Categories
Obat

4 Obat Mengi yang Bisa Meredakan Mengi dengan Cepat

Obat Mengi

Apakah Amda pernah mendengar yang namanya mengi? Mengi merupakan suara yang khas dari udara yang keluar daari saluran pernapasan karena menyempit. Mengi menghasilkan suara seperti siulan yang lirih dan semakin keras saat menghirup dan menghembuskan napas. Untuk mengatasinya, Anda perlu mengonsumsi obat mengi agar cepat mereda.

Penyebab Mengi

Biasanya, suara mengi terdengar saat saluran napas tersumbat atau menyempit. Selain itu, pita suara yang menyempit juga bisa memicu mengi. Suara berubah tergantung pada bagian mana dari sistem pernapasan yang tersumbat atau menyempit.

Jika masalahnya ada pada sistem pernapasan bagian atas, suaranya mungkin serak atau lebih keras. Pada saat yang sama, jika sistem pernapasan bagian bawah terpengaruh, Anda akan mendengar desahan, lebih seperti peluit.

Lantas, apa penyebab terhambatnya saluran pernapas yang menyebabkan napas berbunyi? Umumnya, penyebab mengi berulang yang paling umum adalah sesak napas kronis, seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Penyakit ini menyebabkan penyempitan otot dan kejang (spasme bronkial) di saluran udara kecil paru-paru.

Beberapa penyakit kronis lain yang dapat menyebabkan sesak napas dan mengi antara lain:

  • Empisema
  • Refluks asam (GERD)
  • Penyakit jantung
  • Penyakit paru-paru
  • Apnea tidur

Mengi juga bisa disebabkan oleh penyakit akut lainnya, termasuk:

  • Bronkitis
  • Radang paru-paru
  • Infeksi saluran pernpaasan
  • Reaksi yang disebabkan oleh merokok
  • Benda asing yang terhirup
  • Reaksi alergi

Untuk mengetahui penyebab mengi, Anda perlu berkonsultasi ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui frekuensi dan penyebabnya.

Faktor Resiko

Siapapun dari bayi hingga orang tua dapat mengalami mengi. Namun, tentunya ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko menyebabkan mengi pada seseorang. Kondisi ini biasanya ditemukan pada anak penderita asma. Selain itu, mengi juga sering terjadi pada bayi. Menurut Klinik Cleveland, sekitar 25-30% bayi mengalami mengi pada tahun pertama kehidupan.

Salah satu penyebab bayi sering mengalami kesulitan bernapas adalah karena saluran udara yang sempit. Selain itu, anak di bawah usia 2 tahun lebih mungkin mengalami bronkiolitis. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi virus pernapasan, sehingga anak Anda mungkin akan merasa sesak.

Pada usia dewasa, orang yang aktif merokok dan menderita penyakit kronis lebih mungkin mengalami mengi. Oleh sebab itu, untuk Anda perokok aktif, ada baiknya untuk berhneti merokok agar mengurangi resiko terkena mengi.

Cara Mengatasi Mengi

Umumnya, untuk mengetasi mengi menggunakan obat, tergantung dari faktorr penyebabnya. Apabila penyebab mengi adalah asma, Anda bisa menggunakan obat mengi seperti dibawah ini:

1. Bronkodilator

Bronkodilator merupakan obat yang biasa digunakan untuk melegakan saluran pernapasan, khususnya pada orang yang menderita asma. Saat asma kambuh, penderita akan mengalami penyempitan saluran pernapasan. Sehingga akan menyebabkan mengi dan sesak napas. Untuk bisa meredakan kondisi ini, Anda bisa meggunakan obat bronkodilator.

2. Kortikosteroid

Kortikosteroid merupakan obat dengan kandungan hormon steroid, hormon ini berfungsi untuk meredakan gejala inflamasi dan jua menekan kerja sistem imunitas yang berlebihan.

3. Kombinasi Inhaler dan Kortikosteroid

Obat mengi lainnya yang bisa Anda gunakan untuk meredakan gejala mengi adalah kombinasi daari inhaler dan juga kortikosteroid yang bisa melegakan saluran pernapasan dan meredakan peradangan pada saluran pernapasan.

4. Obat pengontrol Asma

Obat yang terakhir yang bisa And pakai untuk mengatasi mengi yang disebabkan oleh asma adalah obat pengontrol asma. Obat ini bisa mengurangi gejala peradangan pada saluran pernapasan.

Seperti itulah penyebab dan obat mengi yang bisa Anda gunakan untuk meredakan gejala mengi yang Anda derita. Dengan memakai obat pereda mengi, Anda bisa terbebas dari gejala mengi yang sangat mengganggu, khususnya pada saat Anda menghirup napas.

Ingin tahu lebih banyak mengenai manfaat lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Untuk mendapatkan vitamin dan suplemen, download aplikasi Jovee lewat Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee

Categories
Penyakit

Apa itu Gerd dan Bagaimana Cara Mengatasi Gerd

Cara Mengatasi Gerd

Anda sering mengalami mulut yang terasa lebih asam namun disertai dengan rasa perih di bagian kerongkongan? Jika iya, maka Anda sedang mengalami gejala gerd. Apa si gerd itu dan bagaimana cara mengatasi gerd? Nah, di bawah ini akan diulas informasi lengkap mengenai gerd dan cara mengatasinya.

Apa itu Gerd?

Gerd atau singkatan dari gastroesophageal refluxdisease atau disebut dengan nama asam lambung adalah sebuah kondisi dimana melemahnya katup perut atau sfinger di bagian kerongkongan bawah. Pada umumnya, katup ini hanya akan membuka pada saat makanan atau minuman masuk ke dalam lambung untuk dicerna.

