyakit HPV maka Andapun juga beresiko tertular.

  1. Merokok

Kandungan zat yang terdapat di dalam rokok bisa merusak DNA sel-sel pada bagian serviks.  Bagi wanita yang memiliki kebiasaan merokok cenderung mempunyai resiko yang lebih besar terhadap serangan kanker serviks. Rokok mempunyai kandungan zat bersifat karsinogenik yang mana zat tersebut dapat menjadikan aktivitas dari virus HIV mengalami peningkatan dalam melawan virus HPV tersebut.

  1. Hubungan Seks Usia Dini

Saat usia dini wanita mempunyai organ reproduksi yang belum berkembang secara sempurna. Oleh karena itu apabila wanita melakukan hubungan seks pada usia dini lebih beresiko adanya kanker serviks. Terlebih lagi apabila wanita tersebut melakukan hubungan seks dibawah 17 tahun. Penting sekali pelajaran mengenai seks sejak dini supaya wanita tidak salah dalam memilih pergaulan.

  1. Penggunaan Pil KB

Pil KB memang dijadikan salah satu cara untuk mengontrol kehamilan. Apabila pil KB digunakan dalam jangka yang panjang, tentunya dapat memicu adanya kanker serviks. Salah satu alasannya yaitu pil KB yang dikonsumsi dalam jangka waktu panjang berpengaruh terhadap kesehatan dari leher rahim. Sehingga resiko kanker serviks yang dialami oleh wanita lebih besar. Untuk mencegah kehamilan, sebaiknya wanita lebih bijak dalam melakukan pemilihan alat kontrasepsi.

  1. Adanya Faktor Genetik

Peluang penyakit kanker serviks dapat terjadi dua kali lipat bagi diri seseorang yang mempunyai faktor genetik. Apabila keluarganya ada yang menderita penyakit kanker serviks, maka hal ini berkemungkinan anggota keluarga lain dapat mengalami hal yang sama. Salah satu alasannya yaitu karena adanya kesamaan bagian sistem imun serta daya tahan tubuhnya.

  1. Kurangnya Kebersihan

Pencegahan kanker serviks dapat dilakukan apabila wanita selalu menjaga kebersihan, terutama pada bagian organ intim dan pakaian dalam. Anda selalu disarankan untuk rutin mengganti pakaian dalam untuk memastikan bahwa pakaian dalam tetap berada dalam kondisi yang bersih. Saat menstruasi juga harus sering mengganti pembalut. Jangan sampai terdapat tumpukan bakteri di area kewanitaan.

Penyakit kanker serviks memang bukanlah penyakit yang ringan. Anda tidak boleh menyepelekannya. Jika sudah mengetahui beberapa kebiasaan buruk yang dapat memicu penyakit kanker serviks, maka Anda sebagai wanita harus lebih berhati-hati supaya tidak beresiko terserang penyakit mematikan ini.