Categories
Obat

Rivaroxaban, Solusi Masalah Penyumbatan Darah

Rivaroxaban

Rivaroxaban adalah salah satu obat yang tergolong kedalam obat antikoagulan, yang memiliki banyak kegunaan dalam dunia kesehatan. Sesuai dengan judul, fungsi obat ini adalah untuk mengatasi penyumbatan darah, berikut adalah penjelasan lengkapnya, mulai dari penggunaan dan interaksi obat rivaroxaban dengan obat-obatan lainnya.

Mendapatkan Penghargaan Obat Paling Inovatif

Rivaroxaban adalah obat yang memiliki peran untuk mengatasi penggumpalan darah. Obat ini telah mendapatkan penghargaan sebagai obat paling inovatif dalam Internasional Prix Galien. Sebagai obat antikoagulan oral, rivaroxaban memiliki dampak yang konsisten dalam mencegah penggumpalan darah vena.

Hal ini telah dibuktikan pada pasien dewasa yang sedang melakukan operasi penggantian sendi panggul dan lutut. Obat  ini terbukti memiliki cara kerja yang cepat dengan respon dosis yang bisa diperkirakan. Selain itu, dengan bioavailabilitasnya yang tinggi, tidak diperlukan lagi yang namanya pengawasan atas pengentalan darah.

Penggunaan Obat Rivaroxaban

Obat ini banyak digunakan untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan. Salah satunya adalah digunakan untuk mencegah stroke pada orang dengan fibrilasi atrium nonvalvular. Hasilnya, juga cukup menakjubkan, risiko terserang stroke berkurang dan efek dari obat ini juga sangat cepat, sehingga pantas jika mendapatkan penghargaan tersebut.

Selain sebagai pencegah stroke, obat ini juga digunakan untuk mencegah serta mengobati penggumpalan darah yang ada di pembuluh darah. Penggumpalan darah sering terjadi atau terbentuk pada pembuluh darah yang ada di kaki atau yang disebut dengan trombosis vena dalam (DVT). Jika tidak diatasi dengan cepat, gumpalan tersebut bisa menjalar ke paru-paru.

Orang-orang yang baru saja melakukan operasi penggantian pinggul dan lutut juga akan diberikan obat rivaroxaban, karena untuk mencegah DVT. Obat ini juga memiliki peran untuk mengurangi risiko masalah jantung utama, seperti serangan jantung atau stroke. Khususnya untuk orang dengan penyakit arteri koroner kronis atau penyakit arteri perifer (PAD).

Interaksi Rivaroxaban dengan Obat Lain

Obat ini juga bisa digunakan bersama dengan obat lainnya. Namun, tidak semuanya memiliki efek yang baik. Beberapa obat memang bisa meningkatkan atau mendukung efek dari obat rivaroxaban, dan beberapa obat yang lain juga bisa menghambat kerja dari obat ini, Sehingga, jika Anda mengonsumsi obat yang lebih dari satu, selalu konsultasikanlah terlebih dahulu.

Sebelum memastikan menggunakan obat rivaroxaban, perlu Anda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker mulai dari resep, over the counter dan juga obat lain yang dikonsumsi. Anda juga perlu memberitahukan vitamin, suplemen atau obat herbal yang digunakan. Dengan begitu, dokter akan memberikan resep terbaik untuk Anda.

Beberapa obat yang tidak diperbolehkan dikonsumsi bersama dengan rivaroxaban salah satunya adalah obat pengencer darah. Dampak mengonsumsi kedua obat tersebut secara bersamaan adalah akan membuat obat jadi lebih encer, yang kemudian dapat menyebabkan pendarahan yang serius. Contoh obatnya ah warfarin, heparin dan enoxaparin.

Jangan juga mengonsumsi obat ini dengan aspirin. Karena kedua obat ini memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk mengurangi bekuan pada darah. Dampaknya sama dengan yang sebelumnya, yaitu bisa berpotensi mengalami pendarahan, karena darah menjadi terlalu encer.

Itulah tadi beberapa penjelasan tentang obat rivaroxaban. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan tertentu, karena kita tahu apa efek samping yang akan terjadi jika telah mengonsumsinya. Penting juga untuk memberitahukan semua obat lain yang telah dikonsumsi, agar lebih aman dan penyembuhan bisa lebih cepat.

Kami dapat membantu anda memenuhi kebutuhan dan beli obat untuk penyakit kronis. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *