Categories
Kesehatan Tips

Telemedik Adalah Layanan Kesehatan? Ini Dia Penjelasannya

Telemedik Adalah

Seiring dengan berkembangnya zaman, perkembangan teknologi juga ikut tumbuh secara masif. Hal ini memberikan kebermanfaatan bagi penggunanya terutama dalam hal komunikasi. Salah satu inovasi dari teknologi adalah hadirnya telemedik. Adapun telemedik adalah teknologi mengenai layanan kesehatan dan informasi yang bisa digunakan dari jarak jauh. Oleh karena itu, simak terus informasi berikut ini.

Pengertian Telemedik                     

Telemedik merupakan salah satu ide perkembangan sektor kesehatan di bidang digitalisasi. Inovasi teknologi ini dapat memberikan informasi dan pelayanan khususnya di bidang kesehatan. Kecanggihan teknologi ini diharapkan mampu memberikan solusi kesehatan yang dapat dilakukan dari jarak jauh, serta memungkinkan pasien untuk berkonsultasi dengan dokter tanpa harus melakukan tatap muka.

Fokus Layanan Telemedik

Hadirnya inovasi di sektor kesehatan ini dapat memberikan kemudahan kepada Anda. Apabila Anda tidak memiliki waktu yang cukup ke fasilitas kesehatan, Anda bisa menggunakan telemedik ini.

Pasalnya telemedik hadir untuk memberikan dukungan pelayanan kesehatan klinis. Baik itu berupa layanan informasi seputar kesehatan, maupun layanan konsultasi yang berdasarkan dignosis. Bisa dikatakan bahwasannya telemedik hadir untuk menjangkau pasien yang tidak berada di lokasi fisik yang sama. Tentu saja hal ini guna untuk meningkatkan kesehatan masyarakat juga.

Kelebihan Telemedik

Telemedik adalah inovasi sektor kesehatan di bidang digitalisasi menyebabkan Anda bisa mengaksesnya dengan mudah. Hanya dengan menggunakan ponsel pintar atau komputer Anda sudah bisa mendapatkan layanan-layanannya. Adapun kelebihan menggunakan telemedik adalah sebagai berikut.

1. Mendapatkan Informasi

Saat Anda mengakses telemedik, Anda akan mendapatkan informasi penting mengenai kesehatan. Mulai dari berbagai macam tips kesehatan sehari-hari, informasi mengenai penyakit-penyakit, hingga informasi mengenai obat-obatan. Anda bisa mendapatkan semua informasi dengan mudah hanya dengan memasukkan kata kunci yang Anda inginkan pada kotak pencarian.

2. Berkonsultasi

Kelebihan lainnya selain Anda mendapatkan informasi mengenai kesehatan, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter pilihan. Apabila Anda memiliki kondisi medis tertentu atau mengalami gejala-gejala yang membutuhkan konsultasi, Anda bisa mencari dokter sesuai dengan gejala atau kondisi. Dengan begitu dokter akan melakukan diagnosis sesuai dengan kondisi, gejala, atau keadaan tubuh yang Anda rasakan.

3. Menebus Obat

Saat Anda telah selesai berkonsultasi dengan dokter dan membutuhkan obat sesuai dengan resep, Anda bisa menggunakan layanan telemedik ini. Selain menggunakan resep, Anda juga bisa menebus obat yang termasuk kategori bebas didapatkan.

Anda tidak perlu lagi repot-repot keluar rumah terutama bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu atau karena hal lain. Anda hanya perlu membuka aplikasi atau website telemedik dan selanjutnya Anda bisa memilih kebutuhan Anda.

Apakah berkonsultasi, membeli obat atau sekadar mencari informasi kesehatan. Semua dilakukan secara online dan cepat, bahkan pembelian obat yang telah Anda pesan bisa diantar langsung ke rumah tanpa perlu antri di apotek.

4. Terhubung dengan Fasilitas Kesehatan

Setelah Anda berkonsultasi terkait dengan kondisi, dokter akan segera menangani keluhan Anda. Pada dasarnya, diagnosis dokter yang Anda peroleh berdasarkan keluhan dan gejala yang Anda rasakan. Apabila dalam diagnosis memerlukan tindakan atau penanganan lanjut, Anda bisa mencari fasilitas kesehatan terdekat atau sesuai dengan arahan dari dokter terkait tempat dokter praktik misalnya. Tentunya hal ini ditujukan untuk mendapatkan keakuratan penegakan dalam diagnosis.

Jadi, telemedik adalah sebuah solusi yang bisa memberikan kemudahan untuk pengguna internet, terutama dalam bidang kesehatan. Apabila Anda memiliki keluhan, kebutuhan terhadap informasi kesehatan, maupun kebutuhan terhadap obat-obatan baik yang sesuai dengan resep ataupun obat bebas, Anda bisa menggunakan sepuasnya mengenai telemedik ini.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.Anda juga bisa mengetahui info kesehatan terpercaya dengan mendaftarkan email anda di Ngovee.

Categories
Penyakit Tips

Penyebab Paru-Paru Basah serta Cara Tepat Menanganinya

Penyebab Paru-Paru Basah

Penyakit paru-paru basah bisa dibilang sebagai penyakit yang tak asing lagi di telinga masyarakat luas. Penyakit ini ditandai dengan kondisi di mana terjadinya peradangan di salah satu bahkan kedua paru-paru, yang kemudian memicu penimbunan cairan di organ pernapasan tersebut. Lalu, apa sebenarnya penyebab paru-paru basah ini? Simak ulasannya di bawah ini.

Penyebab Paru-Paru Basah

1. Infeksi Bakteri

Paru-paru basah atau dikenal juga dengan istilah pneumonia bisa disebabkan oleh infeksi bakteri. Tipe bakteri yang paling umum dikenal sebagai penyebab paru-paru basah adalah pneumokokus pneumonia. Pneumokokus pneumonia ini sendiri terbentuk akibat adanya bakteri streptokokus pneumonia yang normalnya hidup di bagian atas saluran pernapasan.