Nah, setelah selesai masuk, katup ini akan kembali menutup dengan tujuan agar asam lambung tidak naik menuju ke kerongkongan. Namun, hal ini tidak terjadi pada penderita gerd. Pasalnya, katup pada penderita gerd melemah, sehingga ia tidak bisa menutupnya dengan sempurna.

Hal ini menyebabkan ini lambung yang sebelumnya terisi dengan makanan dan asam lambung akan naik menuju ke kerongkongan. Jika kondisi ini terjadi secara terus menerus, maka dapat menimbulkan terjadi iritasi ada lapisan kerongkongan dan bisa menyebabkan terjadinya peradangan.

Gejala Gerd

Gejala yang sering muncul pada saat asam lambung naik adalah munculnya rasa asam atau pahit di mulut disertai dengan sensasi terbakar di bagian kerongkongan. Gejala ini juga akan semakin parah pada saat Anda sedanf membungkuk atau berbaring setelah makan.

Tidak hanya kedua gejala di atas saja, naun ada juga gejala gerd lain yang harus Anda ketahui.

  • Keulitan dalam menelan dan merasa ada benjolan di tenggorokan
  • Suara serak
  • Mual dan muntah
  • Mengalami gangguan pernapasan seperti sesak napas dan batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Gangguan tidur
  • Isi lambung keluar tanpa disadari
  • Kerusakan gigi
  • Dan bau mulut

Perlu diketahui bahwa banyak orang yang sering menyalahartikan gejala gerd ini dengan gejala serangan jantung. Pasalnya, gejalanya ada yang sama yakni mengalami sensasi perih dan nyeri di bagian dada. Namun, gejala penyakit ini masih bisa dibedakan.

Jika serangan jantung, nyeri di ulu hati ini terasa lebuh berat dan menjalar sampai ke leher, rahang dan lengan. Sedangkan pada gerd tidak demikian.

Cara mengatasi gerd

Setelah mengetahui apa itu gerd dan gejalanya, Anda juga perlu tahu cara mengatasi gerd sebagai upaya penanganan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi obat-obatan seperti antasida, protonpump inhibitors seperti omeprazole dan lansopraxole, atau H-2 receptor blokers seperti ranitidine, cimetidine dan juga famotidine.

Nah, untuk mengetahui jenis obat mana yang cocok untuk dikonsumsi. Ada baiknya jika Anda melakukan konsultasi kepada dokter agar lebih tepat. Tidak hanya mengonsumsi obat, Anda juga bisa melakukan perubahan pada gaya hidup agar gerd ini tidak kambuh kembali.

Bagaimana caranya? Caranya mudah seperti menurunkan berat badan jika obesitas, meninggikan kepala saat tidur, tidak merokok, tidak berbaring setelah makan, menghindari makanan pemicu asa lambung naik seperti alkohol dan soda, serta tidak menggunakan pakaian yang terlalu ketat.

Pada dasarnya, seseorang bisa mengalami asam lambung kapan saja, terutama setelah makan terlalu banyak. Adapun asam lambung dikategorikan sebagai penyakit ketika ia muncul dalam kurun waktu dua kali dalam seminggu.

Nah, agar tidak menjadi semakin parah, penting bagi Anda untuk mengetahui apa itu gerd, gejala dan cara mengatasi gerd. Dengan demikian, munculnya penyakit ini dapat di minimalisir.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Categories
Obat

6 Kontraindikasi Loratadine dan Peringatan bagi Tubuh

Kontraindikasi Loratadine

Pada saat Anda mengalami alergi terhadap sesuatu dan menimbulkan beberapa gejala, Anda bisa langsung mengonsumsi obat antihistamin atau anti alergi. Misalnya obat yang mengandung loratadine. Namun, bagi Anda yang mengalami kondisi medis tertentu Anda bisa mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter. Pasalnya obat yang mengandung loratadine memiliki kontraindikasi. Berikut ini ada beberapa informasi mengenai kontraindikasi loratadinedan peringatannya untuk tubuh.

1. Pengidap Penyakit Jantung

Penggunaan obat antihistamin atau anti alergi yang mengandung loratadine hanya boleh dikonsumsi oleh anak-anak di atas 2 tahun dan juga orang dewasa. Namun, obat ini dapat menimbulkan dampak tidak baik bagi Anda yang mengidap penyakit jantung. Terutama bagi Anda yang sedang melakukan perawatan dengan mengonsumsi obat amiodarone, yaitu obat untuk mengatasi irama jantung yang tidak teratur.

2. Pengidap Penyakit Porphyria

Penyakit porphyria terjadi adanya proses pembentukan heme yang merupakan bagian penting dari protein di dalam sel darah merah atau hemoglobin, yang membawa oksigen dari paru ke seluruh tubuh terjadi secara tidak sempurna. Adanya kondisi medis seperti ini yang mengharuskan Anda mengonsumsi obat tertentu, tentu tidak baik bila Anda juga mengonsumsi obat yang mengandung loratadine. Kecuali Anda telah berkonsultasi dengan dokter atau sesuai dengan saran dokter atas penggunaannya.

3. Mengalami Permasalahan Serius pada Organ Hati dan Ginjal

Kandungan loratadine juga tak cocok pada beberapa kalangan tertentu seperti pada pasien yang mengalami gangguan fungsi hati dan penurunan fungsi ginjal. Penggunaan obat yang memiliki kandungan loratadine nantinya akan tereliminasi melalui rute tinja dan ginjal.