Infeksi bakteri yang menyebabkan paru-paru basah bisa terjadi setelah seseorang terserang demam atau flu. Umumnya, infeksi bakteri pada paru-paru ini akan menyerang satu bagian atau satu lobus saja yang ada di paru-paru, sehingga dinamakan sebagai pneumonia lobar. Paru-paru basah yang diakibatkan oleh infeksi bakteri ini paling rentan menyerang orang dengan gangguan pernapasan.

2. Infeksi Virus

Selain disebabkan oleh infeksi bakteri, paru-paru basah juga bisa dipicu oleh infeksi virus. Virus influenza akan menginfeksi saluran pernapasan atas, sehingga terjadilah paru-paru basah yang umum di kalangan orang dewasa. Kebanyakan kasus paru-paru basah yang disebabkan oleh infeksi virus tak begitu parah kondisinya dan juga lebih cepat sembuh dibandingkan dengan infeksi bakteri.

Meski umumnya dikenal sebagai kondisi yang tak terlalu parah, paru-paru basah yang disebabkan oleh infeksi virus kadang bisa berakhir sangat fatal. Pasalnya, virus akan menginfeksi seluruh bagian paru-paru, lalu menduplikasikan dirinya sebanyak mungkin, namun secara fisik tak terlihat jaringan paru-paru yang terinfeksi dan dipenuhi cairan.

3. Infeksi Jamur

Penyebab paru-paru basah selanjutnya adalah karena infeksi jamur. Paru-paru basah akibat infeksi jamur ini umum terjadi pada orang yang mengalami gangguan kesehatan kronis dan daya tahan tubuh yang lemah. Jamur yang memicu terjadinya paru-paru basah ini disebut dengan istilah Pneumocystis jirovecii.  

Cara Tepat Menangani Penyakit Paru-Paru Basah

Penanganan dalam bentuk obat yang diberikan pada pasien pengidap paru-paru basah akan didasarkan pada 3 hal. 3 hal tersebut meliputi organisme penyebabnya, ketahanan organisme atas antibiotik tertentu, serta kondisi kesehatan pasien itu sendiri. Umumnya, bagi pengidap paru-paru basah yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur, obat yang diberikan berupa antibiotik. 

Bagi pengidap paru-paru basah yang disebabkan oleh infeksi virus, tak akan efektif penanganannya dengan antibiotik. Dokter umumnya akan meresepkan obat antivirus, yang terutama sekali akan optimal efeknya jika digunakan di awal terjadinya infeksi virus pada paru-paru.

Cegah Paru-Paru Basah Sebelum Terjadi

Dibandingkan dengan mengobati, tentu akan lebih baik jika Anda melakukan pencegahan atas infeksi yang menyebabkan paru-paru basah. Langkah pencegahan pertama adalah dengan melakukan vaksinasi, baik untuk dewasa maupun anak-anak. Kedua, biasakan diri untuk menjalankan gaya hidup sehat dan higienis.

Ketiga, jangan merokok atau hentikan kebiasaan merokok mulai dari sekarang. Merokok dapat menyebabkan sistem pertahanan alami paru-paru atas terjadinya infeksi menjadi rusak. Terakhir, jaga selalu daya tahan tubuh agar tidak drop. Tidurlah yang cukup, berolahraga rutin, serta konsumsi makanan dan minuman yang bergizi.

Itulah tadi penjelasan mengenai penyebab paru-paru basah, beserta dengan cara penanganan dan pencegahannya. Usahakan untuk memvaksinasi diri sedini mungkin, agar bisa terlindungi dari infeksi bakteri, jamur, serta virus yang menyebabkan paru-paru basah. Ingat selalu untuk membudayakan gaya hidup sehat, agar tubuh selalu sehat dan terhindar dari risiko infeksi.

Kami dapat membantu anda memenuhi kebutuhan dan beli obat untuk penyakit kronis. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang.

Categories
Penyakit

5 Penyebab Perut Sebelah Kiri Sakit yang Harus Diwaspadai

Perut Sebelah Kiri Sakit

Perut sebelah kiri terdapat berbagai macam organ. Apabila Anda mengalami kesakitan pada perut sebelah kiri, Anda harus waspada. Jika Anda mengalami perut sebelah kiri sakit, Anda harus mengetahui tepatnya Anda merasa sakit pada bagian sebelah mana. Hal ini dikarenakan perut sebelah kiri dibedakan menjadi perut kiri bagian atas maupun perut kiri bagian bawah. Simak informasi berikut ini mengenai penyebab perut kiri sakit.

1. Penyakit Ginjal

Apabila Anda sering merasakan perut sakit, Anda harus waspada bila itu adalah penyakit ginjal. Penyakit ginjal itu bisa berupa infeksi ginjal maupun batu ginjal. Adapun infeksi ginjal dapat diketahui dari berbagai macam gejala. Misalnya ada darah atau nanah dalam urine, bau urine yang tidak seperti biasanya, sakit pinggang atau nyeri punggung bawah, demam, menggigil, lemas, tidak nafsu makan, mual dan muntah yang disertai dengan diare.

Selain infeksi ginjal, perut kiri sakit juga bisa mengindikasi adanya batu ginjal. Penyakit batu ginjal biasanya ditandai dengan beberapa gejala seperti sering buang air kecil, mengalami nyeri atau sakit pada saat membuang air kecil, sensasi panas saat kencing, jumlah urine yang keluar sedikit, bahkan urine tidak keluar sama sekali saat Anda kencing. Apabila Anda mengalami gejala semua ini, segera konsultasikan dengan dokter terkait kondisi tubuh Anda.