Sedangkan pada pasien yang memiliki kondisi medis ini memerlukan penyesuaian dosis yakni 10mg tiap 2 hari sekali. Tentu hal ini juga akan mempengaruhi dengan penurunan kemampuan metabolisme dan ekskresi obat yang harus tereliminasi melaui rute ginjal dan tinja.

4. Ibu Hamil dan Menyusui

Kontraindikasiloratadineyang harus diwaspadai adalah penggunaannya pada Ibu hamil dan menyusui. Sekalipun obat yang mengandung loratadine bukanlah obat yang tidak berpengaruh atau bisa menyakiti bayi di dalam kandungan, namun penggunaannya juga harus dikonsultasikan dengan dokter. Terutama bagi Ibu yang sedang menyusui. Pasalnya loratadine bisa terbawa melalui ASI. Oleh karena itu selalu konsultasikan dengan dokter.

5. Memiliki Riwayat Epilepsi atau Penyakit Lain yang Berisiko pada Kesehatan

Epilepsi merupakan salah satu penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada sistem saraf  pusat akibat pola aktivitas listrik otak yang tidak normal. Adanya kondisi seperti ini dapat mengakibatkan kejang, perilaku yang tidak seperti biasa bahkan dapat menyebabkan hilangnya kesadaran. Apabila Anda memiliki riwayat penyakit seperti ini atau penyakit lainnya yang juga berisiko mengganggu kesehatan, ada baiknya juga Anda memberitahu tahu kepada dokter sebelum dokter meresepkan obat alergi yang mengandung loratadine.

6. Mengonsumsi Obat Tertentu untuk Perawatan

Apaila Anda mengalami alergi dan dokter akan meresepkan obat, ada baiknya Anda memberitahu dokter terkait dengan kondisi Anda. Terutama bagi Anda yang sedang menjalani perawatan dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Misalnya saja obat cimetidine yaitu obat yang digunakan untuk menangani masalah pencernaan.

Tidak hanya itu, bagi Anda yang mengonsumsi obat erythromycin yaitu antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri juga harus memberitahukan kepada dokter. Termasuk pemakaian obat ketoconazole yang digunakan untuk mengatasi infeksi jamur dan obat ritonavir untuk menangani infeksi HIV/AIDS.

Itulah beberapa informasi mengenai kontraindikasi loratadine yang bisa Anda pahami. Sebelum mengonsumsi obat loratadine yang tergolong obat keras ini, ada baiknya Anda mengonsultasikannya dengan dokter. Terutama bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Kesehatan Obat

Rekomendasi Multivitamin untuk Kolesterol yang Ampuh

Multivitamin untuk Kolesterol

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Mulai dengan menjaga pola makan hingga mengonsumsi suplemen atau multivitamin untuk kolesterol. Nah, bagi Anda yang sedang mencari multivitamin ini, yuk langsung saja simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

1. Minyak ikan

Minyak ikan menjadi multivitamin paling terkenal untuk mengatasi kolesterol. Bagaimana tidak, kandungan omega 3 pada minyak ikan memang memiliki segudang manfaat yang sangat baik bagi tubuh, termasuk kolesterol.

Bahkan, sebuah penelitian juga mengatakan jika mengonsumsi minyak ikan sebanyak 250 mg sehari secara rutin. Maka hal ini bisa menurunkan risiko terjadinya kematian karena penyakit jantung.

2. Niacin

Niacin atau disebut juga dengan vitamin B3. Niacin memiliki peranan yang sangat bagus untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh. Hanya saja, untuk Anda yang memiliki riwayat tukak lambung, liver dan asam urat tidak disarankan untuk mengonsumsi suplemen ini. Adapun anuran mengonsumsi suplemen ini adalah 2-3 gram dalam sehari.

3. Coenzym Q10

Coenzym juga merupakan multivitamin yang bisa Anda manfaatkan untuk menurunkan kolesterol lho. namun, multivitamin ini menimbulkan beberapa efek samping saat dikonsumsi. Misalnya saja seperti mual, muntah, diare hingga sakit kepala.

4. Protein kedelai

Anda juga bisa mencoba multivitamin untuk kolesterol lain berupa protein kedelai. Protein kedelai ini sanggat bagus untuk mengontrol jumlah kolesterol jahat dalam tubuh. Apalagi dengan kandungan saponin dan isoflavon serta lesitin di dalamnya menjadikan suplemen ini juga mampu meningkatkan kesehatan jantung.

5. Bawang putih

Tidak hanya dijadikan sebagai bumbu daur, tahukah anda jika bawang putih juga bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Beberapa penelitian sudah dilakukan untuk mengetahui kebenaran ini. Hanya saja, memang masih ada kontroversi. Namun, agar lebih jelas, Anda bisa mengonsultasikan hal ini pada dokter terlebih dahulu.

6. Beras merah fermentasi

Selain bawang putih, multivitamin untuk kolesterol berikutnya yang bisa Anda coba adalah beras merah fermentasi. Beras merah memiliki manfaat untuk menurunkan kolesterol karena rendah lemak. Selain itu, ia juga memiliki kandungan yang cara kerjanya mirip dengan sebuah obat kolesterol tipe statin.

7. Ekstrak teh hijau

Teh hijau biasanya digunakan sebagai suplemen untuk melangsingkan tubuh. Mengapa demikian? Pasalnya, teh hijau bisa menurunkan berat badan dengan cepat dan membakar lemak dalam tubuh. Sama halnya dengan kolesterol, kolesterol juga merupakan lemak jahat dalam tubuh. Inilah mengapa teh hijau berfungsi untuk menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh Anda.