2. Gastritis 

Gastritis merupakan nama lain dari penyakit radang yang menyerang dinding lambung. Hal ini dikarenakan lendir atau mukus yang melapisi lapisan lambung mengalami iritasi, peradangan, atau pengikisan hingga menimbulkan rasa sakit pada lapisan lambung. Kondisi seperti ini umumnya disebabkan oleh berbagai macam faktor.

Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, maka bakteri yang berpengaruh biasanya adalah Helicobacter Pylori, yaitu bakteri yang menghasilkan lendir di lapisan lambung. Selain itu bisa disebabkan pertambahan usia, terlalu sering mengonsumsi alkohol, terlalu sering mengonsumsi obat pereda nyeri bahkan autoimun.

Adapun gejalanya adalah nyeri yang terasa panas dan perih di perut bagian ulu hati. Selain itu Anda juga bisa merasakan perut kembung, sering mengalami cegukan, mual muntah, hilang nafsu makan, cepat merasa kenyang saat makan, buang air besar dengan tinja berwarna hitam bahkan bisa muntah darah.

3. Ovulasi

Salah satu penyebab perut sebelah kiri sakit yang lainnya adalah terjadinya ovulasi. Kondisi yang sering dialami oleh wanita ini menimbulkan gejala rasa sakit atau kram pada bagian tersebut. Kondisi yang juga disebut sebagai masa subur ini kerap kali juga menimbulkan gejala lain seperti rasa mual, pegal-peegal, hingga keputihan.

4. Radang Usus Besar

Perut sakit juga bisa disebabkan adanya penyakit radang usus besar. Penyakit ini bisa disebabkan adanya luka atau iritasi pada saluran pencernaan hingga menyebabkan radang. Adapun gejala umum yang dapat timbul nyeri perut atau kram perut, perut terasa kembung, diare, selera makan berkurang, kelelahan, berat badan yang menurun, hingga feses yang keluar berdarah atau berlendir.

Biasanya rasa sakit atau nyeri ini perlahan akan menghilang. Namun, apabila Anda mengalami gejala lain yang tidak hilang dalam beberapa hari, ada baiknya Anda konsultasi dengan dokter.

5. Radang Pankreas

Penyebab lain perut sering terasa sakit bisa menandakan Anda mengalami radang pankreas. Radang pankreas merupakan radang yang terjadi pada organ pankreas. Biasanya peradangan ini terjadi secara tiba-tiba.

Pada umumnya penyakit ini dapat menimbulkan rasa sakit ketika berbaring, makan, dan minum. Adapun gejala lainnya adalah diare, demam, perut sakit saat disentuh, hingga mual dan muntah bahkan jantung berdetak lebih cepat dari keadaan normal.

Demikianlah beberapa informasi mengenai penyebab perut sebelah kiri sakit yang harus Anda waspadai. Anda bisa melakukan pemeriksaan dini terhadap tubuh dengan melihat gejala-gejala yang ditimbulkan. Apabila gejala-gejala tersebut mengarah pada suatu penyakit tertentu segera konsultasikan dengan dokter.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Categories
Penyakit

Apa Penyebab Penyakit Bronkitis? Ini Dia Penjelasannya

Apa Penyebab Penyakit Bronkitis

Jika Anda sering mengalami batuk yang disertai dengan lendir, serta sudah berlangsung lebih dari dua minggu. Sebaiknya Anda perlu waspada dan melakukan pemeriksaan ke dokter. Sebab, ada kemungkinan Anda mengalami penyakit bronkitis. Agar kondisi tersebut tidak semakin parah, sebaiknya kenali apa penyebab penyakit bronkitis dan bagaimana upaya untuk mencegahnya.

Pengertian Bronkitis

Bronkitis adalah infeksi yang mempengaruhi saluran udara utama paru-paru, atau yang disebut bronkus. Akibatnya akan terjadi inflamasi atau peradangan pada paru-paru yang akan menimbulkan gangguan pernapasan. Penderita bronkitis biasanya mengalami batuk lendir yang sangat mengganggu.

Penyakit bronkitis sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu: Bronkitis akut dan bronkitis kronis. Bronkitis akut merupakan kondisi bronkitis yang cukup umum. Biasanya, jenis bronkitis ini berlangsung selama beberapa minggu (dua atau tiga minggu) dan kemudian hilang. Pasien yang paling sering terserang penyakit ini adalah anak-anak di bawah usia 5 tahun.

Sedangkan, bronkitis kronis merupakan kondisi bronkitis yang lebih serius yang terjadi terus menerus atau berulang kali. Jenis bronkitis ini disebabkan oleh infeksi bronkial dan berlangsung setidaknya selama dua hingga tiga bulan dalam satu tahun dan dapat kambuh di tahun berikutnya. Bronkitis kronis umumnya sering dialami oleh orang dewasa diatas usia 40 tahun.

Gejala dari Bronkitis

Batuk adalah gejala umum dan paling mudah ditemukan pada penyakit ini. Batuk yang Anda alami bisa berupa batuk berdahak atau batuk kering. Dahak yang dikeluarkan pada penderita batuk berdahak umumnya bisa berwarna putih, hijau, atau kuning keabu-abuan. Selain itu, menderita penyakit ini juga bisa disertai gejala lain yaitu:

  • Demam
  • Sesak napas
  • Lemas
  • Sakit kepala
  • Hidung tersumbat
  • Sakit tenggorokan
  • Badan pegal dan nyeri

Selain batuk, gejala ini bisa mereda dalam waktu seminggu. Saat batuk, bisa berlangsung dari beberapa minggu hingga beberapa bulan. Oleh karena itu, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika gejala batuk terus berlangsung selama lebih dari 3 minggu. Pasalnya, gejala awal penyakit ini hampir mirip flu dan sulit dibedakan.

Penyebab Bronkitis

Setelah mengetahui gejalanya, lalu apa penyebab penyakit bronkitis? Bronkitis akut biasanya disebabkan oleh virus yang menyebabkan pilek dan flu. Infeksi paru-paru pada kebanyakan kasus bronkitis akut disebabkan oleh virus. Iritasi dan peradangan yang disebabkan oleh infeksi menyebabkan bronkus menghasilkan lebih banyak lendir.

Sedangkan bronkitis kronis biasanya disebabkan oleh kebiasaan merokok, baik pasif maupun aktif. Selain itu, udara yang terkontaminasi, debu, bahan kimia, atau gas beracun di lingkungan sekitar juga dapat berkontribusi pada timbulnya penyakit ini.

Ada zat dalam setiap hisapan rokok yang berpotensi merusak bulu-bulu halus di paru-paru yang disebut bulu siliaris. Seiring waktu, kandungan dalam rokok ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada bulu siliaris dan lapisan dinding bronkus.

Cara Mencegah Penyakit Bronkitis

Untuk mengurangi risiko terkena penyakit ini, Anda bisa melakukan hal berikut: Jangan merokok dan menjauhlah dari perokok pasif. Mendapatkan vaksinasi flu. Menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan. Serta mengenakan masker di lingkungan udara yang buruk.

Selain hal di atas, perlu diketahui bahwa ada beberapa faktor dengan resiko yang mungkin lebih rentan terhadap penyakit ini. Beberapa faktor tersebut diantaranya: Wanita yang merokok lebih berisiko dibandingkan pria, penderita asma, sistem kekebalan yang lemah, serta orang yang memiliki riwayat penyakit paru-paru.

Seperti itulah apa penyebab penyakit bronkitis dan bagaimana cara mencegahnya. Selain dengan menerapkan upaya tersebut. Anda juga bisa memulai untuk melakukan gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit bronkitis.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Penyakit

7 Pernyataan Tentang Penyakit Emfisema yang Perlu Diketahui

Penyakit Emfisema

Emfisema merupakan penyakit kronis yang disebabkan karena kerusakan kantong udara pada paru-paru. Seiring berjalannya waktu kerusakan kantong udara yang semakin parah akan membentuk kantong besar dan beberapa kantong kecil yang pecah. Kondisi ini menyebabkan kadar oksigen yang mencapai aliran darah menjadi berkurang. Nah ini  beberapa hal penting yang perlu diketahui seputar penyakit emfisema.

1. Apakah Sesak Napas Bisa Didiagnosis Sebagai Emfisema?

Sebenarnya sesak nafas bukan hanya merupakan salah satu gejala emfisema saja. Dibutuhkan beberapa pemeriksaan khusus untuk mengetahui Apakah sesak nafas tersebut merupakan gejala emfisema atau tidak. Penyebab penyakit emfisema sendiri adalah kebiasaan merokok, polusi udara, usia tua, alfa 1 antitripsin defisiensi, dan faktor keturunan.

2. Apakah Semua Orang Berisiko Terkena Emfisema?

Pada dasarnya orang yang memiliki risiko terkena gangguan emfisema adalah mereka yang memiliki riwayat asma, perokok pasif maupun aktif, orang dewasa yang sudah berusia 40 hingga 60 tahun, dan orang yang sering terpapar polusi udara dalam ruangan. Jadi jika Anda mengalami beberapa gejala emfisema, jangan lupa untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

3. Apa Perbedaan COPD dan Emfisema?

Emfisema merupakan kondisi yang umumnya terkait dengan COPD, namun bukan merupakan penyakit itu sendiri. Gejala emfisema yang sering dialami antara lain seperti ketidakmampuan menghembuskan nafas dengan cepat dan sesak nafas. Penderitanya juga mengalami penurunan berat badan yang drastis mudah lelah jantung berdebar dan bibir maupun kuku menjadi biru.

4. Seperti Apa Tempat Tinggal yang Cocok Bagi Penderita Emfisema?

Tempat tinggal yang cocok bagi penderita emfisema adalah tempat tinggal dengan tingkat kebersihan udara yang baik. Selain itu, penderita emfisema juga tidak disarankan tinggal di daerah yang memiliki tingkat kelembaban tinggi, udara dingin, angin kencang dan suhu ekstrem. Pasalnya tempat tinggal semacam ini hanya akan memperburuk kondisi emfisema yang diderita.

5. Selain Sesak Nafas, Apa Saja Gejala Emfisema?

Tak hanya mengalami sesak nafas saja, penderita emfisema umumnya juga kesulitan bernafas atau bernafas pendek-pendek. Selain itu penderita emfisema juga mengalami batuk kering tanpa lendir, lemas atau lesu, hingga kehilangan berat badan secara drastis. Penting bagi Anda untuk mengetahui gejalanya agar bisa mendapat penanganan yang cepat dan tepat.

6. Apakah Pelatihan dan Olahraga Membantu Perawatan Emfisema? 

Meskipun rutin berolahraga baik untuk meningkatkan kinerja kardiovaskuler, namun penting juga bagi Anda untuk berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu mengenai program rehabilitasi paru-paru apa yang harus Anda lakukan. Nantinya dokter bisa menentukan pelatihan atau Olahraga apa yang tepat untuk Anda. Meski demikian perlu diingat jangan melakukannya secara berlebihan ya.

7. Pentingkah Penderita Emfisema Mengonsumsi Suplemen Kekebalan Tubuh?

Mengingat tingginya risiko infeksi yang disebabkan karena penumpukan cairan di dalam paru-paru, menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat merupakan kunci utama yang harus diperhatikan menuju ke hidup sehat. Penting juga bagi Anda untuk mendapatkan vitamin dan nutrisi yang tepat melalui makanan sebelum mengandalkan suplemen kekebalan tubuh tambahan.

Agar tetap bisa mendapatkan informasi seputar nutrisi yang tepat, penting bagi Anda untuk berdiskusi dengan dokter terlebih dahulu. Proses diskusi atau tanya jawab sekarang juga lebih mudah dilakukan melalui Lifepack. Bahkan Anda juga bisa membeli obat dengan lebih mudah tanpa harus mengantre.