8. Barley

Pernahkah Anda mendengar istilah barley? Atau jika belum, pernahkah Anda mendengar istilah jelai? Ya, ni adalah sebuah biji-bijian yang masuk dalam kategori gandum. Saat dijadikan sebagai suplemen, barley ini memiliki kemampuan yang baik dalam mengontrol gula darah sekaligus asam urat.  

9. Probiotik

Apa yang dimaksud dengan probiotik? Probiotik juga dikenal dengan bakteri baik yang diperlukan oleh tubuh. Bakteri atau mikroorganisme ini bisa didapatkan dari makanan, seperti kimchi dan juga yoghurt. Tahukah Anda jika probiotik ini memiliki manfaat untuk menurunkan kadar kolesterol.

Jika Anda memiliki kadar kolesterol tinggi dan ingin mencoba probiotik namun tidak suka yoghurt yang kimchi. Maka, Anda bisa mengonsumsi suplemen probiotik untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Dengan mengonsumsi beberapa multivitamin untuk kolesterol di atas, kolesterol dalam tubuh Anda bisa lebih terkontrol. Dengan demikian, risiko penyakit berbahaya seperti jantung dan stroke bisa dihindari.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Categories
Penyakit

5 Gejala Cholelithiasis yang Harus Diwaspadai Sejak Awal

Gejala Cholelithiasis

Batu empedu merupakan batuan yang terbentuk karena timbunan lemak, kolesterol dan cairan buangan lainnya yang mengeras di dalam kantung empedu. Tanpa pengobatan batu empedu dapat menyebabkan komplikasi. Salah satunya adalah peradangan atau kanker kantong empedu. Jadi penting untuk mengetahui gejala cholelithiasis sebelum semakin parah.

1. Terdapat Batuan di Dalam Kantong Empedu

Gejala yang paling umum dari kondisi ini adalah adanya batu yang ditemukan dalam kantong empedu. Keberadaan batu di dalam kantung empedu bisa diperiksa dokter dengan ultrasonik atau CT Scan. Setidaknya ada 2 jenis batu yang dapat terbentuk dalam kantung empedu yakni batu kolesterol dan batu empedu pigmen.

Batu kolesterol merupakan batu yang disebabkan karena penumpukan kolesterol tinggi dalam kantong empedu. Batu kolesterol umumnya berwarna kekuningan ketika dikeluarkan. Jenis batu ini lebih sering ditemukan pada wanita dengan berat badan berlebihan.

Sedangkan batu empedu pigmen merupakan batu yang berwarna hitam atau kecokelatan. Batu ini terbentuk karena penumpukan pigmen dari kalsium murni bilirubin. Masalah kesehatan seperti kelainan darah atau kerusakan hati mampu menjadi penyebab hati memproduksi bilirubin terlalu banyak.

2. Nyeri Perut Pada Bagian Kanan Atas

Gejala cholelitistis selanjutnya yang umum dialami adalah nyeri pada perut bagian kanan atas. Gejala ini juga sering dikenal dengan kolik bilier. Semakin banyak dan semakin besar batu empedu yang terbentuk, maka semakin besar pula risiko saluran empedu tersumbat. Kondisi ini akan menyebabkan rasa nyeri pada perut bagian kanan atas.

Gejala ini bisa berlangsung selama 30 menit sampai 1 jam. Rasa nyeri juga bisa berlanjut hingga beberapa jam setelahnya dengan intensitas yang lebih ringan. Bahkan rasa nyeri pada area perut bagian kanan atas akibat batu empedu juga bisa terus berlanjut meski penderitanya sedang beristirahat.

3. Mual dan Muntah

Adanya batu juga bisa menyebabkan peradangan ringan pada empedu. Pada beberapa kasus peradangan kronis akibat batu empedu juga berisiko menimbulkan jaringan parut dan kaku. Kondisi ini bisa menyebabkan muntah  perut kembung setelah makan, perut terasa mual dan diare kronis.

4. Sakit Kuning

Anda juga bisa mengalami penyakit kuning apabila batu empedu sudah menghalangi aliran bilirubin. Batu empedu yang menumpuk akan menyebabkan bilirubin mengalir kembali ke dalam darah dan menumpuk di sana. Padahal sebenarnya bilirubin harusnya masuk ke dalam sistem pencernaan.

Kondisi ini akan menyebabkan bilirubin yang terbawa oleh darah mengalir ke seluruh tubuh dan menyebabkan bagian putih pada mata  kulit dan kuku menjadi berubah warna menjadi kuning. Bahkan gejala batu empedu yang disebabkan karena kelebihan bilirubin juga akan membuat warna urine berubah warna menjadi kuning keruh.

5. Badan Gatal-Gatal

Badan gatal-gatal juga merupakan salah satu gejala lain dari batu empedu. Kondisi ini disebabkan karena peradangan kronis di kandung empedu dan hati. Rasa gatal yang Anda rasakan ini disebabkan zat di dalam tubuh yang dikenal sebagai rangsangan pruritogen.

Sudah diketahui jika salah satu penyebab munculnya batu empedu adalah kelebihan zat bilirubin yang mengeras di dalam kantung empedu. Bilirubin sendiri merupakan zat pruritogen. Pruritogen sendiri merupakan zat alami dalam tubuh yang memicu rasa gatal. Saraf dalam otak akan merespons kinerja zat pruritogen dengan menghasilkan rasa gatal.