Nah itu dia beberapa pernyataan penting yang perlu Anda ketahui seputar penyakit emfisema. Jika memiliki pertanyaan lain jangan sungkan untuk bertanya kepada dokter spesialis. Bahkan kini Anda juga bisa mendapatkan obat emfisema dengan lebih praktis dan mudah tanpa perlu keluar rumah melalui aplikasi Lifepack.

Download aplikasi Lifepack di Playstore dan Appstore, apotek online untuk tebus resep obat. Solusi berobat bebas antre.

Categories
Penyakit

Apa Sebenarnya Penyebab Tipes? Ini Penjelasan Lengkapnya

Penyebab Tipes

Keberadaan penyakit saat ini semakin marak terjadi terutama di lingkungan kumuh yang kebersihannya kurang.. Salah satu penyakit akibat infeksi bakteri yang banyak ditemui adalah tipes. Lalu apa sih sebenarnya penyebab tipes itu?

Mengenal Apa Itu Tipes

Tipes atau kerap dikenal dengan nama typhus adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau kuman riketsia. Penyakit ini bisa ditularkan oleh tungau atau kutu ketika mereka menggigit dan memasukkan mulutnya ke bawah bagian kulit. Hewan dari golongan arthropoda yang membawa bakteri penyebab tipes bisa membuat Anda terjangkit penyakit ini.

Ada tiga tipe dari tipes itu sendiri yakni epidemic, endemic, dan juga scrub tipes. Tipe tipes yang dialami bergantung pada apa yang menggigit Anda misal saja kutu maka nantinya tergolong tipe epidemic. Hal ini karena carrier dari tipes sendiri bisa berbeda-beda bergantung pada jenis artropodanya.

Gejala penyakit tipes seringkali muncul dalam kurun waktu 1-3 minggu setelah terjadi infeksi pertama. Beberapa gejala yang ditimbulkan berupa suhu tubuh yang tinggi, sakit kepala, tidak nafsu makan hingga bercak kemerahan pada kulit. Pada tahap serius, tipes bahkan bisa menyebabkan komplikasi serius seperti misalnya pendarahan di bagian usus.

Wabah Tipes di Dunia

Umumnya, tipes hanya menyebar di negara-negara berkembang saja seperti Indonesia, India, dan Afrika. Hal ini karena biasanya negara berkembang memiliki kualitas sanitasi yang masih tergolong buruk. Negara maju seperti Amerika Serikat mungkin menularkan tipes ketika sedang traveling tetapi memang presentasenya sangat rendah.

Penyakit tipes sebenarnya tidak begitu berbahaya jika tidak terjadi komplikasi dengan penyakit lain yang bisa muncul. Tapi jangan pernah meremehkan tipes karena keterlambatan pengobatan bisa menyebabkan resiko sangat fatal. Sangat penting untuk segera menemui tenaga kesehatan ketika mengalami gejala-gejala yang mencerminkan penyakit tipes.

Bakteri Penyebab Tipes

Penyakit tipes sendiri tergolong ke dalam penyakit yang tidak bisa ditularkan melalui manusia ke manusia lainnya melalui flu ataupun bersin. Tiga tipe tipes yang sudah diberikan tadi memang memiliki bakteri penyebab yang berbeda-beda dan ditransmisikan melalui arthropoda yang berbeda pula. Ini dia penjelasan lengkapnya:

1. Tipes Epidemic

Tipe tipes yang pertama ini disebabkan oleh bakteri Rickettsia prowazekii yang biasa dibawa oleh kutu tubuh ataupun kutu biasa. Penyebab tipes ini bisa ditemukan hampir di seluruh Indonesia terutama di tempat-tempat yang memiliki sanitasi dan kebersihan yang buruk. Jadi sangat penting untuk mengatur sanitasi yang baik serta menjaga kebersihan lingkungan ya!

2. Tipes Endemik

Penyakit tipes endemic biasa juga diketahui dengan nama tipes murine. Penyebab utama penyakit tipe ini disebabkan oleh bakteri yang sama, Rickettsia prowazekii tetapi dibawa oleh tikus atau kucing. Hampir seluruh dunia mengalami penyakit tipes endemic ini terutama di tempat yang manusianya mengalami kontak dengan tikus.

3. Tipes Scrub

Jenis tipes yang terakhir ini disebabkan oleh bakteri berbeda, yakni Orientia tsutsugamushi dan biasa dibawa oleh larva tungau. Jenis tipe ini sangat mudah ditemui di kawasan Asia Pasifik termasuk di dalamnya Indonesia sendiri. Kutu bisa menyebarkan penyakit ini dengan cara berbeda yakni melalui kotorannya serta gigitannya bahkan melalui luka kecil di badan.

Penyakit dan penyebab tipes sendiri sangat mudah ditemui dan memang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Menjaga kebersihan dan tetap memperhatikan hewan yang berpotensi bisa menjadi penting untuk dilakukan. Pastikan sistem sanitasi juga diperbaiki karena bakteri bisa bertahan melalui penyebaran urin orang yang menderitanya.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

Dexamethasone Obat Apa Sih? Ini Penjelasannya

Dexamethasone Obat Apa

Upaya untuk menemukan vaksin dan juga obat untuk bisa mengatasi penyebaran virus Corona hingga saat ini terus diusahakan oleh berbagai negara. Beberapa bulan yang lalu, Dexamethasone menjadi buah bibir karena efektif untuk mengurangi resiko kematian akibat virus Corona. Benarkah demikian? Jika benar, sebenarnya Dexamethasone obat apa sih?

Apa Itu Dexamethasone?

WHO sempat merekomendasikan kalau obat Dexamethasone sangat bagus untuk penanganan virus Corona. Walaupun direkomendasikan, nyatanya, Dexamethasone tidak bisa menangkal virus Corona. Obat ini termasuk golongan Kortikosteroid yang bekerja mengurangi peradangan dan menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Dexamethasone adalah obat yang sering digunakan untuk mengobati peradangan atau inflamasi, penyakit autoimun, dan juga reaksi alergi. Obat ini cukup banyak digunakan oleh penderita penyakit itu dan bisa dengan mudah ditemukan di apotek seluruh Indonesia.

Dexamethasone biasanya dikemas dengan dosis 0,5 mg. Obat anti inflamasi ini termasuk dalam kategori obat kortikosteroid. Arti kortikosteroid itu sendiri berarti bahwa ketika menggunakan obat golongan ini untuk jangka panjang atau lama, pengguna tidak dapat langsung berhenti menggunakannya.

Dalam kasus konsumsi jangka panjang, pengguna harus dapat mengurangi dosis secara bertahap. Hanya dengan begitu Anda akhirnya bisa berhenti menggunakan Dexamethasone sepenuhnya. Prosesnya pun harus diawasi oleh dokter agar tidak menimbulkan efek samping yang bisa membahayakan penggunanya.

Fungsi Dexamethasone

Obat ini mirip dengan hormon alami yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Dexamethasone sering digunakan untuk menggantikan bahan kimia ini ketika tubuh tidak cukup memproduksinya. Obat ini mengurangi peradangan. Secara umum, tablet Dexamethasone digunakan untuk mengobati peradangan, kondisi yang berkaitan dengan aktivitas kekebalan, dan defisiensi hormon.

Cara Kerja Dexamethasone

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Dexamethasone merupakan salah satu jenis obat kortikosteroid. Artinya obat ini merupakan kortikosteroid sintetis, yang juga mengandung kortisol dan aldosteron yang diproduksi secara alami oleh kelenjar adrenal. Hormon kortikosteroid ini berperan dalam mengatur respons tubuh terhadap peradangan.

Berkat Dexamethasone, peradangan akan berkurang, menghentikan sel memproduksi bahan kimia yang biasanya digunakan untuk merangsang kekebalan dan respons alergi. Dexamethasone juga menurunkan tingkat sel darah putih dalam sirkulasi darah sehingga dapat mengobati penyakit autoimun yang disebabkan oleh sistem kekebalan yang menyerang jaringan tubuh sendiri.

Perhatikan Hal ini Sebelum Mengkonsumsi Dexamethasone

Setelah mengetahui Dexamethasone obat apa, perhatikan hal berikut ini sebelum Mengkonsumsi Dexamethasone. Anda sangat disarankan untuk mendiskusikan kesehatan dan Mengkonsumsinya dengan dokter terlebih dahulu. Sebutkan masalah kesehatan, makanan, obat, atau alergi kimia yang mungkin terkandung dalam obat.

Penderita atau pasien yang memiliki rekam medis tuberkulosis, diabetes, herpes, infeksi jamur, penyakit jantung dan tekanan darah tinggi, serta penyakit organ dalam lainnya harus berhati-hati sebelum mengonsumsi Dexamethasone. Anda juga harus memeriksakan diri ke dokter sebelum minum obat ini ketika Anda akan divaksinasi karena kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi.

Efek samping Dexamethasone juga lebih mungkin terjadi pada lansia, terutama yang menderita osteoporosis. Hindari mengkonsumsi alkohol atau obat pereda nyeri lainnya tanpa anjuran dokter. Pasalnya, interaksi Dexamethasone dengan keduanya bisa menyebabkan pendarahan lambung.

Orang tua yang sudah lama meminum obat ini dan mempunyai anak sebaiknya memeriksakan anaknya secara rutin ke dokter. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan obat-obatan tersebut mempengaruhi perkembangan anak atau tidak.

Dan yang terakhir, Dexamethasone bisa menyebabkan sakit kepala dan pusing. Oleh sebab itu, setelah mengkonsumsi obat ini, jangan melakukan kegiatan atau aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi, seperti mengemudi mobil atau memegang alat berat.

Dengan mengetahui Dexamethasone obat apa. Jika Anda ingin mengkonsumsi obat tersebut ada baiknya untuk tetap berkonsultasi dengan dokter. Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

4 Kegunaan Obat Domperidone, Bukan Hanya untuk Mual Saja

Kegunaan Obat Domperidone

Domperidone adalah obat antiemetik yang berguna untuk meredakan rasa mual, muntah, dan GERD. Pada dasarnya, domperidone bekerja dengan cara membuat proses pencernaan makanan di dalam lambung lebih cepat agar langsung berlanjut ke usus. Sehingga, rasa mual dapat dihentikan dengan cepat. Berikut adalah kegunaan obat domperidone lebih lengkapnya.

1. Mengatasi Mual dan Muntah

Kegunaan Utama dari obat yang satu ini adalah untuk mengatasi mual dan muntah. Biasanya, pada orang dewasa, mual dan muntah yang bisa diatasi oleh obat ini adalah mual dan muntah yang disebabkan karena kemoterapi dan migren. Sementara, pada anak-anak mual dan muntah yang disebabkan oleh radioterapi atau sitotoksik.

Jadi, jika Anda mengalaminya, Anda bisa mengkonsumsi obat ini sebagai penawar atau untuk meredakannya. Soal dosis, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, agar bisa mendapatkan takaran yang tepat. Hal tersebut dikarenakan obat ini juga memiliki efek samping, apalagi jika dikonsumsi dengan dosis yang berlebihan.

2. Masalah Perut

Kegunaan obat domperidone yang kedua adalah untuk mengatasi masalah perut. Namun, bukan sembarang masalah perut yang bisa atasi, obat ini bisa mengatasi masalah perut yang diakibatkan karena keterlambatan dalam perut untuk melakukan pengosongan. Gejala yang menandakan gangguan perut ini adalah kram perut, perut kembung dan merasa cepat kenyang.