Itu dia beberapa gejala cholelithiasis yang harus diwaspadai sejak awal. Kemunculan dan keparahan batu ginjal sendiri bisa berbeda-beda. Ada beberapa orang yang merasakan gejala selama beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun. Namun ada juga yang tidak merasakan gejala sama sekali. Jadi ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antre. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Categories
Obat

Apa itu Fluocinolone Acetonide? Ini Dia Penjelasannya

Fluocinolone Acetonide

Pada saat Anda mengalami peradangan terutama yang terjadi pada bagian kulit, Anda bisa menggunakan obat yang mengandung fluocinolone acetonide.Pasalnya kandungan ini dapat mengobati berbagai kondisi kulit yang mengalami peradangan. Misalnya eksem, dermatitis, alergi, maupun ruam. Selain itu fluocinolone juga dapat mengurangi pembengkakan, gatal, dan kemerahan yang disebabkan dari kondisi-kondisi tersebut.

Kegunaan Fluocinolone Acetonide

Saat Anda mengalami eksim, ruam, dermatitis, alergi atau lainnya yang terjadi pada kulit, Anda bisa menggunakan obat yang mengandung bahan ini. Hal ini disebabkan kandungan yang termasuk golongan obat kortikosteroid kadar menengah ini dapat mengurangi pembengkakan, gatal, dan kemerahan yang terjadi akibat dari kondisi-kondisi tersebut.

Cara Penggunaan

Pada umumnya, penggunaan obat yang mengandung senyawa ini digunakan pada area luar, yaitu bagian kulit area luar. Sekalipun digunakan untuk kulit luar, penggunaan obat yang mengandung senyawa ini tidak dianjurkan pada wajah, pangkal paha, atau ketiak tanpa adanya saran dari dokter atau menggunakan resep dokter.

Apabila Anda ingin menggunakan obat kortikosteroid ini, ada baiknya Anda membersihkan tangan dan dioleskan secara tipis-tipis pada bagian kulit yang membutuhkan perawatan. Anda bisa menggunakan obat kortikosteroid ini dengan menggosok lembut hingga meresap sempurna sebanyak 3 sampai 4 kali sehari. Apabila sudah mengoleskan obat kortikosteroid ini, ada baiknya Anda mengangin-anginkan bagian kulit yang sedang dirawat. Dengan begitu, kulit yang mengalami luka tersebut dapat sembuh dengan cepat.

Penggunaan pada anak-anak yang berumur 1 tahun ke atas adalah 2 sampai 4 kali sehari dengan mengoleskan tipis ke bagian tubuh yang memerlukan perawatan. Sedangkan pada anak umur 2 tahun ke atas adalah 2 kali sehari selama tidak lebih dari 4 minggu.

Efek Samping

Fluocinolone acetonideyang termasuk dalam obat kortikosteroid ini apabila digunakan secara terus menerus dapat memicu timbulnya efek samping. Yaitu dapat menyebabkan  gatal kulit ringan, panas, mengupas, atau kekeringan hingga penipisan  atau pelunakan kulit Anda yang sedang diobati. Selain itu, pada bagian sekitar luka yang diobati tersebut, menyebabkan folikel rambut bengkak.

Pada pemakaian jangka waktu lama dapat menyebabkan perubahan warna kulit yang diobati, kulit menipis dan mudah memar. Tidak hanya itu, penglihatan Anda pun bisa kabur, mudah sakit kepala, perubahan mood, hingga menyebabkan wajah bengkak, berat badan meningkat, mudah lelah, dan lemahnya otot. Sekalipun tidak semua orang mengalami efek samping ini, namun beberapa bisa Anda rasakan. Jika mengalami hal ini, maka lebih baik segera konsultasikan dengan dokter.

Kondisi Medis Tertentu

Penggunaan obat kortikosteroid ini menjadi tidak efektif bahkan bisa membahyakan apabila Anda mengalami kondisi medis tertentu. Misalnya katarak, gangguan mata, radang mata, infeksi mata yang disebabkan oleh virus, jamur, atau bakteri, glaukoma, infeksi herpes pada mata. Oleh karena itu, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat yang masuk kategori kortikosteroid ini.

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai fluocinolone acetonide yang bisa Anda pahami. Obat yang mengandun bahan ini termasuk obat keras. Apabila Anda hendak mendapatkan obat yang mengandung bahan ini harus menyertakan resep dokter. Dengan begitu, Anda tidak akan salah dalam penggunaannya terlebih lagi bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Anda juga bisa mengetahui info kesehatan terpercaya dengan mendaftarkan email anda di Ngovee.

Categories
Obat

Apa Sih Fungsi Carnitine? Ini Penjelasannya!

Fungsi Carnitine

Carnitine merupakan asam amino alami yang diproduksi oleh tubuh, namun juga tersedia dalam bentuk suplemen. Salah satu fungsi carnitine adalah mengubah lemak menjadi energi untuk beraktivitas. Tak hanya itu saja, carnitine juga memiliki beberapa fungsi lain untuk tubuh. Berikut informasi lengkap tentang carnitine.

Apa Itu Carnitine?

Carnitine merupakan sebuah senyawa yang ditemukan di dalam bagian sel-sel tubuh. Carnitine banyak ditemukan terutama di otot rangka dan otot jantung. Zat ini berperan penting dalam memproduksi energi.

Carnitine diproduksi oleh tubuh dengan bantuan sel mitokondria yang berperan sebagai mesin untuk membakar lemak menjadi energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Carnitine merupakan sebuah substansi yang berasal dari asam amino esensial metionin dan lisin yang memiliki sifat seperti vitamin namun tidak masuk dalam kategori vitamin. Sebanyak 98% carnitine berada di dalam otot, sedangkan sisanya 2% carnitine dapat ditemukan di dalam darah dan organ hati.

Meskipun carnitine dapat diproduksi tubuh secara alami, namun proses produksi carnitine sangat kompleks dan melibatkan sejumlah vitamin, mineral dan asam amino. Makanan-makanan yang kita konsumsi juga mengandung carnitine seperti, daging, biji-bijian dan sayuran hijau.

Pada dasarnya carnitine berfungsi untuk mengubah asam lemak menjadi energi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Tidak jarang orang-orang yang memiliki kelainan genetik memiliki kadar carnitine yang rendah. Untuk mengatasi kondisi semacam ini diperlukan asupan carnitine tambahan dalam bentuk suplemen.

Jenis Carnitine Beserta Fungsinya

Terdapat beberapa jenis carnitine yang ditemukan dalam tubuh dan carnitine dalam bentuk suplemen yang bisa Anda beli bebas. Berikut ini beberapa jenis carnitine beserta fungsinya.

1. Propionyl L-carnitine

Propionyl L-carnitine merupakan jenis carnitine yang diandalkan untuk mengobati masalah peredaran darah, seperti penyakit pembuluh darah dan tekanan darah tinggi. Hal ini karena jenis carnitine satu ini mampu meningkatkan produksi oksida nitrat yang bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah.

2. L-carnitine L-tartrat

Jenis carnitine ini adalah salah satu jenis carnitine yang sering ditemui pada suplemen olahraga karena memiliki tingkat penyerapan yang lebih cepat. Jenis carnitine satu ini sangat efektif untuk meningkatkan energi, mengatasi nyeri otot dan pemulihan energi setelah berolahraga.

3. D-carnitine

Carnitine satu ini merupakan bentuk carnitine tidak aktif dari carnitine. Biasanya, carnitine ini sangat dianjurkan untuk dikonsumsi karena dapat menghambat penyerapan bentuk carnitine yang aktif dan berguna untuk tubuh.

4. Acetyl L-carnitine

Jenis carnitine akrab dikenal dengan nama ALCAR. ALCAR adalah suatu senyawa yang memiliki fungsi sebagai agen anti-aging dan meringankan penyakit. Zat ini juga bermanfaat untuk fungsi otak dan bermanfaat mengobati gangguan saraf seperti penyakit alzheimer. Fungsi carnitine satu ini juga bermanfaat untuk mengurangi gejala depresi.

Selain itu, carnitine juga dapat mengatasi diabetes karena memicu produksi enzim AMPK. Enzim AMPK adalah salah satu enzim yang membantu tubuh untuk meningkatkan kemampuan tubuh dalam menggunakan karbohidrat.

Carnitine alami dapat Anda peroleh melalui berbagai makanan sumber carnitine seperti daging sapi, ikan, ayam, susu dan tempe. Adapun sumber carnitine lainnya yaitu dalam bentuk suplemen. Berdasarkan sebuah penelitian, carnitine alami asal makanan dapat diserap lebih baik oleh tubuh dibandingkan carnitine dalam bentuk suplemen.

Itulah beberapa informasi dan fungsi carnitine bagi tubuh. Perlu Anda ketahui, mengonsumsi carnitine dapat menimbulkan beberapa efek samping bagi tubuh. Maka dari itu. sebelum mengonsumsi carnitine ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Dapatkan suplemen sesuai kebutuhanmu dengan Jovee. Download aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Categories
Kesehatan

Emotional Eating Adalah Kegiatan Pengendalian Emosi yang Salah

Emotional Eating Adalah

Makan adalah salah satu aktivitas dasar yang perlu dilakukan oleh setiap manusia yang ada. Pada dasarnya, makan harusnya menjadi aktivitas untuk bertahan hidup dan juga karena kebutuhan. Tetapi ada aktivitas aneh yakni dimana makan menjadi aktivitas untuk menghilangkan stress dan merasa baikan. Emotional eating adalah sebutan untuk aktivitas tersebut.

Apa Sih Emotional Eating itu?

Tidak semua orang makan hanya untuk memenuhi rasa lapar yang menyerang secara fisik. Beberapa orang juga mungkin menjadikan makanan untuk menciptakan perasaan nyaman, sebagai hadiah, ataupun pelepas stress. Mayoritas makanan yang dikonsumsi adalah makanan yang tidak sehat entah itu makanan manis, junk food, dan sebagainya.

Contoh konkritnya adalah ketika Anda merasakan mendapat hari yang buruk karena satu hal di luar sana. Membeli satu bungkus es krim ataupun pizza menjadi kegiatan yang bisa mengembalikan mood. Atau ketika merasa sendirian, makanan cepat saji biasanya menjadi pilihan karena tidak ingin berlama-lama di tempat makan.

Singkatnya, emotional eating adalah kegiatan yang menjadikan makanan dan aktivitas makan untuk membuat perasaan menjadi lebih baik. Memenuhi kebutuhan emosi lebih menjadi prioritas dibandingkan memenuhi kebutuhan perut. Sayangnya, aktivitas ini bukannya bisa membantu malah seringkali membuat merasa cemas karena makan berlebihan.

Lingkaran Siklus Emotional Eating

Pada dasarnya, menjadikan makanan sebagai hadiah untuk diri sendiri saat merayakan sesuatu bukanlah hal buruk. Masalahnya muncul ketika makan sudah menjadi coping mechanism sebagai respon alam bawah sadar menghadapi masalah. Mungkin di awal ini terjadi ketika membuka kulkas saat merasa sendirian lalu memakan apa yang ada di sana.