Ketidakmampuan perut dalam melakukan pengosongan biasanya terjadi karena adanya masalah atau gangguan dengan sinyal saraf yang ada di perut. Masalah ini, juga bisa disebabkan karena lambung mengalami kontraksi yang tidak normal dan bahkan tidak berkontraksi sama sekali. Jika, Anda mengalaminya, obat ini mungkin juga bisa menjadi solusinya.

3. Mengatasi Dispepsia

Masalah selanjutnya yang bisa diatasi dengan obat ini adalah dyspepsia. Secara definisi, dyspepsia merupakan kumpulan gejala yang ditandakan dengan rasa yang tidak nyaman pada bagian perut. Beberapa tandanya adalah perut terasa penuh, sakit perut, nyeri pada ulu hati dan kembung. Dispepsia bukanlah penyakit, melainkan suatu gejala yang mungkin akan menimbulkan penyakit.

Jadi, dispepsia adalah sekumpulan dari gejala yang muncul secara bersama dan terjadi pada bagian perut. Masalah ini juga bisa Anda atasi dengan memanfaatkan obat domperidone. Namun, tetap Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar tidak salah diagnosis dan menimbulkan masalah yang lebih serius nantinya.

4. Masalah Esofagitis

Gangguan kesehatan lain yang bisa diatasi dengan obat domperidone adalah masalah esophagitis. Masalah ini didefinisikan sebagai gangguan peradangan pada lapisan kerongkongan. Penyakit ini akan menimbulkan rasa nyeri atau sakit saat Anda menelan makanan dan juga akan menimbulkan rasa peruh di dada.

Penyakit ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, penyebabnya yang paling utama adalah naiknya asam lambung ke kerongkongan. Hal ini bisa terjadi saat adanya gangguan pada katup yang memiliki fungsi penahan isi lambung agar tidak naik ke kerongkongan. Penyebabnya yang kedua adalah alergi pada makanan tertentu atau juga bisa disebabkan oleh lingkungan, seperti debu.

Jika Anda mengalami gangguan ini, salah satu solusinya adalah dengan menggunakan obat domperidone karena memang memiliki kandungan khusus untuk meredakan peradangan pada kerongkongan.

Itulah tadi beberapa kegunaan obat domperidone untuk mengatasi gangguan kesehatan, khususnya pada sistem pencernaan. Namun, Anda juga tidak boleh sembarangan dalam menggunakan obat ini, karena obat ini juga memiliki efek samping dan juga saat akan menggunakannya, pastikan telah sesuai dengan resep yang diberikan oleh dokter.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Categories
Obat

Dexamethasone Fungsi, Dosis, Cara Pakai dan Efek Samping

Dexamethasone fungsi

Dexamethasone merupakan salah satu obat yang masuk ke dalam golongan kortikosteroid dan hanya boleh digunakan atas resep dokter. Obat satu ini tersedia dalam bentuk tablet 0,5 mg, sirup, injeksi dan tetes mata. Berikut ini informasi mengenai dexamethasone fungsi, dosis, cara pakai dan efek sampingnya.

Fungsi Dexamethasone

Dexamethasone berfungsi untuk mengobati penyakit seperti arthritis, gangguan hormon atau darah atau sistem kekebalan tubuh, reaksi alergi, masalah kulit dan mata, masalah pernafasan, gangguan usus dan kanker tertentu. Obat ini juga digunakan sebagai tes untuk mengetahui gangguan adrenal.

Obat ini mengandung hormon kortikosteroid (glukokortikoid) yang bisa menyebabkan berkurang nya respons pertahanan alami tubuh dan mengurangi gejala seperti reaksi alergi dan pembengkakan. Selain itu, dexamethasone juga bisa digunakan untuk mencegah mual dan muntah akibat kemoterapi kanker.

Seperti halnya obat kortikosteroid yang lainnya, apabila mengonsumsi dexamethasone dalam jangka panjang Anda tidak boleh menghentikannya secara tiba-tiba. Biasanya dokter akan menurunkan dosis secara bertahap sebelum menghentikan obat ini.

Dosis Dexamethasone

Biasanya dokter akan meresepkan obat dexamethasone tergantung pada kondisi yang diderita pasien. Untuk sediaan tablet dan digunakan untuk mengatasi peradangan dan penyakit autoimun, dosis awal yang diberikan pada pasien dewasa adalah 0,5 sampai 9 gram per hari. Dan dosis maksimal adalah 1,5 gram per hari.

Sedangkan pada pasien anak-anak, dosis awal adalah 0,02 sampai 0,3 gram per kg berat badan per hari, dibagi menjadi 3 sampai 4 kali konsumsi. Dosis biasanya akan disesuaikan dengan tingkat keparahan pasien dan respon pasien.

Pada pasien dewasa dengan multiple sclerosis maka dosis awal yang diberikan adalah 30 mg per hari selama 1 minggu, dan 4 sampai 12 mg per hari selama 1 bulan. Dosis yang diberikan untuk mengobati radang mata pada dewasa adalah 1 tetes, 4 sampai 6 kali per hari. Sedangkan dosis dexamethason dalam bentuk injeksi akan ditentukan oleh dokter untuk pengobatan radang sendi.

Cara Pakai Dexamethasone

Minumlah obat ini sesuai dengan arahan dokter. Anda bisa mengonsumsinya bersama dengan makan atau susu untuk mencegah sakit perut. Anda juga bisa mengonsumsi dexamethasone dengan segelas penuh air. Apabila Anda mengonsumsi dalam sediaan cair, sebaiknya gunakan sendok obat.

Minumlah dexamethasone secara rutin sebelum jam 9 pagi. Biasanya dosis dan lamanya pengobatan akan didasarkan pada kondisi medis Anda. Jika ingin menghentikan pemakaian, dokter akan mengurangi dosis Anda secara perlahan-lahan untuk meminimalkan efek samping.