Siklus dari emotional eating adalah ketika terjadi suatu masalah kemudian merasa perlu untuk makan, makan lebih banyak, lalu merasa bersalah. Siklus tersebut terjadi setiap kali suatu masalah datang dan membuat Anda kecewa hingga tidak pernah lepas dari lingkaran itu.

Makan tidak bisa menghilangkan perasaan tidak nyaman meskipun memang akan terasa mereda dalam jangka pendek. Perasaan yang mengganggu akan tetap berada di sana hingga muncul lagi perasaan buruk karena konsumsi kalori berlebih.

Masalah akan tampak lebih parah ketika tidak ada lagi cara yang Anda pikir berhasil untuk mengatasi perasaan mengganggu selain makan. Semakin lama, akan muncul masalah dari sisi berat badan dan perasaan tidak berdaya untuk menghadapi masalah yang ada.

Mencoba Mengatasi Emotional Eating

Usaha untuk lepas dari aktivitas emotional eating ini mungkin tidak akan mudah tetapi masih ada caranya. Di awal, mungkin semuanya akan terasa sulit tetapi perlu diusahakan meskipun memang butuh waktu cukup panjang. Inti dari kegiatan ini sebenarnya ada pada mengalihkan perasaan ingin makan dengan aktivitas lainnya yang tidak buruk.

Coba mulai dengan ketika merasa sendirian atau tertekan, telpon seseorang yang bisa mendengarkan atau bermain dengan binatang peliharaan. Ketika merasa gelisah karena suatu hal yang belum pasti terjadi, cobalah untuk mendengarkan lagu favorit atau meremas kertas.

Jika merasa lelah, secangkir teh hangat dan mandi dengan air hangat mungkin bisa meredakan sedikit perasaan lelah. Sesekali mungkin perasaan bosan akan menyerang dan coba alihkan keinginan untuk makan dengan membaca buku atau berjalan ke luar.

Kegiatan emotional eating adalah salah satu bentuk aktivitas yang secara tidak sadar terbentuk di beberapa orang. Memang, ini adalah hal wajar sampai suatu saat nanti ketika sudah sadar maka terlambat. Memperhatikan pola makan dan kalori yang masuk, bahkan menambahkan suplemen benar-benar diperlukan untuk kesehatan.

Ingin tahu tips dan trik seputar kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi suplemen. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Categories
Tips

7 Rekomendasi Menu Diet PCOS untuk Hamil Lebih Mudah

Menu Diet PCOS untuk Hamil

Polycystic ovary syndrome (PCOS) disebabkan oleh ketidakseimbangan kadar hormon yang menyebabkan terbentuknya gelembung udara di ovarium. Kondisi ini bisa membuat wanita sulit mengalami masa kehamilan. Oleh karena itu, berikut ini menu diet PCOS untuk hamil yang harus diperhatikan agar bisa cepat hamil.

1. Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah

Makan makanan rendah indeks glikemik merupakan faktor penting dalam diet PCOS, terutama jika Anda sedang berusaha untuk segera hamil. Semakin rendah indeks glikemik suatu makanan, semakin lambat tubuh Anda menyerap karbohidrat. Ini dapat membantu mengontrol kadar gula darah, sehingga memudahkan untuk mengontrol gejala PCOS yang terkait dengan diabetes.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition pada 2010, wanita dengan PCOS dengan diet indeks glikemik rendah memiliki siklus menstruasi yang lebih teratur. Banyak makanan dengan indeks glikemik rendah termasuk biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran berpati, gandum utuh, dan makanan rendah karbohidrat lainnya.

2. Diet DASH

Jenis diet ini terdiri dari sekumpulan makanan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Menurut para ahli, diet DASH dapat membantu mengontrol gejala PCOS. Kunci dari diet DASH itu sendiri adalah menghindari makanan tinggi lemak jenuh dan gula.

Contoh makanan yang bisa digunakan untuk diet DASH meliputi:

  • Ikan salmon, mackerel, sarden, dan tuna.
  • Unggas
  • Buah
  • Sayuran
  • Produk susu rendah lemak
  • Lemak nabati seperti minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan.

3. Makanan Kaya Vitamin D

Menu Diet PCOS untuk Hamil yang berikutnya adalah konsumsi vitamin D. Salah satu faktor yang menjadi faktor PCOS dengan gejala resistensi insulin, obesitas dan juga gangguan proses ovulasi adalah akibat dari kekurangan asupan vitamin D. Oleh sebab itu, perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin D untuk menekan kondisi tersebut.

Vitamin D bisa Anda dapatkan secara mudah dengan berjemur di pagi hari. Selain itu Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin D, seperti tuna, kuning telur, jamur, udang, dan juga hati sapi.

4. Makanan Anti-Inflamasi

Makanan anti-inflamasi juga dapat membantu mengurangi gejala PCOS. Semakin mudah Anda mengelola gejalanya, semakin nyaman aktivitasnya dan semakin besar peluang Anda untuk hamil. Contoh makanan dengan kandungan anti-inflamasi termasuk blueberry, minyak zaitun, ikan berlemak, brokoli, bayam, dan sayuran berdaun lainnya.

5. Alternatif Pemanis

Jajanan manis memang menggoda. Namun bagi Anda yang mengalami PCOS, ada baiknya mengganti gula dengan madu atau stevia. Ingatlah bahwa makan makanan manis hanya akan menaikkan kadar gula darah Anda.

6. Alternatif Susu

Selain pemanis, alternatif lain yang juga masuk dalam daftar makanan agar penderita PCOS bisa cepat hamil adalah menggunakan pilihan lain dari produk susu. Anda bisa mengganti susu sapi dengan almond, kedelai, oat,dan susu lainnya.