Minumlah secara teratur agar dexamethasone fungsi yang kita dapatkan optimal. Konsultasikan kepada dokter mengenai berapa lama Anda harus mengonsumsi dexamethasone, dan jangan pernah berhenti tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Efek Samping Dexamethasone

Dexamethasone dapat menimbulkan beberapa efek samping. Namun, tidak semua yang mengonsumsi dexamethasone akan merasakan efek samping. Apabila Anda merasa memiliki beberapa efek samping di bawah ini, Anda bisa berkonsultasi kepada dokter.

  • sakit perut
  • muntah
  • sakit kepala
  • insomnia
  • mudah memar
  • kelemahan otot
  • gelisah
  • peningkatan pertumbuhan rambut
  • gangguan penglihatan
  • nyeri otot
  • bengkak pada wajah atau pergelangan kaki
  • ruam kulit
  • keringat berlebih

Penggunaan obat ini dalam jangka panjang juga dapat menimbulkan beberapa efek samping yang serius seperti moon face ( wajah membulat seperti bulan), rentan terhadap infeksi, dan peningkatan gula darah. Maka dari itu, lebih baik Anda mengurangi interaksi dengan orang yang sedang mengalami infeksi atau orang yang baru saja melakukan vaksin.

Itulah beberapa informasi mengenai dexamethasone fungsi, dosis, cara pemakaian dan efek samping. Pastikan Anda tidak mengonsumsi obat ini secara sembarangan. Selalu konsultasikan dengan dokter apabila Anda mengonsumsi obat ini.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Uncategorized

Dosis Domperidon Anak yang Benar dan Kegunaannya

Dosis Dopmperidon Anak
dosis obat omeprazole

Domperidon merupakan obat golongan antiemetik. Obat ini bisa digunakan untuk orang dewasa dan juga anak-anak dengan dosis yang berbeda. Anda harus memberikan dosis domperidon anak yang benar agar tidak mengalami masalah atau efek samping yang buruk. Berikut ini dosis pemberian obat yang benar dan kegunaannya untuk berbagai jenis masalah kesehatan.

Dosis yang Benar

Domperidon untuk anak diberikan dengan dosis yang tepat agar bisa mengobati sesuai kondisi penyakitnya. Dosis untuk anak dengan gangguan pencernaan atau disebut dyspepsia adalah 3 x sehari 0.25 mg/kg. Berbeda dengan dosis untuk BB Mual dan muntah 3 sampai 4 x sehari 0.25-0.5 mg/kg BB.

Pemberiannya dilakukan 15 sampai 30 menit sebelum makan dan sebelum tidur malam. Jangan sampai Anda salah memberikan dosis. Lihat baik-baik ketentuannya di bagian kemasan obat. Pemberian domperidon juga bisa dilakukan sesuai berat badan anak.

Jika berat badan anak dari  15 sampai 35 kg Anda bisa memberikan domperidon oral yang dosis 250 mcg/kgBB, 1-3 kali sehari. Berbeda lagi jika yang diberikan domperidon suppositoria dosisnya adalah 750 mcg/kgBB sebanyak 2 kali sehari. Jika berat badan anak Anda > 35 kg domperidon oral diberikan dengan dosis 10 mg sebanyak tiga kali sehari.

Bisa juga memberikan domperidon suppositoria dosisnya 30 mg sebanyak dua kali sehari. Berbeda lagi dosisnya untuk masalah gangguan motilitas saluran cerna yaitu diberikan secara oral dengan dosis 10 mg sebanyak tiga kali sehari. Obat domperidon ini dikonsumsi dengan cara ditelan jangan digerus atau pun dikunyah.

Kegunaan Obat

Mual dan Muntah

Anak-anak sering sekali mengalami masalah mual dan muntah yang disebabkan oleh banyak hal. Ini terjadi karena adanya gangguan di saluran pencernaannya. Domperidon bisa diberikan untuk mengatasi masalah ini. Dosis domperidon anak tentunya harus sesuai agar obat bisa bekerja dengan baik.

Penyakit Parkinson

Domperidon juga bisa digunakan untuk mengobati anak yang memiliki gejala penyakit parkinson. Sebuah jenis penyakit karena adanya gangguan progresif di bagian sistem saraf, sehingga mempengaruhi kemampuan bergerak dari pengidapnya.

Asal muasal penyakit ini diketahui dengan adanya tremor kecil pada bagian tangan. Lalu anak akan mengalami otot yang kaku seperti susah menggerakkan tangan atau kakinya. Kondisi ini akan semakin parah dari hari ke hari.  

Dispepsia Non-Ulkus

Dispepsia merupakan sebuah masalah yang berkaitan dengan saluran pencernaan terutama bagian atas. Hanya saja dyspepsia non ulkus artinya saat dilakukan pemeriksaan lanjutan tidak ada kelainan organik pada sistem pencernaan atau tidak adanya masalah fungsional.

Dispepsia non-ulkus di mana Anda mengalami keluhan rasa tidak enak pada abdomen atas, dan mengalami kembung atau penumpukkan gas. Keluhan lainnya cepat merasa kenyang atau mengalami nyeri di malam hari. Domperidon bisa digunakan untuk mengatasi masalah ini secara perlahan.

Masalah Lambung

Lambung yang merupakan bagian dari organ pencernaan bisa mengalami masalah, sehingga mengganggu proses pencernaan. Anak bisa mengalami sakit perut jika lambung tidak bekerja dengan baik. Domperidon bisa digunakan untuk meningkatkan pergerakan atau kontraksi lambung dan usus, sehingga tidak mengalami masalah lagi saat mencerna makanan.

Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter jika masih ragu dengan dosis domperidon anak yang sesuai masalah kesehatannya. Konsultasi bisa Anda lakukan disitus online yang terpercaya. Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.