7. Hindari Makanan Olahan

Makanan olahan yang mengandung karbohidrat bisa menyebabkan proses inflamasi yang akan berdampak pada resistensi insulin. Bagi Anda yang menderita PCOS, Anda perlu mengurangi atau lebih baik untuk menghentikan konsumsi makanan l=olahan dengan tujuan untuk mengendalikan gejala penyakit PCOS.

Makanan dengan karbohidrat olahan adalah jenis makanan yang dibuat menggunakan tepung putih. Contohnya saa mie dan juga pasta yang dibuat dengan bahan dasar tepung. Jika dibandingkan dengan menggunakan tepung putih, menggunakan pasta yang terbuat dari biji-bijian bisa menjadi aternatif yang sangat bagus untuk dicoba.

Itu tadi 7 rekomendasi Menu Diet PCOS untuk Hamil yang bisa Anda gunakan untuk mempercepat kehamilan. Selain mengonsumsinya, mengatur pola makan juga sangat dianjurkan agar bisa mengurangi gejala dari PCOS.

Penasaran dengan tips dan trik kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee

Categories
Tips

5 Manfaat Olahraga Secara Teratur untuk Kesehatan

Manfaat Olahraga Secara Teratur

Sistem kekebalan tubuh dapat diperoleh salah satunya dengan menjaga berolahraga secara teratur. Tidak hanya menjaga kesehatan raga, olahraga juga dapat menjaga kesehatan jiwa. Oleh karena itu simak terus mengenai manfaat olahraga secara teratur yang bisa Anda terapkan setiap hari.

1. Mencegah Stres

Bagi Anda yang melakukan hal secara berulang dan konsisten, hal ini dapat menimbulkan stres atau beban pikiran. Misalnya saja bagi Anda yang bekerja di kantor. Banyaknya pekerjaan, tenggat waktu yang selalu mengejar, belum lagi tekanan dari teman maupun dari atasan, tentu hal ini menjadi beban tersendiri. Bila hal ini Anda biarkan, lambat laun Anda akan sering mengalai perubahan mood dan stres yang tidak hilang-hilang.

Oleh karena itu salah satu cara untuk menghilangkan tekanan dalam pikiran tersebut adalah dengan berolahraga. Pada saat olahraga, tubuh akan memproduksi hormon serotonin yang lebih daripada biasanya. Adanya hormon serotonin ini memberikan efek lebih bahagia dan dapat mengembalikan mood dalam tubuh.

2. Meningkatkan Energi

Selain dapat menghilangkan stres dan mengembalikan mood, berolahraga terutama yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan energi. Apabila sebelumnya Anda sering merasakan kelelahan bahkan seringkali tubuh terasa lemas, dengan berolahraga dapat mengembalikan stamina. Awalnya memang terasa berat, namun seiring berjalannya waktu tubuh akan terbiasa bahkan merasa candu.

Hal ini dikarenakan pada awal tubuh masih menyesuaikan dengan hal atau aktivitas baru. Namun, seiring dengan berjalannya waktu tubuh mulai terbiasa dan penambahan energi pun semakin lebih daripada biasanya. Hari-hari Anda bisa terasa semangat tanpa harus merasakan kelalahan maupun letih.

3. Meningkatkan Kualitas Tidur

Manfaat olahraga secara teratur lainnya adalah meningkatkan kualitas tidur. Hal ini cocok bagi Anda yang mengalami dengan jam tidur. Baik itu tidak bisa tidur atau insomnia, maupun yang selalu terkendala tidur hanya 1 sampai 3 jam saja.

Pada umumnya jam tidur yang dibutuhkan adalah minimal 7 jam dengan begitu tubuh akan terasa bugar saat sudah bangun. Melakukan aktivitas pada hari berikutnya juga bisa menjadi maksimal.

4. Menjaga Kestabilan Berat Badan

Bagi Anda yang selalu bekerja di kantoran terutama yang hanya duduk, cenderung mengalami kenaikan berat badan sedangkan asupan gizi terus Anda konsumsi tanpa ada pembakaran dalam tubuh.

Hal ini lebih cepat menyebabkan berat badan cepat naik. Sedangkan idealnya tubuh memerlukan pembakaran agar metabolism tetap jaga. Apabila Anda menjaga olahraga secara teratur, tentu berat badan ini bisa terjaga kestabilannya.

5. Menghindarkan dari Berbagai Macam Penyakit

Pada saat tubuh melakukan olahraga teratur, secara otomatis tubuh akan memproduksi berbagai hormon yang dapat memicu ketahanan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Bagi Anda yang berolahraga di bawah sinar matahari pagi, tentu hal ini juga menjadi nilai positif bagi tubuh.

Pasalnya sinar matahari pagi dapat memberikan manfaat terutama berupa vitamin D yang dapat menghindarkan dari penyakit. Misalnya saja Anda mengalami gejala hidung tersumbat bahkan telinga gatal sekalipun, Anda bisa memanfaatkan sinar matahari pagi untuk menghilangkannya.

Itulah beberapa informasi mengenai manfaat olahraga secara teratur yang bisa Anda lakukan setiap hari. Sekalipun hanya dengan gerakan kecil dan dilakukan hanya beberapa menit jangan lupa untuk melakukannya dengan benar. Dengan begitu Anda bisa meminimalisir adanya cedera terutama yang biasa terjadi pada bagian otot.

Ingin tahu lebih banyak mengenai manfaat lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Untuk mendapatkan vitamin dan suplemen, download aplikasi Jovee lewat Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.